Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

4 Pengusaha Indonesia Pemilik Klub Bola Luar Negeri, Bisa Jadi Batu Loncatan Pemain Liga 1?

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 15 Mei 2024 | 08:27 WIB
4 Pengusaha Indonesia Pemilik Klub Bola Luar Negeri, Bisa Jadi Batu Loncatan Pemain Liga 1?
Ilustrasi Stadion Sepakbola - Pengusaha Indonesia Pemilik Klub Bola Luar Negeri (Pexels)

"Kita beli nggak sampai Rp 5 miliar. Istilahnya nebus di pegadaian. 1 Juli kemarin nggak punya pemain sama sekali. Aset yang nggak keurus kita poles lagi," ungkap Mirwan Suwarso, perwakilan Mola TV yang merupakan usaha milik Djarum. 

Meski sempat dinyatakan bangkrut dan berada di level bawah kompetisi Liga Italia, kini Como 1907 resmi promosi ke kompetisi kasta tertinggi Italia, Serie A, pada musim depan. Tim asuhan Osian Roberts tersebut dipastikan akan tampil di kasta tertinggi setelah meraih hasil imbang di laga pamungkas. 

3. Bakrie Group 

Calon Ketua Umum PSSI Periode 2019-2023 Rahim Soekasah menyampaikan visi dan misi kepada media di Jakarta, Rabu (30/10/2019). Penyampaian visi dan misi calon Ketua Umum PSSI kepada awak media itu mengusung tema "Mencari Ketua PSSI yang Ideal". ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Calon Ketua Umum PSSI Periode 2019-2023 Rahim Soekasah menyampaikan visi dan misi kepada media di Jakarta, Rabu (30/10/2019). Penyampaian visi dan misi calon Ketua Umum PSSI kepada awak media itu mengusung tema "Mencari Ketua PSSI yang Ideal". ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.

Perusahaan raksasa asal Indonesia, Bakrie Group menjadi salah satu pemilik klub sepakbola asal Australia, bernama Brisbane Roar. Klub yang berbasis di Queensland tersebut dikuasai oleh Bakrie Group sejak Oktober 2011 silan, yang saat dibeli sebesar 70 persen saham klub. 

Sementara pada Februari 2012, Bakrie Group mengakuisisi sebesar 30 persen saham yang tersisa. Hal ini lantas menjadikam mereka pemilik klub bola Brisbane Roar sepenuhnya. Pada 2023 kursi Chairman diduduki oleh Rahim Soekasah. 

Selama berada di bawah pimpinan Bakrie Group, Brisbane Roar pernah menjadi juara A-League pada tahun 2014 dan turut berpartisipasi pada Liga Champions Asia. Akan tetapi dalam 2 musim terakhir, prestasi Brisbane Roar dikabarkan merosot tajam. Musim lalu saja, mereka hanya bisa finis di posisi 9 dari 10 klub peserta liga. 

Tak hanya peforma pemain yang menurun, Brisbane juga dikabarkan pernah dilanda masalah finansial. Akan tetapi saat ini sudah tidak diketahui lagi apakah Bakrie Group masih menjadi pemilik dari klub sepakbola asal Australia tersebut. Selain Brisbane Roar, Bakrie Group juga sempat memiliki klub sepakbola lain yang bermarkas di Belgia, yakni Cercle Sportif Vise. 

Klub yang berbasis di Vise, sebuah kota kecil di timur Belgia ini, bahkan sempat menjadi pembicaraan di kancah sepakbola nasional. Hal ini karena sejumlah pemain muda Timbas pernah bermain di sana. 

Beberapa di antaranya yaitu Syamsir Alam, Alfin Tuasalamony, hingga Yandi Sofyan. Banyaknya pemain Indonesia yang bermain di sana disebut akibat pengaruh dari Bakrie Group yang saat itu memimpin CS Vise. 

Tak seperti Brisbane Roar, Sportif Vise tercatat tidak memiliki prestasi mentereng sejak diakuisisi pada tahun 2011. Hingga pada akhirnya di bulan Mei 2014, Bakrie Group secara resmi melepas kepemilikan mereka di klub ini kepada salah satu investor lokal. 

4. Wanandi Bersaudara 

Sekretaris Wakil Presiden Jusuf Kalla, Sofyan Wanandi. [Suara.com/Adhitya Himawan]
Sekretaris Wakil Presiden Jusuf Kalla, Sofyan Wanandi. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Satu lagi konglomerat Indonesia yahg terjun di sepakbola Eropa, yaitu Santini Group. Adapun group ini dimiliki oleh Keluarga Wanandi yang membeli saham klub Inggris, Tranmere Rovers. 

Tranmere yang berkiprah di League One, berada dua tingkat di bawah Premier League. Mereka mengumumkan pembelian saham klub oleh Santini Group tersebut, pada Rabu (4/9/2019) lalu. Grup ini dimiliki oleh tiga bersaudara asal Indonesia, yakni Wandi, Lukito, dan Paulus Wanandi. 

Santini Group sendiri merupakan induk usaha asal Indonesia yang mempunyai jenis usaha di bidang peralatan otomotif, infrastruktur,  pengembangan properti, sumber daya alam, dan jasa. Perusahaan tersebut pertama kali dibentuk oleh Sofjan Wanandi pada tahun 1994. 

Demikian 4 pengusaha Indonesia pemilik klub bola luar negeri. Semoga informasi ini bermanfaat!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Orang Kaya RI yang Memiliki Klub Sepak Bola di Luar Negeri Selain Hartono Bersaudara

Daftar Orang Kaya RI yang Memiliki Klub Sepak Bola di Luar Negeri Selain Hartono Bersaudara

Bisnis | Selasa, 14 Mei 2024 | 18:34 WIB

Siapa Mbah Trimo? Pria Rambut Putih Wakafkan Masjid Rp 80 M dan 12 SPBU ke Muhammadiyah

Siapa Mbah Trimo? Pria Rambut Putih Wakafkan Masjid Rp 80 M dan 12 SPBU ke Muhammadiyah

Lifestyle | Selasa, 14 Mei 2024 | 13:05 WIB

Kekayaan Hartono Bersaudara, Pengusaha Indonesia Pemilik Como 1907 yang Berhasil Promosi ke Serie A Italia

Kekayaan Hartono Bersaudara, Pengusaha Indonesia Pemilik Como 1907 yang Berhasil Promosi ke Serie A Italia

Bola | Sabtu, 11 Mei 2024 | 14:58 WIB

Viral Wanita Berdaster Naik Lamborghini, Ternyata Bukan Sosok Sembarangan

Viral Wanita Berdaster Naik Lamborghini, Ternyata Bukan Sosok Sembarangan

News | Senin, 06 Mei 2024 | 13:11 WIB

Terkini

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:54 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom

Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 164,4 Triliun per April 2026, Sentil Prediksi Ekonom

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:18 WIB

Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus

Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:06 WIB

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:03 WIB

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:55 WIB

Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga

Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:49 WIB

Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:45 WIB

Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan

Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:31 WIB