Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Masa Libur Lebaran, Pasar UMKM dan Wisata Berpotensi Meroket

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Jum'at, 05 April 2024 | 15:22 WIB
Masa Libur Lebaran, Pasar UMKM dan Wisata Berpotensi Meroket
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM. Sebagai ilustrasi [Freepik].

Suara.com - Masa Mudik Lebaran dan libur panjang lebih dari sepekan seputar 10-11 April 2024 membuka potensi semakin berkembangnya bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pengelola wisata.

Pasalnya, di saat-saat seperti inilah terjadi pergerakan masyarakat dalam skala masif dari satu kota ke kota lain, bahkan berbeda pulau. Sehingga terjadi kantong-kantong pergerakan roda ekonomi di berbagai daerah.

Dikutip dari kantor berita Antara, berdasarkan data Kementerian Perhubungan, selama masa libur panjang Lebaran 2024 diprediksi akan ada pergerakan masyarakat yang mudik secara nasional sebanyak 71,7 persen jumlah penduduk Indonesia, atau mencapai 193,6 juta jiwa.

Dari jumlah itu, 61,6 juta pemudik tujuan Jawa Tengah, 37 juta pemudik tujuan Jawa Timur, dan 32 juta pemudik tujuan berbagai daerah di Jawa Barat. Sisanya tersebar ke berbagai tujuan mudik ke daerah-daerah lain.

Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Purwakarta, Eka Sugriyana, mengemukakan bahwa besarnya jumlah pemudik ke berbagai tujuan di Pulau Jawa adalah potensi pasar bagi UMKM.

Potensi ini harus bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM Purwakarta untuk menjajakan produknya. Apalagi, sebagian besar pemudik akan masuk dan melintasi wilayah Purwakarta.

Oleh karena itu, Pemkab Purwakarta menggandeng para pelaku UMKM untuk memanfaatkan peluang ekonomi yang sangat besar ini.

Langkah yang bisa diambil dalam memanfaatkan peluang ini di antaranya adalah berkolaborasi dengan pengelola wisata di Purwakarta. Para pelaku UMKM bisa memasarkan produknya di lokasi wisata.

Peluang pasar dari pergerakan masyarakat inilah yang kini sedang dibidik, digarap pelaku UMKM, serta pengelola wisata di Purwakarta, Jawa Barat.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mengajak kalangan UMKM serta pengelola objek wisata untuk memasarkan produk-produknya, termasuk berbagai atraksi wisata yang bisa ditawarkan kepada pengunjung.

Langkah lainnya, memanfaatkan pemasaran produk usaha mikro, kecil dan menengah di Galeri Menong atau galeri oleh-oleh khas Purwakarta pada masa Lebaran tahun ini.

Galeri Menong menawarkan berbagai produk UMKM lokal Purwakarta, mulai dari kerajinan hingga makanan yang bisa didapatkan oleh pengunjung.

Dari catatan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Purwakarta, saat ini Galeri Menong 1 dan Galeri Menong 2 sudah menggandeng sekitar 100 pelaku UMKM untuk mempromosikan dan memasarkan berbagai produk unggulannya.

Meski begitu, Pemkab Purwakarta berharap lebih banyak lagi pelaku UMKM yang bisa bergabung di kedua galeri tadi, sehingga proses promosi dan pemasaran produknya bisa lebih luas lagi.

Harapannya, pemasaran berbagai produk khas Purwakarta dari para pelaku UMKM bisa ditingkatkan. Jumlah pelaku UMKM yang tercatat di Purwakarta mencapai 44.000 pelaku usaha yang tersebar di 17 kecamatan. Mayoritas, UMKM ini bergerak di sektor makanan dan minuman.

"Para pelaku UMKM masih bisa menggenjot pendapatannya dengan mengoptimalkan peran dua galeri itu. UMKM juga harus terus meningkatkan kreativitasnya dan kualitas berbagai produknya," jelas Eka Sugriyana.

Ia menyebutkan perputaran uang di dua galeri UMKM khas Purwakarta itu cukup bagus. Selama 2023, omzet dua galeri mencapai Rp 414,9 juta.

