Buang-buang Duit Negara karena Tak Terbukti Redam Konflik, KontraS Desak Jokowi Tarik Semua Pasukan Militer di Papua!

Agung Sandy Lesmana

Senin, 04 Maret 2024 | 17:58 WIB
Buang-buang Duit Negara karena Tak Terbukti Redam Konflik, KontraS Desak Jokowi Tarik Semua Pasukan Militer di Papua!
Buang-buang Duit Negara karena Tak Terbukti Redam Konflik, KontraS Desak Jokowi Tarik Semua Pasukan Militer di Papua! (Foto Dok. Satgas Yonif Raider 300/Bjw)

Suara.com - Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghentikan segala operasi militer di Tanah Papua. Pasalnya, adanya pengerahan militer tersebut disebut-sebut justru membuat konflik di Tanah Cendrawasih kian memanas. 

"Kami mendesak sejumlah pihak terutama Presiden Jokowi sebagai kepala negara untuk melakukan penghentian operasi militer di Papua secara menyeluruh, bukan lagi secara parsial atau secara separuh, tapi secara menyeluruh," ujar Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya saat konferensi pers di Kantor KontraS, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2024).

Dimas menilai pengerahan kekuatan militer untuk menumpas berbagai konflik dan kekerasan di Papua tidak terbukti dapat meredam konflik di sana. Terutama konflik di wilayah Provinsi Papua tengah, Papua Pegunungan dan Papua Barat Daya.

Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya. (Suara.com/M Iqbal)
Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya. (Suara.com/M Iqbal)

"Karena operasi militer tidak terbukti dapat efektif meredam konflik dan juga kekerasan yang ada di Papua," kata Dimas.

Menurut Dimas, pengerahan kekuatan militer untuk mengatasi konflik di Papua menjadi hal yang tidak efektif. Operasi militer yang dilakukan di wilayah Papua hanya akan menambah anggaran pengeluaran negara.

"Hanya menambah anggaran, karena lagi-lagi operasi ini dipakai oleh TNI-Polri untuk menambah cost anggaran dan juga alokasi APBN dan ini bisa kita maknai sebagai upaya untuk tidak efektif dalam penggunaan anggaran negara," jelasnya.

Lebih lanjut, Dimas menyarankan penuntasan konflik di Tanah Papua lebih mengedepankan pendekatan damai melalui jalur dialog. 

 Almarhum Bharada Bonifasius Jawa (Kanan), Bharatu Rani Yohanes Seran (kiri) berpose dengan sejumlah rekannya sebelum berangkat tugas pada Rabu (22/11) Kemarin. [Istimewa]
Almarhum Bharada Bonifasius Jawa (Kanan), Bharatu Rani Yohanes Seran (kiri) berpose dengan sejumlah rekannya sebelum berangkat tugas pada Rabu (22/11) Kemarin. [Istimewa]

"Berarti tidak boleh ada pengerahan militer atau kekuatan tempur," pungkasnya.

Komando Operasi Baru di Papua

baca juga

Untuk diketahui, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto baru-baru ini membentuk Komando Operasi (Koops) bernama Habema untuk menyatukan pola operasi TNI dan Polri dalam menangani konflik di beberapa daerah di Papua.

Agus meyakini Koops Habema, yang merupakan singkatan dari 'Harus Berhasil maksimal' dapat meningkatkan efektivitas penanganan konflik di Papua, di mana dalam beberapa tahun terakhir menghadapi gangguan dan serangan dari kelompok pemberontak OPM.

