Demi Program Prabowo-Gibran, Pemerintah akan Mudahkan Pendaftaran Produk Susu dan Turunannya

Iwan Supriyatna, Kevino Dwi Velrahga

Selasa, 30 April 2024 | 14:03 WIB
Demi Program Prabowo-Gibran, Pemerintah akan Mudahkan Pendaftaran Produk Susu dan Turunannya
Ilustrasi susu (Pixabay.com/Imoflow)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sedang melakukan deregulasi yang akan memberi kemudahan untuk pendaftaran produk susu dan turunannya.

Langkah ini diambil demi mendukung program susu gratis untuk siswa milik pemerintah baru 2024-2029 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Menko Airlangga menegaskan Indonesia tengah melakukan deregulasi yang menekankan mekanisme lebih mudah untuk pendaftaran produk susu dan turunannya,” tertulis dalam siaran pers Kemenko Perekonomian, Selasa (30/4).

Dalam siaran pers, dijelaskan bahwa Airlangga mengatakan hal tersebut saat bertemu Menteri Perdagangan Inggris The Rt. Hon. Greg Hands MP di Kantor Departemen Bisnis dan Perdagangan London, Inggris.

Saat itu, Menteri Greg mengharapkan perdagangan produk susu dan turunannya yang masuk dalam kerangka Joint Economic Trade Committee (JETCO) dipermudah karena mereka masih merasa pendaftaran produknya membutuhkan waktu lama.

Sebagai informasi, JETCO merupakan sebuah forum dialog tingkat menteri antara Indonesia dan Inggris untuk mendorong hubungan perdagangan dan investasi kedua negara melalui peningkatan kerja sama.

Adapun beberapa kelompok kerja yang berada di dalam JETCO ialah di sektor energi terbarukan dan green growth. Kemudian kelompok kerja sektor makanan, minuman, dan pertanian.

Dalam pertemuan tersebut, Airlangga turut menyampaikan dampak penerapan aturan uji tuntas (due dilligence) Inggris bagi produk kelapa sawit Indonesia, serta mengharapkan perlakuan aturan yang adil.

Indonesia tidak setuju atas penerapan kebijakan Uni Eropa terhadap produk keberlanjutan. Bersama Malaysia, Indonesia sedang mengupayakan pengelolaan soal aturan produk keberlanjutan ini.

baca juga

Kedua menteri juga membahas kerja sama perdagangan bebas, aksesi Indonesia sebagai anggota Organisation for Economic Co-operation and Debelopment (OECD), dan kerja sama regional. Indonesia menyatakan siap membuka perdagangan bebas dengan Inggris.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Greg berujar penting untuk Indonesia masuk ke dalam Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership(CPTPP).

Terakhir, perutusan khusus Perdana Menteri Inggris untuk Indonesia, Richard Graham, ikut membahas kerja sama produksi mineral penting perlu ditingkatkan demi mendorong industri baterai di Indonesia dan Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Timbang-timbang Posisi di Pemerintahan Prabowo-Gibran, PKS: Oposisi Gak Masalah, Koalisi Siap

Masih Timbang-timbang Posisi di Pemerintahan Prabowo-Gibran, PKS: Oposisi Gak Masalah, Koalisi Siap

Kotak Suara | Selasa, 30 April 2024 | 12:13 WIB

Pakai Baret Merah, Prabowo Hadiri Upacara HUT ke-72 Kopassus

Pakai Baret Merah, Prabowo Hadiri Upacara HUT ke-72 Kopassus

News | Selasa, 30 April 2024 | 10:53 WIB

Nikita Mirzani Ungkap Alasan Tak Laporkan Rizky ke Polisi: Dia Ngemis-ngemis Kayak Bayi

Nikita Mirzani Ungkap Alasan Tak Laporkan Rizky ke Polisi: Dia Ngemis-ngemis Kayak Bayi

Entertainment | Selasa, 30 April 2024 | 10:49 WIB

Terkini

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

×