Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

AirAsia Indonesia Targetkan Angkut 8 Juta Penumpang di 2024

Achmad Fauzi

Sabtu, 23 Maret 2024 | 11:02 WIB
AirAsia Indonesia Targetkan Angkut 8 Juta Penumpang di 2024
AirAsia terus memperluas akses dan memacu konektivitas demi mendukung perkembangan sektor pariwisata di wilayah setempat hingga seluruh penjuru Indonesia.

Suara.com - AirAsia Indonesia menargetkan bisa angkut 8 juta penumpang selama tahun 2024. Jumlah target penumpang ini hampir menyamai jumlah penumpang sebelum pandemi, yaitu pada 2019 mencapai 8,1 juta penumpang.

Head of Government Relations and Corporate Communication Indonesia AirAsia Eddy Krismeidi mengatakan, maskapai sangat optimis bisa mencapai target penumpang tersebut, karena telah masuk fase pemulihan. Kemudian, bilang dia, proses pemulihan jumlah pesawat juga mulai berlangsung hingga saat ini.

"Proses recovery pesawat sudah berjalan. Itu membuat kita optimis mendapatkan 8 juta penumpang 8 juta," ujarnya di Jakarta yang dikutip, Sabtu (23/3/2024).

Eddy melanjutkan, kekinian jumah pesawat yang dioperasikan AirAsia mencapai 25 pesawat. Angka itu, menurut di, angka terus bertambah seiring terus berjalannya reaktivasi jumlah pesawat.

"Kita sudah punya 32 pesawat, bulan ini 25 pesawat yang beroperasi. Target 2024, kita reaktivasi seluruh 32 persawat," ucap dia.

Adapun, komposisi rute penerbangan masih didominasi rute internasional, di mana ada tiga rute andalan maskapai yaitu menuju Malaysia, Australia, dan India.

Sementara, Eddy memaparkan, sepanjang tahun 2023 AirAsia Indonesia telah mengangkut 6,2 juta penumpang. Di mana jumlah pesawat yang dioperasikan sebanyak 23 unit.

Maskapai juga membuka rute-rute baru sepanjang 2023 yang kebanyakan rute Internasional.

"Tahun 2023 kemarin, kami buka rute domestik Kupang, Tanjung Karang, Banjarmasin. Sedangkan, rute Internasional Kucing-Jakarta, Jakarta-Kinabalu," ucap dia.

baca juga

Di sisi lain, AirAsia juga ikut menyediakan angkutan mudik lebaran tahun 2024. Maskapai menyediakan 350 ribu kursi penerbangan mudik dengan rute yang kebanyakan rute internasional.

"Komposisinya 60-40, kebanyakan traffik internasional yang kita layani. Mudik internasional dari Malaysia cukup dominan, selain ada orang Indonesia yang ingin berlibur ke luar," pungkas Eddy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Jalan Tol Baru Gratis Selama Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024

Daftar Jalan Tol Baru Gratis Selama Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024

Bisnis | Jum'at, 22 Maret 2024 | 14:40 WIB

Mudik Lebaran Bebas Macet: Ngebut Jakarta-Bandung Cuma 45 Menit dengan Whoosh! Bayarnya Pake BRImo

Mudik Lebaran Bebas Macet: Ngebut Jakarta-Bandung Cuma 45 Menit dengan Whoosh! Bayarnya Pake BRImo

Bisnis | Jum'at, 22 Maret 2024 | 13:09 WIB

Jangan Lupa! Pemudik Kapal Penyeberangan Wajib Punya Tiket H-1 Keberangkatan

Jangan Lupa! Pemudik Kapal Penyeberangan Wajib Punya Tiket H-1 Keberangkatan

Bisnis | Jum'at, 22 Maret 2024 | 12:02 WIB

Terkini

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor

Kejar Dana ESG Global, Industri Perunggasan Mulai Jual Data Ilmiah demi Tarik Investor

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:37 WIB

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Rupiah Menguat dan IHSG Rebound, Pelaku Usaha Nilai Kepercayaan Pasar ke RI Mulai Pulih

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:26 WIB

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Minat PIP Naik Saat Ancaman PHK Membayangi, Ekonom Minta Pemerintah Fokus Selamatkan Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:17 WIB

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:24 WIB

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:08 WIB

Kejati: Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih Sepenuhnya, Perbankan Tidak Terafiliasi Dana Ilegal

Kejati: Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih Sepenuhnya, Perbankan Tidak Terafiliasi Dana Ilegal

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:06 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:41 WIB