Berbagai produk UMKM yang selama ini dipromosikan dan dipasarkan melalui dua galeri itu adalah produk kerajinan seperti fashion, keramik, kain batik Purwakarta dan berbagai jenis souvenir atau cinderamata hasil kerajinan tangan.

Produk lainnya adalah berbagai produk kuliner khas Purwakarta, seperti kue simping, kue semprong dan berbagai jenis kue keripik dengan berbagai varian rasa.

Ketua Perkumpulan Usaha Kecil Menengah Agro Purwakarta, Siti Halimah menyatakan para pelaku UMKM menyambut baik tawaran Pemkab Purwakarta untuk mengoptimalkan Galeri Menong 1 dan Galeri Menong 2 sebagai pusat promosi dan pemasaran berbagai produk UMKM, khususnya di masa libur panjang Lebaran.

Untuk memanfaatkan peluang ekonomi yang besar itu, para pelaku UMKM harus mempersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa menjaring nilai ekonomis dari kedatangan para wisatawan.

Penjabat Bupati Purwakarta Benni Irwan meminta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) setempat membantu menguatkan UMKM lokal agar tumbuh dan bisa bersaing guna meningkatkan perekonomian daerah.

Dekranasda adalah lembaga di bawah Kementerian ESDM yang menghimpun pencinta dan peminat seni untuk memayungi serta mengembangkan produk kerajinan dan mengembangkan usaha tersebut, guna meningkatkan kehidupan pelaku bisnisnya, yang sebagian merupakan kelompok usaha kecil dan menengah.

Setiap kabupaten dan kota di Jawa Barat memiliki Dekranasda. Lembaga ini berfungsi sebagai wadah pembinaan seni kerajinan dengan nilai citra rasa dan juga perwujudan keadilan yang ada di tanah air.

Dekranasda memberikan kesempatan usaha sebagai sumber pendapatan dan untuk pembinaan, serta untuk peningkatan kontribusi industri kerajinan dalam pembangunan masyarakat daerah dan peningkatan ekspor.

Memanfaatkan Lebaran tahun ini, Pemerintah Kabupaten Purwakarta mendorong pemasaran produk UMKM seklaigus menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan ke berbagai objek wisata yang ada di Purwakarta.

Pemkab Purwakarta melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan Purwakarta menargetkan kunjungan 150 ribu wisatawan pada masa libur Lebaran 2024, dan dua juta wisatawan dalam setahun.

Target ini lebih besar dibandingkan jumlah wisatawan ke Purwakarta tahun lalu yang mencapai 1.701.284 wisatawan.

Puluhan destinasi wisata di Purwakarta bisa dikunjungi wisatawan pada musim libur Lebaran, di antaranya wisata alam dan buatan serta wisata budaya, wisata kuliner, wisata religi, dan wisata edukasi.

Menurut catatan Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan Purwakarta terdapat 67 destinasi wisata di wilayah itu yang siap dikunjungi wisatawan pada musim libur Lebaran.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus membenahi objek wisata demi kenyamanan pengunjung dan menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaring para pemudik Lebaran agar berwisata ke daerah itu.

Selain itu, melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait serta memperbaiki akses menuju destinasi wisata di Purwakarta.

Sejumlah destinasi wisata yang menjadi langganan kunjungan wisatawan pada musim libur Lebaran di antaranya destinasi wisata religi seperti Masjid Agung dan Komplek Makam Syaikh Nawawi Al Bantani atau dikenal dengan Baing Yusuf.

Objek wisata lainnya, Tebing Boyer yang menawarkan spot foto menarik, Parang Gombong menawarkan pesona matahari terbit dan terbenam, Pasir Langlang Panyawangan atau Ujung Aspal yang merupakan hutan pinus dengan panorama indah dan udara sejuk.

Selain itu, Waduk Jatiluhur yang terletak di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta yang menawarkan pemandangan berupa keindahan Gunung Parang dan Bongkok, Sungai Cidomas dikenal memiliki air sungai yang sangat jernih berwarna biru, sejumlah air terjun atau curug, seperti Curug Tilu di Desa Cirirp, Kecamatan Sukasari.

