Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

Kisi-kisi Sri Mulyani Soal Jeroan APBN era Prabowo: Target Stagnan Ekonomi di 5 Persen

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 20 Mei 2024 | 18:07 WIB
Kisi-kisi Sri Mulyani Soal Jeroan APBN era Prabowo: Target Stagnan Ekonomi di 5 Persen
Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (Foto Instagram Sri Mulyani)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan sedikit kisi-kisi soal jeroan APBN era presiden terpilih Prabowo Subianto pada tahun 2025.

Salah satunya soal target pertumbuhan ekonomi yang dipatok sebesar 5,1 persen sampai 5,5 persen, target ini tentunya sama dengan pertumbuhan rata-rata yang dicapai Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama 9 tahun terakhir.

Hal itu diungkapkan Sri Mulyani saat mengajukan rancangan awal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 saat Rapat Paripurna di Gedung DPR RI Jakarta pada Senin (20/5/2024).

"Pada tahun 2025 pertumbuhan ekonomi diperkirakan berada pada kisaran 5,1 persen-5,5 persen," kata Sri Mulyani membacakan rencana awal APBN 2025.

Sri Mulyani tampak optimis target tersebut bisa dicapai, namun demikian perlu ada komitmen bersama dalam mengejar hal tersebut. Dirinya juga berharap ada terbosan anyar dibawah kepemimpinan Prabowo.

Sejumlah faktor fundamental ekonomi yang saat ini terbilang cukup baik juga diharapkan dapat memenuhi target itu, semisal terkendalinya laju inflasi, kelanjutan program hilirisasi sumber daya, hingga pengembangan industri kendaraan listrik, investasi, hingga digitalisasi.

Meski demikan pemerintahan Prabowo juga mesti sedikit waspada dengan kondisi eksternal luar negeri yang penuh ketidakpastian akibat gejolak geopolitik.

"Yield SBN Tenor 10 tahun diperkirakan berada di kisaran 6,9% - 7,3%. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sebesar Rp 15.300 -Rp 16.000. Dolar AS diperkirakan berada di rentang Rp 15.300,00-Rp 16.000,00. Sementara itu, inflasi diperkirakan dapat dikendalikan dikisaran 1,5%- 3,5%," tuturnya.

Kemudian, harga minyak mentah Indonesia diperkirakan sebesar US$ 75 - 85 per barel, lifting minyak bumi 580 ribu - 601 ribu barel per hari, dan lifting gas 1.004-1.047 ribu barel setara minyak per hari. Adapun defisit fiskal diprediksi berada di kisaran 2,45% sampai 2,82%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Try Sutrisno, Pimpinan MPR Segera Temui Mega, SBY, JK hingga Amien Rais: Serap Masukan buat Prabowo

Usai Try Sutrisno, Pimpinan MPR Segera Temui Mega, SBY, JK hingga Amien Rais: Serap Masukan buat Prabowo

News | Senin, 20 Mei 2024 | 17:25 WIB

Luhut Tolak Tawaran Jadi Menteri dalam Pemerintahan Prabowo, Ini Alasannya!

Luhut Tolak Tawaran Jadi Menteri dalam Pemerintahan Prabowo, Ini Alasannya!

Video | Senin, 20 Mei 2024 | 16:05 WIB

Prabowo Ingin Bentuk Presidential Club, Try Sutrisno: Jangan Hanya Ngomong, Tapi Harus dari Hati

Prabowo Ingin Bentuk Presidential Club, Try Sutrisno: Jangan Hanya Ngomong, Tapi Harus dari Hati

Kotak Suara | Senin, 20 Mei 2024 | 16:04 WIB

Terkini

Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income

Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:08 WIB

Hutama Karya Mempercepat Proyek Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Mana Saja?

Hutama Karya Mempercepat Proyek Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Mana Saja?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:58 WIB

Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:05 WIB

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:29 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:12 WIB

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:20 WIB

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:05 WIB

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:45 WIB

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:53 WIB