"Strategi yang saya berlakukan (untuk Papua) adalah smart power, yang merupakan kombinasi dari soft power dan hard power, dan diplomasi militer. Implementasi strategi itu adalah pembentukan Komando Operasi Habema, harus berhasil maksimal. Untuk implementasinya, koops ini diharapkan bisa mengintegrasikan pola operasi TNI dan Polri; sehingga penanganan konflik di Papua dapat lebih efektif," kata Agus Subiyanto saat Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri Tahun 2024 di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu (28/02/24). (Muhamad Iqbal Fathurahman)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curigai Prabowo Sabet Jenderal Bintang 4, KontraS Desak Pemerintah Buka-bukaan Akses Publik

Curigai Prabowo Sabet Jenderal Bintang 4, KontraS Desak Pemerintah Buka-bukaan Akses Publik

News | Senin, 04 Maret 2024 | 16:31 WIB

4 Kali Ditolak Jokowi, Prabowo Utus Sosok Penting Ini untuk Lobi Gibran Jadi Cawapres

4 Kali Ditolak Jokowi, Prabowo Utus Sosok Penting Ini untuk Lobi Gibran Jadi Cawapres

News | Senin, 04 Maret 2024 | 15:19 WIB

KontraS: Ada 7 Kasus Kekerasan di Papua dalam Dua Bulan Terakhir, 4 Orang Tewas

KontraS: Ada 7 Kasus Kekerasan di Papua dalam Dua Bulan Terakhir, 4 Orang Tewas

News | Senin, 04 Maret 2024 | 15:04 WIB

Jokowi Berhasil Bawa Gibran Jadi Cawapres dan Usahakan PSI Lolos ke Senayan, Said Didu: Ada Agenda Siapkan Buat Cucu?

Jokowi Berhasil Bawa Gibran Jadi Cawapres dan Usahakan PSI Lolos ke Senayan, Said Didu: Ada Agenda Siapkan Buat Cucu?

Kotak Suara | Senin, 04 Maret 2024 | 15:00 WIB

Terkini

4 Sepatu Lari Lokal Alternatif Hoka untuk Daily, Long Run hingga Maraton

4 Sepatu Lari Lokal Alternatif Hoka untuk Daily, Long Run hingga Maraton

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:17 WIB

Cushion Wardah yang Tahan Keringat untuk Olahraga Apa? Ini Review Dipakai Lari 5 Km

Cushion Wardah yang Tahan Keringat untuk Olahraga Apa? Ini Review Dipakai Lari 5 Km

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:17 WIB

Daftar Resmi Long Weekend Agustus 2026, Catat Tanggal Libur Panjang Bulan Depan!

Daftar Resmi Long Weekend Agustus 2026, Catat Tanggal Libur Panjang Bulan Depan!

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:16 WIB

Jokowi Dijadwalkan Kunjungan ke NTT, Relawan: Masyarakat Sudah Menunggu

Jokowi Dijadwalkan Kunjungan ke NTT, Relawan: Masyarakat Sudah Menunggu

Jawa Tengah | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harapan Baru Kesejahteraan Guru Setelah MK Pisahkan Dana MBG dari Pos Pendidikan

Harapan Baru Kesejahteraan Guru Setelah MK Pisahkan Dana MBG dari Pos Pendidikan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:14 WIB

4 Facial Wash Centella Asiatica Terbaik Sesuai Klaim dan Review Pembeli

4 Facial Wash Centella Asiatica Terbaik Sesuai Klaim dan Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:10 WIB

5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil

5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:06 WIB

9.800 Orang Tewas karena Gelombang Panas Ekstrem di Jerman

9.800 Orang Tewas karena Gelombang Panas Ekstrem di Jerman

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:06 WIB

Menkes Budi Dorong Pengembangan Bedah Robotik Nasional, Dokter Ungkap Peluang Pembiayaan BPJS

Menkes Budi Dorong Pengembangan Bedah Robotik Nasional, Dokter Ungkap Peluang Pembiayaan BPJS

Health | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:05 WIB

Apakah 2 Agustus Akan Terjadi Gerhana Matahari Total? Ini Jadwalnya Menurut BRIN dan NASA

Apakah 2 Agustus Akan Terjadi Gerhana Matahari Total? Ini Jadwalnya Menurut BRIN dan NASA

Tekno | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:02 WIB

×