Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.525,690
LQ45 644,593
Srikehati 313,693
JII 391,666
USD/IDR 17.685

Dinas Perdagangan Provinsi NTB dan LPEI Bentuk Desa Devisa, Apakah Itu?

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 08 Mei 2024 | 11:47 WIB
Dinas Perdagangan Provinsi NTB dan LPEI Bentuk Desa Devisa, Apakah Itu?
Peresmian desa devisa kerajinan ketak di Praya, NTB, Rabu (8/5/2024) [ANTARA/Akhyar Rosidi]

Suara.com - Produk kerajinan yang dihasilkan warga mau pun Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sangat diminati wisatawan luar negeri.

Dikutip dari kantor berita Antara, kualitas produk yang dihasilkan UMKM dan warga ini terbilang sangat baik.

"Banyak potensi produk unggulan di NTB yang bisa diekspor termasuk kerajinan ketak, kerajinan perak, dan tenun," ungkap Baiq Nelly Yuniarti, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB pada Rabu (8/5/2024).

Berangkat dari produksi warga dan UMKM ini, Dinas Perdagangan Provinsi NTB dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) berkolaborasi membentuk desa devisa kerajinan penganan ketak.

Desa devisa satu ini berlokasi di Kabupaten Lombok Tengah, dengan tujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Desa devisa kerajinan ketak ini adalah yang kedua di NTB setelah desa devisa olahan biji jambu mete di Lombok Utara," jelas Baiq Nelly Yuniarti saat meresmikan Desa Devisa Kerajinan Ketak di Praya, NTB, pada Rabu.

Melalui desa devisa kerajinan ini, diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah dari produk yang dihasilkan masyarakat. Sekaligus bisa meningkatkan ekspor dan menciptakan eksportir sendiri dari para perajin.

"Artinya, kami ingin perajin menjadi eksportir dari produk yang dihasilkan," lanjutnya.

Nila Meidita, perwakilan LPEI menambahkan bahwa program yang dilaksanakan dalam upaya meningkatkan pertumbuhan kerajinan ketak di Lombok Tengah adalah pembinaan standar produk ekspor.

baca juga

Selain itu, program yang mendukung akses pasar secara langsung dari masyarakat Lombok Tengah. Yaitu melaksanakan ekspor dengan mekanisme serta syarat yang harus dipersiapkan sesuai aturan.

"Produk kerajinan yang dihasilkan harus sesuai dengan standar barang ekspor," jelas Nila Meidita.

Ada pun negara yang menjadi tujuan ekspor kerajinan ketak antara lain Arab Saudi, Eropa, Amerika, Finlandia, dan sederet negara lain.

"Produk kerajinan di Lombok ini sangat diminati wisatawan luar negeri. Tetapi, perlu disiapkan pembeli secara langsung, agar harga produk itu bisa memberikan peningkatan ekonomi bagi masyarakat," tandasnya.

Kemudian Ikhsan, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lombok Tengah mengatakan pemerintah daerah tetap berkomitmen mendukung pertumbuhan UMKM. Sehingga memiliki daya saing dan bisa mendukung pertumbuhan ekonomi di Lombok Tengah.

"Produk kami memiliki kualitas baik, layak untuk di ekspor," ungkapnya bersemangat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ESDM Uji Coba CNG untuk UMKM, Siapkan Puluhan Ribu Tabung

ESDM Uji Coba CNG untuk UMKM, Siapkan Puluhan Ribu Tabung

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Warung Madura dan Perannya Menjaga Jakarta 24 Jam

Warung Madura dan Perannya Menjaga Jakarta 24 Jam

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Perpres Ojol Diperluas, Tarif Antar Makanan dan Barang Bakal Diatur

Perpres Ojol Diperluas, Tarif Antar Makanan dan Barang Bakal Diatur

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:06 WIB

BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global

BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:36 WIB

HUT ke-81 RI, BRI Dukung Danantara Senantiasa Perkuat Ekonomi Rakyat

HUT ke-81 RI, BRI Dukung Danantara Senantiasa Perkuat Ekonomi Rakyat

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:03 WIB

Penjualan Bendera Anjlok, Perajin Rumahan Terjepit Daya Beli Lesu dan Pemodal Besar

Penjualan Bendera Anjlok, Perajin Rumahan Terjepit Daya Beli Lesu dan Pemodal Besar

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS

Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Inovasi Produk Lokal Mengangkat Nilai Tradisi di Momen 17 Agustus

Inovasi Produk Lokal Mengangkat Nilai Tradisi di Momen 17 Agustus

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Kimpul Bu Tin: Ketika Umbi Lokal Bertemu Kreativitas Zaman Now

Kimpul Bu Tin: Ketika Umbi Lokal Bertemu Kreativitas Zaman Now

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Terkini

Flores Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 5,1, BMKG: Hati-hati Bangunan Retak

Flores Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 5,1, BMKG: Hati-hati Bangunan Retak

Bali | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Doddy Hanggodo Sebut Gempa NTT "Makanan Sehari-hari", Ini Daftar Kontroversi sang Menteri PU

Doddy Hanggodo Sebut Gempa NTT "Makanan Sehari-hari", Ini Daftar Kontroversi sang Menteri PU

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:43 WIB

5 Perbedaan Jenis Puff Cushion Rubycell vs Velvet yang Bikin Hasil Makeup Beda

5 Perbedaan Jenis Puff Cushion Rubycell vs Velvet yang Bikin Hasil Makeup Beda

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:40 WIB

Membedah Makna Lagu 'Usik' Feby Putri: Seni Berdamai dengan Luka Masa Lalu

Membedah Makna Lagu 'Usik' Feby Putri: Seni Berdamai dengan Luka Masa Lalu

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:39 WIB

Duh! Asap Karhutla Ketapang Mengancam Pontianak hingga Negara Tetangga

Duh! Asap Karhutla Ketapang Mengancam Pontianak hingga Negara Tetangga

Kalbar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:38 WIB

Turun Langsung Cek Karhutla di Kalimantan, Prabowo Minta Tindak Tegas Setiap Pelanggar Hukum!

Turun Langsung Cek Karhutla di Kalimantan, Prabowo Minta Tindak Tegas Setiap Pelanggar Hukum!

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:36 WIB

Rayakan 20 Tahun Debut, BigBang Bahas Identitas dan Kejayaan di Lagu BiiiG

Rayakan 20 Tahun Debut, BigBang Bahas Identitas dan Kejayaan di Lagu BiiiG

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:36 WIB

Perang SUV Listrik Memanas: Nevo Q05 Pamer Ngecas Kilat, Leap Motor Andalkan Sasis Eropa

Perang SUV Listrik Memanas: Nevo Q05 Pamer Ngecas Kilat, Leap Motor Andalkan Sasis Eropa

Otomotif | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:26 WIB

6 Cara Pakai Bedak Tabur di Atas Sunscreen agar Tidak Menggumpal, Makeup Jadi Halus

6 Cara Pakai Bedak Tabur di Atas Sunscreen agar Tidak Menggumpal, Makeup Jadi Halus

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:21 WIB

Elang Nias dan Burung Hantu Siau Dilaporkan Punah di Indonesia, Benarkah?

Elang Nias dan Burung Hantu Siau Dilaporkan Punah di Indonesia, Benarkah?

Bali | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 10:19 WIB

×