Total Pelanggan SISI Melonjak 50%, Bosnya Tatap Optimis

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 20 Mei 2024 | 07:15 WIB
Total Pelanggan SISI Melonjak 50%, Bosnya Tatap Optimis
Ilustrasi PT Sinergi Informatika Semen Indonesia

Suara.com - PT Sinergi Informatika Semen Indonesia (SISI), yang merupakan anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyambut optimis industri Information and Communication Technology (ICT) kedepannya. 

Untuk itu perusahaan menargetkan bisa lebih banyak lagi menggaet pelanggan swasta.

Direktur Utama SISI, Achmad Tholchah mengatakan, kemampuan dan pengalaman dalam mengelola sistem Information and Communication Technology (ICT) di SIG Group, mendorong SISI untuk mengembangkan bisnisnya dengan mengakuisisi pelanggan baru di luar SIG Group. 

"SISI terus memperhatikan kebutuhan industri yang terus berkembang agar adaptif dan mampu menghadirkan solusi ICT yang inovatif, sekaligus sebagai landasan dalam menyusun strategi pemasaran yang tepat," kata Tholchah dalam keterangannya dikutip Senin (20/5/2024).

SISI merupakan anak usaha SIG yang didirikan pada 2014 sebagai pengelola sistem ICT di lingkungan SIG Group. Seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap layanan ICT, pada 2017 SISI memulai inisiatif untuk mengembangkan bisnisnya dengan menggarap pasar di luar SIG Group. 

Perjalanan bisnis SISI memasuki babak baru pada 2022, di mana SISI semakin gencar bergerak keluar untuk mengakuisisi lebih banyak pelanggan dengan menawarkan tiga produk layanan, antara lain Shared Services, Digital Solution, dan System Integrator. 

Menurut Achmad Tholchah, dalam aktivitas pemasaran, SISI tidak hanya memaksimalkan saluran digital dan direct selling terhadap calon pelanggan, tetapi juga aktif dalam sejumlah komunitas dan forum.

Saat ini SISI dipercaya oleh berbagai perusahaan untuk menyediakan layanan ICT, antara lain Perum DAMRI, PT Dahana (Persero) Lembaga Management FEB, PTPN III (Persero) dan Anak Perusahaan, PT Pertamina Maintenance & Construction, Biofarma, PT Adhi Karya (Persero) dan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung, PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), PT PP (Persero) dan PT Trakindo Utama.

”Atas upaya yang telah dijalankan, pada 2023 SISI berhasil mencatatkan peningkatan total pelanggan sebesar 50%. Adapun pelanggan dari perusahaan swasta meningkat 75%. Seiring dengan peningkatan jumlah pelanggan, SISI juga berhasil meningkatkan pendapatan sebesar 20% dari internal SIG Group, sementara dari luar SIG Group naik sebesar 35%,” ujar Achmad Tholchah.

Baru-baru ini pun meraih penghargaan The Most Promising Company In Tactical Marketing kategori Anak Perusahaan BUMN pada ajang BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2024. 

SISI dinilai berhasil mengelola strategi pemasaran secara efektif melalui optimalisasi saluran digital dan pendekatan customer experience, sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan pelanggan dan pendapatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama 2023, Grup Pertambangan Ini Optimalkan Program TJSL bagi Pendidikan, Lingkungan dan UMK

Selama 2023, Grup Pertambangan Ini Optimalkan Program TJSL bagi Pendidikan, Lingkungan dan UMK

Press Release | Jum'at, 17 Mei 2024 | 00:00 WIB

Perlu Ada Industri untuk Kembangkan Penggunaan EBT di Dalam Negeri

Perlu Ada Industri untuk Kembangkan Penggunaan EBT di Dalam Negeri

Bisnis | Jum'at, 17 Mei 2024 | 18:25 WIB

7 Pebisnis Indonesia Hadiri Power Uzbekistan 2024, Tunjukkan Daya Saing Internasional

7 Pebisnis Indonesia Hadiri Power Uzbekistan 2024, Tunjukkan Daya Saing Internasional

Bisnis | Kamis, 16 Mei 2024 | 14:47 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB