Kisi-kisi Sri Mulyani Soal Jeroan APBN era Prabowo: Target Stagnan Ekonomi di 5 Persen

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 20 Mei 2024 | 18:07 WIB
Kisi-kisi Sri Mulyani Soal Jeroan APBN era Prabowo: Target Stagnan Ekonomi di 5 Persen
Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (Foto Instagram Sri Mulyani)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan sedikit kisi-kisi soal jeroan APBN era presiden terpilih Prabowo Subianto pada tahun 2025.

Salah satunya soal target pertumbuhan ekonomi yang dipatok sebesar 5,1 persen sampai 5,5 persen, target ini tentunya sama dengan pertumbuhan rata-rata yang dicapai Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama 9 tahun terakhir.

Hal itu diungkapkan Sri Mulyani saat mengajukan rancangan awal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 saat Rapat Paripurna di Gedung DPR RI Jakarta pada Senin (20/5/2024).

"Pada tahun 2025 pertumbuhan ekonomi diperkirakan berada pada kisaran 5,1 persen-5,5 persen," kata Sri Mulyani membacakan rencana awal APBN 2025.

Sri Mulyani tampak optimis target tersebut bisa dicapai, namun demikian perlu ada komitmen bersama dalam mengejar hal tersebut. Dirinya juga berharap ada terbosan anyar dibawah kepemimpinan Prabowo.

Sejumlah faktor fundamental ekonomi yang saat ini terbilang cukup baik juga diharapkan dapat memenuhi target itu, semisal terkendalinya laju inflasi, kelanjutan program hilirisasi sumber daya, hingga pengembangan industri kendaraan listrik, investasi, hingga digitalisasi.

Meski demikan pemerintahan Prabowo juga mesti sedikit waspada dengan kondisi eksternal luar negeri yang penuh ketidakpastian akibat gejolak geopolitik.

"Yield SBN Tenor 10 tahun diperkirakan berada di kisaran 6,9% - 7,3%. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sebesar Rp 15.300 -Rp 16.000. Dolar AS diperkirakan berada di rentang Rp 15.300,00-Rp 16.000,00. Sementara itu, inflasi diperkirakan dapat dikendalikan dikisaran 1,5%- 3,5%," tuturnya.

Kemudian, harga minyak mentah Indonesia diperkirakan sebesar US$ 75 - 85 per barel, lifting minyak bumi 580 ribu - 601 ribu barel per hari, dan lifting gas 1.004-1.047 ribu barel setara minyak per hari. Adapun defisit fiskal diprediksi berada di kisaran 2,45% sampai 2,82%.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Try Sutrisno, Pimpinan MPR Segera Temui Mega, SBY, JK hingga Amien Rais: Serap Masukan buat Prabowo

Usai Try Sutrisno, Pimpinan MPR Segera Temui Mega, SBY, JK hingga Amien Rais: Serap Masukan buat Prabowo

News | Senin, 20 Mei 2024 | 17:25 WIB

Luhut Tolak Tawaran Jadi Menteri dalam Pemerintahan Prabowo, Ini Alasannya!

Luhut Tolak Tawaran Jadi Menteri dalam Pemerintahan Prabowo, Ini Alasannya!

Video | Senin, 20 Mei 2024 | 16:05 WIB

Prabowo Ingin Bentuk Presidential Club, Try Sutrisno: Jangan Hanya Ngomong, Tapi Harus dari Hati

Prabowo Ingin Bentuk Presidential Club, Try Sutrisno: Jangan Hanya Ngomong, Tapi Harus dari Hati

Kotak Suara | Senin, 20 Mei 2024 | 16:04 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×