Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Tandai Pembangunan Rusun Polda Papua, Dirjen Perumahan Lakukan Peletakan Batu Pertama

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 15 Maret 2024 | 12:09 WIB
Tandai Pembangunan Rusun Polda Papua, Dirjen Perumahan Lakukan Peletakan Batu Pertama
Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Iwan Suprijanto meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan rumah susun (Rusun) untuk Kepolisian Daerah (Polda) Papua di Kota Jayapura, Provinsi Papua. (Foto: Ristyan Mega Putra/ Komunikasi Publik Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR)

Suara.com - Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Iwan Suprijanto meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan rumah susun (Rusun) untuk Kepolisian Daerah (Polda) Papua di Kota Jayapura, Provinsi Papua.

"Hari ini Jum'at tanggal 15 Maret 2015 kita akan mulai pembangunan Rusun Polda Papua di Kota Jayapura," tutur Iwan Suprijanto saat memberikan sambutan pada kegiatan Ground Breaking Proyek Pembangunan Rusun Polda Papua di Kota Jayapura, Papua, Jumat, (15/3/2024).

Rusun yang akan diperuntukkan bagi polisi wanita (Polwan) yang bertugas di Markas Komando Polda Papua itu dibangun dengan tipe Wisma Arunika setinggi tiga lantai dengan 44 unit hunian yang mampu menampung 176 orang.

"Kami berharap pembangunan Rusun ini bisa berjalan dengan lancar dan selesai sesuai dengan waktu yang direncanakan," ucapnya.

Iwan menjelaskan, pembangunan rusun ini merupakan bentuk sinergitas Kementerian PUPR dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk menyediakan hunian layak, nyaman dan terjangkau bagi anggota Polri yang bertugas di Polda Papua. Selain itu, dengan adanya Rusun ini diharapkan juga menjadi fasilitas hunian yang layak sebagai sarana pembinaan keluarga dan menunjang tugas anggota Polri di Papua.

"Pembangunan infrastruktur perumahan di Papua ini juga menunjukkan bahwa pemerintah terus berupaya melaksanakan pemetaan pembangunan khususnya di wilayah Indonesia timur. Kami juga akan melengkapi Rusun ini dengan meubelair dan berharap Polda Papua juga bisa membentuk pengelola dan menetapkan tata tertib bagi penghuni serta merawat aset yang dibangun ini," katanya.

Sementara itu, Wakapolda Papua
Brigjen Pol Petrus Patrige Rudolf Renwarin menyatakan, pihaknya sangat berterima kasih atas dukungan Kementerian PUPR terhadap pembangunan Rusun ini. Adanya rusun ini tentunya sangat bermanfaat sebagai tempat tinggal bagi para anggotanya dan ke depan rencananya hunian vertikal ini akan dihuni oleh para Polwan.

"Saya selaku pimpinan Polda Papua beserta seluruh pejabat pengucapkan terimakasih sebesar atas Rusun dari Kementerian PUPR ini. Kami masih membutuhkan banyak Rusun untuk asrama anggota Polda Papua dan kami harap penghuni Rusun bisa menjaga dan merawat fasilitas yang ada dengan baik," harapnya.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Papua I Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Aleksander Simon Lopulalan didampingi Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Papua, P.M. Desyarmeda Killian menerangkan, Rusun Polda Papua Tahun Anggaran 2024 dibangun di Jalan Koya Koso, Abepura, Kota Jayapura, Papua. Rusun dibangun dengan tipe Wisma Arunika setinggi tiga lantai dengan tipe hunian tipe 36 sebanyak 44 unit.

Rusun dibangun di atas lahan seluas 2.610 meter persegi sedangkan luas bangunan adalah 2.892,1 meter persegi. Adapun kontraktor pelaksana pembangunan adalah PT Devi Farhana Mandiri dan konsultan perencana CV. Rekayasa Teknik Papua serta konsultan manajemen Konsultan yakni CV Juan Mitra Konsultan.

Kementerian PUPR juga telah melengkapi unit Rusun dengan sejumlah meubelair yakni 44 unit tempat tidur susun, 44 unit tempat tidur utama, 44 unit lemari dua pintu, 44 unit lemari satu pintu, 44 unit meja tamu, 44 unit sofa dua seater, 44 unit meja makan dan 132 unit kursi makan.

"Rusun Polda Papua ini memiliki daya tampung 176 orang dan sudah kami lengkapi dengan meubelair sehingga nanti penghuni tinggal masuk membawa pakaian dan peralatan rumah tangga secukupnya. Kami juga berharap dukungan Polda Papua dalam proses serah terima aset dan penghunian Rusun," harapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragis! Petugas Basarnas Tewas Jatuh dari Tower Saat Selamatkan Remaja Bunuh Diri

Tragis! Petugas Basarnas Tewas Jatuh dari Tower Saat Selamatkan Remaja Bunuh Diri

News | Kamis, 14 Maret 2024 | 19:39 WIB

Klub Israel FC Viral, Ternyata Pakai Nama Sponsor Tanpa Izin

Klub Israel FC Viral, Ternyata Pakai Nama Sponsor Tanpa Izin

Bisnis | Senin, 11 Maret 2024 | 13:35 WIB

Buang-buang Duit Negara karena Tak Terbukti Redam Konflik, KontraS Desak Jokowi Tarik Semua Pasukan Militer di Papua!

Buang-buang Duit Negara karena Tak Terbukti Redam Konflik, KontraS Desak Jokowi Tarik Semua Pasukan Militer di Papua!

News | Senin, 04 Maret 2024 | 17:58 WIB

KontraS: Ada 7 Kasus Kekerasan di Papua dalam Dua Bulan Terakhir, 4 Orang Tewas

KontraS: Ada 7 Kasus Kekerasan di Papua dalam Dua Bulan Terakhir, 4 Orang Tewas

News | Senin, 04 Maret 2024 | 15:04 WIB

Satgas Operasi Damai Cartenz Tangkap Anggota TPNPB-OPM Jukius Tabuni! Begini Kronologinya

Satgas Operasi Damai Cartenz Tangkap Anggota TPNPB-OPM Jukius Tabuni! Begini Kronologinya

News | Senin, 04 Maret 2024 | 12:26 WIB

Demo Minta PSU Berujung Ricuh, Kantor KPU Yahukimo Diserang Massa Pendukung Caleg, 1 PNS Terluka!

Demo Minta PSU Berujung Ricuh, Kantor KPU Yahukimo Diserang Massa Pendukung Caleg, 1 PNS Terluka!

News | Senin, 04 Maret 2024 | 10:14 WIB

Terkini

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB

Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?

Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:23 WIB

BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing

BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:49 WIB

Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump

Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:24 WIB

Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia

Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:15 WIB

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 09:00 WIB

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB