Riset Universitas Bern: Vape Efektif Bantu Perokok Dewasa Beralih dari Kebiasaan Merokok

Iwan Supriyatna

Rabu, 13 Maret 2024 | 12:08 WIB
Riset Universitas Bern: Vape Efektif Bantu Perokok Dewasa Beralih dari Kebiasaan Merokok
Ilustrasi vape.

Suara.com - Hasil riset Universitas Bern berjudul “Electronic Nicotine-Delivery Systems for Smoking Cessation” semakin mempertegas potensi dari produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik (vape), produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin, sebagai salah satu opsi yang efektif bagi perokok dewasa untuk beralih dari kebiasaan merokok.

Kajian yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine pada Februari 2024 lalu itu menyimpulkan bahwa produk tembakau alternatif lebih efektif dibandingkan konseling berhenti merokok.

Reto Auer, pemimpin riset dari Institute of Primary Health Care di Universitas Bern, menjelaskan bahwa kajian ilmiah ini melibatkan berbagai interdisipliner, seperti bidang kedokteran keluarga, paru, toksikologi, kecanduan, dan epidemiologi dari lima universitas di Swiss, antara lain Jenewa, Lausanne, Zurich, St. Gallen, serta Bern yang bertindak sebagai pemimpin penelitian.

Adapun, tujuan dari riset ini untuk mengetahui seberapa efektif produk tembakau alternatif digunakan dalam jangku waktu lama serta bagian dari konseling berhenti merokok secara intensif.

“Studi ini untuk membandingkan efektivitas, keamanan, dan toksikologi produk tembakau alternatif sebagai solusi berhenti merokok dibandingkan dengan metode lainnya,” kata Auer seperti dikutip dari website Universitas Bern, Rabu (13/3/2024).

Penelitian ini berlangsung selama enam bulan dengan melibatkan 1.246 peserta yang diperiksa secara klinis di lima universitas di Swiss. Dari jumlah tersebut, sebanyak 622 peserta masuk dalam kelompok intervensi yang memanfaatkan produk tembakau alternatif, sementara 624 peserta lainnya berada di kelompok kontrol dengan menggunakan obat berhenti merokok dan terapi pengganti nikotin untuk berhenti merokok.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan produk tembakau alternatif meningkatkan keberhasilan berhenti merokok (abstinence) sebesar 21%.

Pada kelompok yang menggunakan produk tembakau alternatif, tingkat keberhasilan berhenti merokok mencapai 53%. Adapun tingkat keberhasilan berhenti merokok di kelompok yang tidak memaksimalkan produk tembakau alternatif sekitar 32%.

Dengan demikian, produk tembakau alternatif lebih efektif membuat perokok berhenti merokok dibandingkan dengan terapi pengganti nikotin.

baca juga

“Penelitian kami menegaskan temuan sebelumnya bahwa produk tembakau alternatif efektif untuk berhenti merokok. Penelitian ini juga menunjukkan manfaat yang mereka dapatkan dalam konteks konseling berhenti merokok secara intensif seperti yang kami lakukan di Swiss,” ujar Auer.

Selain keefektifannya untuk beralih merokok, pemanfaatan produk tembakau alternatif ternyata juga berdampak positif dalam mengurangi dampak kesehatan akibat merokok.

Pelaporan masalah kesehatan, seperti batuk dan produksi dahak, lebih rendah pada kelompok intervensi yang menggunakan produk tembakau alternatif yakni sebesar 41%, dibandingkan dengan kelompok kontrol sekitar 34%.

Prof Martin Brutsche, dokter ahli paru sekaligus kepala pusat studi di St. Gallen, menambahkan batuk dan produksi dahak adalah gejala khas dari paru-paru perokok.

Dengan adanya pengurangan kedua gejala tersebut berkat pemanfaatan produk tembakau alternatif, maka perokok dewasa yang beralih sepenuhnya dan berhenti merokok dapat mengurangi risiko penyakit terkait rokok dalam jangka panjang.

“Sebagian besar penyakit yang berhubungan dengan merokok disebabkan oleh zat beracun dan karsinogenik dalam TAR, bukan oleh nikiton,” lanjut Brutsche.

Sebagai informasi tambahan, National Cancer Institute Amerika Serikat mengungkapkan bahwa TAR mengandung berbagai senyawa karsinogenik pemicu kanker. Dari sekitar 7.000-an bahan kimia yang ada di dalam asap rokok, 2.000 di antaranya terdapat pada TAR.
Adapun, organisasi penelitian kanker independen dari Inggris, Cancer Research UK, menyebutkan bahwa nikotin bukan pemicu utama atas penyakit yang berkaitan dengan merokok, serta bukan penyebab utama kanker. Maka, persepsi yang beranggapan sebaliknya tidak benar.

Beberapa waktu lalu, Guru Besar Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (SF-ITB), Prof. Dr. rer. nat. Rahmana Emran Kartasasmita, M.Si., menjelaskan produk tembakau alternatif, khususnya produk tembabakau yang dipanaskan, memiliki zat berbahaya dan berpotensi berbahaya (harmful and potentially harmful constituents) yang lebih rendah daripada rokok.

Hal ini dibuktikan melalui kajian literatur ilmiah berjudul Kajian Risiko (Risk Assessment) Produk Tobacco Heated System (THS) Berdasarkan Data dan Kajian Literatur pada 2022.

Oleh karena itu, pemanfaatan produk tembakau alternatif merupakan solusi bagi perokok dewasa yang merasa kesulitan untuk berhenti dari kebiasaan merokok.

“Faktanya, berhenti merokok total sulit dilakukan perokok dewasa. Untuk itu, mereka disarankan beralih ke produk tembakau yang dipanaskan karena lebih rendah tingkat risiko kesehatannya. Namun perlu ditegaskan, produk tersebut bukan untuk non-perokok yang mulai mengonsumsi produk tembakau,” terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Food Vlogger Farida Nurhan Kena Radang Paru-paru Imbas Sering Hisap Vape

Anak Food Vlogger Farida Nurhan Kena Radang Paru-paru Imbas Sering Hisap Vape

Your Say | Jum'at, 08 Maret 2024 | 13:05 WIB

Kapok Vape! Permesta Dhyaz Kena Radang Paru-paru, Ini 6 Bahaya Rokok Elektrik

Kapok Vape! Permesta Dhyaz Kena Radang Paru-paru, Ini 6 Bahaya Rokok Elektrik

Health | Kamis, 07 Maret 2024 | 10:04 WIB

Berhenti Merokok Tidak Mudah, Perokok Dewasa Bisa Manfaatkan Produk Tembakau Alternatif

Berhenti Merokok Tidak Mudah, Perokok Dewasa Bisa Manfaatkan Produk Tembakau Alternatif

Bisnis | Rabu, 06 Maret 2024 | 18:04 WIB

Terkini

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

×