Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

100 Ribu Pohon Ditanam Kementerian ATR/BPN, Berikan Nilai Tambah Ekonomi

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 05 Juni 2024 | 11:40 WIB
100 Ribu Pohon Ditanam Kementerian ATR/BPN, Berikan Nilai Tambah Ekonomi
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dipimpin oleh Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan penanaman 100 ribu pohon serentak di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (5/6/2024) [ANTARA/Muzdaffar Fauzan].

Suara.com - Hari Lingkungan Hidup Sedunia jatuh pada Rabu (5/6/2024) dan diperingati di berbagai penjuru dunia. Mulai masyarakat luas, kelembagaan, institusi, serta negara.

Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi,  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) juga memperingati momentum global ini.

"ATR/BPN siap untuk mendukung segala kebijakan Presiden Joko Widodo dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, ekonomi yang hijau, termasuk bagaimana kita mempersiapkan regulasi-regulasi instrumen untuk carbon trading," jelas Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono.

Dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024,  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan penanaman serentak 100 ribu pohon. Dialokasikan di 479 Kantor Pertanahan di seluruh Tanah Air.

Menurut Menteri ATR/BPN, selain memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kegiatan ini menjadi komitmen akselerasi penurunan emisi karbon.

"Kementerian ATR/BPN sebagai salah satu elemen penting dari pemerintah turut menghadirkan solusi dalam semangat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kami lakukan secara serentak penanaman 100 ribu pohon di seluruh Indonesia, dan ini mudah-mudahan bisa berkontribusi pada lingkungan hidup kita," jelas Agus Harimurti Yudhoyono dalam acara penanaman pohon di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu.

Ia menambahkan penanaman pohon ini akan menjadi sebuah budaya dari lembaga yang dipimpinnya. Dengan harapan membawa manfaat kepada lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah perekonomian kepada masyarakat sekitar. Yaitu dengan memanfaatkan lahan kosong supaya lebih produktif.

Selain itu, komitmen mendukung segala kebijakan pemerintah dalam upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berorientasi terhadap lingkungan. Seperti mempersiapkan regulasi soal perdagangan karbon (carbon trading).

Untuk pohon, Agus Harimurti Yudhoyono menyatakan pilihan jatuh kepada mahoni. Pasalnya, lahan yang dipenuhi pohon ini mampu menyerap karbon dalam jumlah besar. Sehingga selaras visi nol emisi karbon (Net Zero Emission/NZE) yang diharapkan terwujud pada 2050.

Kemudian pilihan lainnya adalah pohon buah yang memberikan manfaat ekonomi pula.

Jumlah pohon yang ditanam di masing-masing daerah sebanyak 200 pohon. Di Kabupaten Bekasi, terdapat dua jenis pohon yang ditanam di atas tanah kosong seluas 1 hektare, yaitu 180 bibit pohon mahoni, dan 20 bibit pohon buah dengan tinggi bibit 50 cm.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketika Barang Kecil Terasa Mewah: Membaca Paradoks Biaya Hidup Indonesia

Ketika Barang Kecil Terasa Mewah: Membaca Paradoks Biaya Hidup Indonesia

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Bantu Ekonomi Negara, Tapi Hilirisasi Industri Agro Masih Minim

Bantu Ekonomi Negara, Tapi Hilirisasi Industri Agro Masih Minim

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:42 WIB

Purbaya Bakal Lebih Aktif Tagih Pajak, Tapi Janji Tak Ada Kenaikan

Purbaya Bakal Lebih Aktif Tagih Pajak, Tapi Janji Tak Ada Kenaikan

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:35 WIB

Sensus Ekonomi 2026 dan Dilema Menilai Kemiskinan dari Kepemilikan Aset

Sensus Ekonomi 2026 dan Dilema Menilai Kemiskinan dari Kepemilikan Aset

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Kebijakan dan Investasi, Data Akurat Cegah Salah Ambil Keputusan

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Kebijakan dan Investasi, Data Akurat Cegah Salah Ambil Keputusan

Bisnis | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:28 WIB

Shepreneur Learning Series Bekali Perempuan Wirausaha Soal Keamanan Data

Shepreneur Learning Series Bekali Perempuan Wirausaha Soal Keamanan Data

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 05:50 WIB

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:10 WIB

Pembukaan MPLS, Orang Tua Siswa Terharu Anaknya Masuk Sekolah Rakyat

Pembukaan MPLS, Orang Tua Siswa Terharu Anaknya Masuk Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:19 WIB

Petani Tembakau Ingatkan Pemerintah akan Ada 'Tsunami Ekonomi'

Petani Tembakau Ingatkan Pemerintah akan Ada 'Tsunami Ekonomi'

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:18 WIB

Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:07 WIB

Terkini

26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat

26 Ribu Pekerja Baru di Jawa Timur: Pengangguran Menyusut, Sektor Pertanian Jadi Penyelamat

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas

Kejati Lampung Pulihkan Rp1,14 Triliun Uang Negara, Ada Tumpukan Dolar dan Emas

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu

Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!

Besaran Dana PIP 2026 untuk Siswa SD, SMP, dan SMA, Ada yang Dapat Rp1,8 Juta!

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:11 WIB

92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?

92 Ribu Warga Jatim Lepas dari Kemiskinan, Apa Rahasianya?

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026

Strategi Mitsubishi Fuso Jamin Operasional Truk Tanpa Henti di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:08 WIB

Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG

Dari Hobi Saat Pandemi, Raditya Dika Kini Jadi Duta Marvel Hero Rush TCG

Entertainment | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks

Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:01 WIB

5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam

5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya

Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya

Video | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:00 WIB

×