Juga ada Taman Air Mancur Sri Baduga di Jalan KK Singawinata, Nagri Kidul, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, serta Cikao Park. Sebuah taman rekreasi yang cocok untuk keluarga di Desa Cisalada, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat

Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:11 WIB

Program Pendampingan Bisnis Bantu Siswa Kembangkan Usaha dan Pola Pikir Adaptif

Program Pendampingan Bisnis Bantu Siswa Kembangkan Usaha dan Pola Pikir Adaptif

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 16:20 WIB

Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM

Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM

News | Senin, 27 April 2026 | 13:37 WIB

Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?

Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 11:04 WIB

Ucapan Menteri UMKM ke Finalis Puteri Indonesia 2026 Asal Papua Dikritik Tak Sensitif

Ucapan Menteri UMKM ke Finalis Puteri Indonesia 2026 Asal Papua Dikritik Tak Sensitif

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 16:00 WIB

Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI

Perusahaan Ritel China Gencar Ekspansi Buka Toko Fisik di RI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:55 WIB

UMKM Jadi Ujung Tombak Ekonomi Hijau ASEAN, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

UMKM Jadi Ujung Tombak Ekonomi Hijau ASEAN, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 10:46 WIB

Literasi Keuangan Jadi Kunci Perempuan Lebih Percaya Diri Kelola Bisnis

Literasi Keuangan Jadi Kunci Perempuan Lebih Percaya Diri Kelola Bisnis

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 17:46 WIB

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 17:14 WIB

BRI Optimistis Perkuat Ekonomi UMKM di Tahun 2026, Ini Strateginya

BRI Optimistis Perkuat Ekonomi UMKM di Tahun 2026, Ini Strateginya

Bri | Jum'at, 24 April 2026 | 19:39 WIB

Terkini

Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Prabowo Intruksikan Ini

Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Prabowo Intruksikan Ini

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:36 WIB

Imbas Tabrakan Kereta Api, Operasional KRL Blue Line Hanya Sampai Stasiun Bekasi

Imbas Tabrakan Kereta Api, Operasional KRL Blue Line Hanya Sampai Stasiun Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:29 WIB

Bos Danantara Buka Suara Soal Kecelakaan Kereta di Bekasi

Bos Danantara Buka Suara Soal Kecelakaan Kereta di Bekasi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:23 WIB

SIG Kantongi 5 Sertifikat Platinum Green Label, Bukti Dominasi Semen Hijau Nasional

SIG Kantongi 5 Sertifikat Platinum Green Label, Bukti Dominasi Semen Hijau Nasional

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:10 WIB

Bos KAI: 3 Orang Masih Terperangkap di Dalam Gerbong KRL

Bos KAI: 3 Orang Masih Terperangkap di Dalam Gerbong KRL

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:08 WIB

Rupiah Sentuh Rp17.211, Laba Bersih Emiten Mark Dynamic Meningkat

Rupiah Sentuh Rp17.211, Laba Bersih Emiten Mark Dynamic Meningkat

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:02 WIB

Korban Tewas Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Jadi 7 Orang

Korban Tewas Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Jadi 7 Orang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 07:56 WIB

Program PINTAR OJK Resmi Hadir, Ini Cara Baru Investasi Reksa Dana yang Aman

Program PINTAR OJK Resmi Hadir, Ini Cara Baru Investasi Reksa Dana yang Aman

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 07:43 WIB

Bos BP BUMN Jamin Pemenuhan Seluruh Hak Korban Tabrakan Kereta Api

Bos BP BUMN Jamin Pemenuhan Seluruh Hak Korban Tabrakan Kereta Api

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 07:34 WIB

Siapa yang Tanggung Biaya Pengobatan dan Pemakaman Korban Tabrakan Kereta Api

Siapa yang Tanggung Biaya Pengobatan dan Pemakaman Korban Tabrakan Kereta Api

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 07:05 WIB