Kebijakan Terbaru The Fed Bisa Picu Stabilitas Ekonomi Indonesia ke Depan

M Nurhadi

Selasa, 02 April 2024 | 13:51 WIB
Kebijakan Terbaru The Fed Bisa Picu Stabilitas Ekonomi Indonesia ke Depan
Ilustrasi [Antara]

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyimpulkan bahwa sektor jasa keuangan nasional tetap stabil dengan kinerja intermediasi yang baik, didukung oleh tingkat likuiditas yang memadai dan kekuatan permodalan yang solid.

Mahendra Siregar, Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK dalam konferensi pers Hasil Rapat DK OJK Bulan Maret 2024 di Jakarta pada hari ini menyebut, kondisi perekonomian dan pasar keuangan global saat ini cukup kondusif, bahkan lebih baik dari yang diperkirakan sebelumnya.

Meskipun demikian, situasi geopolitik global harus tetap diawasi, mengingat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan Ukraina yang berpotensi mempengaruhi perekonomian global.

Di Amerika Serikat (AS), meskipun kinerja ekonomi terlihat solid dan melebihi ekspektasi sebelumnya, namun tingkat inflasi masih menunjukkan ketidakstabilan dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Ia menambahkan, pertemuan The Fed dalam Federal Open Market Committee (FOMC) Maret 2024 lalu merevisi ke atas pertumbuhan ekonomi AS secara cukup signifikan diiringi kenaikan perkiraan inflasi.

Namun demikian, The Fed tetap mempertahankan rencana penurunan tingkat suku bunganya atau Fed Funds Rate sebesar 75 basis poin di tahun 2024 ini.

"Likuiditas diperkirakan juga akan lebih baik seiring rencana The Fed mengurangi laju quantitative tightening," ujarnya, dikutip via Antara pada Selasa (2/4/2024).

Kebijakan yang bersifat akomodatif oleh The Fed jadi model bagi European Central Bank (ECB) atau Bank Sentral Eropa serta Bank of England, yang juga menyatakan rencana untuk menurunkan suku bunga pada tahun 2024.

Sementara itu, Bank of Japan telah memulai langkah normalisasi dengan meninggalkan kebijakan suku bunga negatif, yang pertama kali terjadi dalam delapan tahun terakhir, dengan menaikkan suku bunga sebesar 10 basis poin.

baca juga

Di Tiongkok, beberapa indikator ekonomi seperti penjualan ritel, impor yang meningkat, dan tingkat inflasi yang melampaui ekspektasi pasar, menunjukkan kebijakan fiskal dan moneter yang tetap akomodatif.

Di sisi domestik, dalam konteks ekonomi Indonesia, terjadi kenaikan inflasi yang dipengaruhi oleh naiknya harga-harga pangan. Meskipun begitu, inflasi inti masih tetap stabil, menghentikan penurunan yang terjadi sejak akhir tahun 2022.

"Hal ini diharapkan menjadi indikasi pemulihan permintaan ke depan. Indikasi awal pemulihan konsumsi domestik juga terlihat dari peningkatan impor barang konsumsi yang cukup signifikan pada Februari 2024," tuturnya.

Sementara itu, kinerja sektor manufaktur juga tercatat terus membaik. Namun demikian, perlu terus dicermati peningkatan permintaan terhadap barang konsumsi tidak terus berujung kepada penurunan surplus neraca perdagangan seiring berlanjutnya kontraksi ekspor dan apabila peningkatan kebutuhan impor berlanjut terus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Sudah Siapkan Strategi Pasca OJK Hentikan Restrukturisasi Kredit COVID-19

BRI Sudah Siapkan Strategi Pasca OJK Hentikan Restrukturisasi Kredit COVID-19

Bri | Senin, 01 April 2024 | 16:02 WIB

Bantu Pemerintah Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 5,2% di 2024 lewat Transformasi Digital

Bantu Pemerintah Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 5,2% di 2024 lewat Transformasi Digital

Press Release | Minggu, 31 Maret 2024 | 20:25 WIB

Pembangunan IKN: Masyarakat Asli Merasa Diusir dan Magnet Ekonomi Baru Bagi yang Ingin Adu Nasib

Pembangunan IKN: Masyarakat Asli Merasa Diusir dan Magnet Ekonomi Baru Bagi yang Ingin Adu Nasib

Video | Sabtu, 30 Maret 2024 | 08:00 WIB

Kasus Pemalsuan Dokumen RUPSLB BSB Naik Penyidikan, OJK Diminta Ikut Awasi

Kasus Pemalsuan Dokumen RUPSLB BSB Naik Penyidikan, OJK Diminta Ikut Awasi

News | Kamis, 28 Maret 2024 | 12:26 WIB

BI: Ekonomi Indonesia Tunjukkan Power saat Kondisi Dunia Tak Baik-baik Saja

BI: Ekonomi Indonesia Tunjukkan Power saat Kondisi Dunia Tak Baik-baik Saja

Bisnis | Rabu, 27 Maret 2024 | 12:40 WIB

Sejak Era SBY Hingga Jokowi Ratusan Bank di RI Terpaksa Gulung Tikar

Sejak Era SBY Hingga Jokowi Ratusan Bank di RI Terpaksa Gulung Tikar

Bisnis | Senin, 25 Maret 2024 | 13:34 WIB

Terkini

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×