Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Perbandingan Biaya Kuliah di Universitas Negeri dengan Kampus Muhammadiyah

M Nurhadi

Rabu, 22 Mei 2024 | 18:59 WIB
Perbandingan Biaya Kuliah di Universitas Negeri dengan Kampus Muhammadiyah
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (Dok UMY)

Suara.com - Perguruan tinggi swasta kini makin menjadi alternatif bersamaan dengan melonjaknya uang kuliah tunggal (UKT) di kampus – kampus negeri yang seharusnya merakyat.

Salah satu yang menjadi jujugan adalah perguruan tinggi milik organisasi Muhammadiyah yang tersebar di sejumlah kota. Biaya kampus Muhammadiyah disebut lebih terjangkau dibandingkan dengan UKT kampus – kampus negeri di kota yang sama. 

Berikut adalah perbandingan rincian biaya UKT kampus negeri dan kampus Muhammadiyah di kota – kota yang sama. 

1. UNS dan UMS

Universitas Sebelas Maret (UNS) yang selama ini dikenal sebagai kampus murah ternyata ikut menaikkan UKT hingga tujuh kali lipat. UKT Golongan I memang berada pada angka Rp475.000. Namun, mayoritas mahasiswa dikenakan UKT mulai Golongan III dengan besaran Rp2,9 juta – Rp6 juta sampai Golongan IX dengan besaran Rp7 juta – Rp30 juta. 

Biaya ini belum termasuk Iuran Pengembangan Institusi (IPI) yang besarannya mulai Rp10 – Rp250 juta khusus untuk Fakultas Kedokteran. Jumlah ini tentu saja hampir menyamai biaya kampus – kampus elite. 

Sementara itu Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kampus tetangga UNS mematok dana pengembangan yang jauh lebih murah karena rerata ada pada kisaran Rp12 juta. Jurusan yang mematok biaya pengembangan institusi murah adalah Pendidikan Geografi Rp9,7 juta dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Rp9,2 juta. Jurusan yang berkaitan dengan agama bahkan hanya mematok sumbangan Rp5 jutaan. Biaya paling mahal ada di Fakultas Farmasi Rp35 jutaan, Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi yang mencapai ratusan juta rupiah. 

UMS tidak mematok biaya UKT namun diganti dengan biaya SKS. Untuk Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi, biaya per sks adalah Rp1 jutaan. Sementara untuk jurusan – jurusan lain, biaya per-sks-nya adalah Rp250.000-an. 

2. UGM dan UMY

baca juga

UGM, kampus top di Yogyakarta yang sebelumnya dikenal dengan biaya merakyat ini ternyata juga mematok biaya cukup tinggi untuk mahasiswa baru 2024 nanti, kecuali untuk golongan terbawah yakni UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100 persen yang berarti mahasiswa tidak perlu membayar sepeser pun. 

Sementara itu, UGM membagi UKT ke dalam lima golongan berdasarkan subsidi. Selain subsidi 100 persen, subsidi UKT yang dikenakan adalah 75 persen, 50 persen, 25 persen, dan non-subsidi. Besaran UKT yang sudah dipotong subsidi ini pun bervariasi tergantung jurusan yang diambil. 

Mengutip website resmi UGM, UKT bersubsidi 75 persen ada pada rentang Rp2.200.000 - Rp6.175.000. UKT bersubsidi 50 persen berada pada kisaran Rp4.150.000 - Rp12.350.000. UKT bersubsidi 25 persen nilainya sekitar Rp6.225.000 - Rp18.525.000. Terakhir, UKT non-subsidi ada pada rentang Rp8.300.000 - Rp24.700.000. 

Bagi calon mahasiswa yang diterima melalui jalur UM-CBT UGM pada tahun akademik 2023/2024 dan ditetapkan UKT Pendidikan Unggul (memiliki kemampuan ekonomi baik) dikenakan Sumbangan Solidaritas Pendidikan Unggul (SSPU) di UGM sebesar Rp30.0000.000 (tiga puluh juta Rupiah) untuk bidang Ilmu Sains, Teknologi, dan Kesehatan dan sebesar Rp20.000.000 (dua puluh juta Rupiah) untuk bidang Ilmu Sosial dan Humaniora.

Di lain pihak, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) merilis pembagian uang kuliah yang proporsional yang merupakan gabungan dari biaya SKS, pengembangan, praktikum, dan lainnya. Total biaya itu kemudian dibagi ke dalam delapan semester yang nilainya semakin turun bersamaan dengan bertambahnya semester. 

Sebagai contoh mahasiswa Kedokteran harus membayar Rp107 juta di semester pertama, namun hanya dikenakan biaya Rp24 juta di semester ketujuh. Mahasiswa Komunikasi membayar Rp7 jutaan di semester pertama dan hanya membayar Rp3,4 juta di semester kedelapan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marselino Ferdinan Full Senyum: Dikerubungi Gadis, Foto Bareng Mobil Mewah Harga Setara UKT 27 Semester Kedokteran UI

Marselino Ferdinan Full Senyum: Dikerubungi Gadis, Foto Bareng Mobil Mewah Harga Setara UKT 27 Semester Kedokteran UI

Otomotif | Rabu, 22 Mei 2024 | 18:50 WIB

Mardani Minta Pemerintah Turunkan UKT: Jumlah Orang Cerdas Jangan Dibatasi

Mardani Minta Pemerintah Turunkan UKT: Jumlah Orang Cerdas Jangan Dibatasi

News | Rabu, 22 Mei 2024 | 16:37 WIB

Lulusan Kampus Luar Negeri, Nadiem Makarim Disebut Menteri Pendidikan Nggak Napak Tanah

Lulusan Kampus Luar Negeri, Nadiem Makarim Disebut Menteri Pendidikan Nggak Napak Tanah

Lifestyle | Rabu, 22 Mei 2024 | 16:19 WIB

Isi Garasi 'Ngenes' Nadiem Makarim: Mendikbud Punya Harta Rp4,8 T, Disorot Gegara Kenaikan UKT

Isi Garasi 'Ngenes' Nadiem Makarim: Mendikbud Punya Harta Rp4,8 T, Disorot Gegara Kenaikan UKT

Lifestyle | Rabu, 22 Mei 2024 | 15:33 WIB

Deretan Kebijakan Kontroversial Nadiem Makarim, Kini Dikritik Perkara Kenaikan UKT

Deretan Kebijakan Kontroversial Nadiem Makarim, Kini Dikritik Perkara Kenaikan UKT

Lifestyle | Rabu, 22 Mei 2024 | 15:28 WIB

Sejak Lahir Punya Privilege, Latar Belakang Keluarga Nadiem Makarim Disorot Imbas Kenaikan UKT

Sejak Lahir Punya Privilege, Latar Belakang Keluarga Nadiem Makarim Disorot Imbas Kenaikan UKT

Lifestyle | Rabu, 22 Mei 2024 | 15:13 WIB

Terkini

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Purbaya Kantongi Restu dari Bank Sentral China, Panda Bond Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:24 WIB

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Oleh-oleh Purbaya dari China: Asian Infrastructure Investment Bank Segera Buka Kantor di RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:08 WIB

Kejati: Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih Sepenuhnya, Perbankan Tidak Terafiliasi Dana Ilegal

Kejati: Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih Sepenuhnya, Perbankan Tidak Terafiliasi Dana Ilegal

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:06 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:41 WIB

BSI Implementasikan Green Zakat, Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan Emas

BSI Implementasikan Green Zakat, Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan Emas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:38 WIB

Dua Pembangkit Alami Gangguan Jadi Biang Kerok Listrik di Jawa Padam Bergilir

Dua Pembangkit Alami Gangguan Jadi Biang Kerok Listrik di Jawa Padam Bergilir

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:25 WIB

BRI KKB Hadirkan Promo Pembiayaan Mobil Listrik, Bunga Mulai 3% Flat hingga 31 Agustus 2026

BRI KKB Hadirkan Promo Pembiayaan Mobil Listrik, Bunga Mulai 3% Flat hingga 31 Agustus 2026

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:17 WIB

Anak Muda Ramai Investasi tapi Tak Paham Cara Kerjanya, IPOT Ungkap Penyebabnya

Anak Muda Ramai Investasi tapi Tak Paham Cara Kerjanya, IPOT Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:16 WIB

Punya Nahkoda Baru, Eks Direksi Telkom Budi Setyawan Jadi Bos Pelni

Punya Nahkoda Baru, Eks Direksi Telkom Budi Setyawan Jadi Bos Pelni

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:11 WIB

Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak

Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:41 WIB