Jokowi Mendadak Out of The Box di Akhir Masa Jabatnya, Kini Wacanakan ART dari China

Iwan Supriyatna, Kevino Dwi Velrahga

Rabu, 05 Juni 2024 | 11:28 WIB
Jokowi Mendadak Out of The Box di Akhir Masa Jabatnya, Kini Wacanakan ART dari China
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong pemerintah daerah untuk membangun autonomous rail rapid transit (ART) untuk mengurangi masalah kemacetan di perkotaan.

Transportasi publik ini menurutnya jauh lebih murah biaya pembangunannya daripada transportasi publik lain seperti MRT ataupun LRT.

Hal ini ia sampaikan ketika menghadiri peresmian pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) XVII Tahun 2024 di Balikpapan, Kalimantan Timur.

“Ini ada barang baru namanya ART, autonomous rapid transit. Tidak pakai rel tapi pakai magnet, bisa 3 gerbong, 2 gerbong, atau 1 gerbong. Nah ini jauh lebih murah,” terang Jokowi, ditulis Rabu (5/6/2024).

Jokowi menambahkan biaya pembangunan jauh lebih murah lantaran ART bisa dibangun tiga hingga satu gerbong saja. Tidak harus semua gerbong dibangun.

Sedangkan, transportasi publik lain seperti MRT, memakan biaya hingga Rp1,1 triliun per kilometer di awal pembangunannya, dan kini dan kini mencapai Rp2,3 triliun per km.

Melansir dari laman resmi China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC), moda transportasi ini pertama kali dikembangkan mereka di China pada Juni 2017.

Transportasi ini berbentuk kereta otonom tanpa rel yang bergerak di atas jalan raya dengan menggunakan lintasan virtual yang telah ditentukan sebelumnya di dalam sistem.

Kereta ini memiliki kecepatan maksimum mencapai 70 kilometer per jam. Memiliki sensor dan radar pada seluruh sudutnya yang memungkinkan pengoperasian tanpa awak (driverless).

baca juga

Teknologi seperti Sensor Light Detection and Ranging (LiDAR) dan Global Positioning System (GPS), digunakan ART untuk mengidentifikasi lintasan virtual serta memantau kondisi jalan. Sistem persinyalan yang dimiliki ART juga memang dirancang khusus untuk kereta pada jalan raya.

Nantinya, jalan-jalan yang akan dilewati ART ditandai garis warna tertentu (misalnya putih) sebagai penanda fisik lintasan virtual milik ART.

Satu trainset kereta otonom terdiri atas tiga kereta dengan kapasitas hingga 300 orang. Sementara itu, satu rangkaian kereta dengan lima gerbong dikatakan dapat menampung hingga 500 penumpang.

Kelebihan lain ialah ART tidak mengeluarkan emisi gas pada penggunaannya karena kereta otonom ini berbasis listrik. ART dilengkapi pula dengan alat pengisian daya cepat (fast charging) yang terdapat di setiap stasiun pemberhentian.

Daya pengisian maksimum kereta otonom ini mencapai 1.000 Ampere. Dengan pengisian daya selama 10 menit, kereta otonom buatan CRRC disebut dapat menempuh jarak mencapai 25 kilometer.

ART sendiri sebenarnya telah dicanangkan untuk dibangun di Indonesia, tepatnya di Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai salah satu opsi moda transportasi publik di kota tersebut.

Pemerintah mengatakan bahwa jalur pembangunan ART di sana telah rampung dan bisa diuji coba pada Agustus 2024 mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Klarifikasi Pemberian Izin Tambang Ormas: Diberikan Kepada Koperasi atau Badan Usaha

Jokowi Klarifikasi Pemberian Izin Tambang Ormas: Diberikan Kepada Koperasi atau Badan Usaha

Bisnis | Rabu, 05 Juni 2024 | 11:01 WIB

Jokowi Soal Persiapan 17-an Di IKN: Hampir Beres, Tak Ada Masalah

Jokowi Soal Persiapan 17-an Di IKN: Hampir Beres, Tak Ada Masalah

News | Rabu, 05 Juni 2024 | 10:02 WIB

Jokowi: Keppres Pemindahan Ibu Kota Bisa Ditandatangani Presiden Terpilih

Jokowi: Keppres Pemindahan Ibu Kota Bisa Ditandatangani Presiden Terpilih

News | Rabu, 05 Juni 2024 | 09:53 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×