Cadangan Devisa Dikuras Buat Tahan Jebloknya Rupiah, Bos BI: Ya Memang Wajarnya Gitu

Achmad Fauzi Suara.Com
Rabu, 08 Mei 2024 | 16:53 WIB
Cadangan Devisa Dikuras Buat Tahan Jebloknya Rupiah, Bos BI: Ya Memang Wajarnya Gitu
Gubernur BI, Perry Warjiyo (Bloomberg via Getty Images/Bloomberg)

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meminta semua pihak tidak khawatir dengan turunnya nilai cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2024.

Menurut dia, kondisi itu adalah hal yang wajar dalam penggunaan cadangan devisa untuk menahan ajloknya rupiah terhadap dolar AS.

Tercatat Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2024 sebesar 136,2 miliar dolar AS, jumlah itu menurun dibandingkan posisi pada akhir Maret 2024 sebesar 140,4 miliar dolar AS. 

"Jadi kenapa cadangan devisa nggak usah gundah gulana, nggak usah insecure, ya memang wajarnya gitu," ujar Perry dalam konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Rabu (8/5/2024).

Dia memaparkan, sebenarnya cadangan devisa itu salah satu alat atau instrumen untuk menjaga nilai tukar rupiah tetap stabil.

Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Perry bilang, cadangan devisa bakal bertambah jika dapat guyuran dari neraca arus modal masuk atau inflow dan surplusnya neraca perdagangan.

"Tapi akan turun kalau memang terjadi outflow dan stabilisasi nilai tukar, itu adalah begitu," ucap dia.

Perry mengklaim bahwa jumlah cadangan devisa masih jauh dari cukup. Hal ini tercermin dari standar kecukupan pembayaran impor yang hanya 3 bulan, saat ini posisi cadangan devisa tinggi di level 6,1 bulan.

Kemudian, ungkap dia, dari ukuran IMF juga, cadangan devisa masih jauh lebih tinggi dari berdasarkan Reserve Adequacy Ratio.

Baca Juga: BI Pakai Cadangan Devisa Hingga Ciut Demi Bayar Utang Hingga Tahan Rupiah Agar Tak Jeblok

"Ya memang kita kumpulkan pas panen, sekarang lagi terjadi outflow dan stabilitas ya turun, tapi kami pastikan bahwa stoknya itu, jauh lebih cukup, dari yang kita perlukan," tegas Perry

"Ukurannya internasional 3 bulan dan juga ada ukuran IMF yang lebih tinggi dari kebutuhan, sehingga singkatnya cadangan devisa akan naik, caranya dengan kebijakan kemaren dan terjadi inflow termasuk ada demand," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI