Pembukaan MPLS, Orang Tua Siswa Terharu Anaknya Masuk Sekolah Rakyat

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:19 WIB
Pembukaan MPLS, Orang Tua Siswa Terharu Anaknya Masuk Sekolah Rakyat
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono pada Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dan Siswa (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Jumat (31/7/2026). (Dok: Kemensos)

Suara.com - Tri Murniyati tak sanggup menahan air matanya, bukan karena sedih, melainkan perasaan bahagia dan bersyukur anaknya, Muhammad Daud masuk Sekolah Rakyat.

Dengan suara bergetar, Tri mengungkapkan berkat adanya Sekolah Rakyat, kini anaknya kembali mempunyai harapan untuk menggapai cita-citanya.

"Kagem (kepada) bapak Presiden, matur nuwun sanget, terima kasih banyak sudah menyediakan gedung (Sekolah Rakyat), untuk pendidikan anak-anak kami yang kurang mampu, kami bisa meraih cita-cita melalui anak-anak kami," kata Tri.

Hal tersebut disampaikan saat berdialog dengan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono pada Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dan Siswa (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Jum'at (31/7/2026).

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono pada Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dan Siswa (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Jumat (31/7/2026).(Dok: Kemensos)
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono saat berdialog dengan siswa dalam MPLS  tahun ajaran 2026/2027 di Sekolah Rakyat Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Jumat (31/7/2026).(Dok: Kemensos)

Tri adalah seorang wanita tangguh, orang tua tunggal dengan tanggungan 5 orang anggota keluarga. Sehari-hari dia bekerja sebagai buruh tani, penghasilannya perbulan tidak besar, hanya berkisar Rp700 ribu.

Dengan penghasilan tersebut, Tri kesulitan untuk membiayai sekolah anak-anaknya, namun Sekolah Rakyat hadir sebagai jawaban. Kini salah seorang anaknya dapat melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat.

"Karena anak-anak saya ingin sekali maju, ingin sekali menjadi anak-anak yang membanggakan orang tua. Buat saya, ini adalah kesempatan untuk kami bisa mendidik anak-anak menjadi lebih baik lagi," ujarnya sambil meneteskan air mata.

Rasa syukur dan bahagia tidak hanya dirasakan Tri Murniyati, namun juga oleh para orang tua siswa Sekolah Rakyat lainnya, seperti Turmudi yang merupakan orang tua dari Syekh Mufti.

Turmudi bekerja sebagai buruh tani, penghasilannya tak menentu, terkadang hanya dapat Rp50 ribu per hari ketika ada lahan yang sedang digarap. Baginya, Sekolah Rakyat sangat membantu meringankan ekonomi keluarga, karena anak pertamanya bisa melanjutkan pendidikan secara gratis dan berkualitas.

baca juga

"Terima kasih Bapak Presiden Prabowo, saya merasa senang, saya rakyat kecil, dibantu sama Bapak Presiden Prabowo, semoga lancar dan anak-anak saya jadi pintar," kata Turmudi haru.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyampaikan program Sekolah Rakyat adalah gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk memutus transmisi kemiskinan antargenerasi melalui penyediaan akses pendidikan.

"Maka negara kemudian menjemput, menjemput anak-anak dari Bapak dan Ibu ke rumah-rumah untuk disekolahkan di Sekolah Rakyat," kata Agus Jabo.

Keluarga Ibu Tri dan Bapak Turmudi adalah dua dari banyaknya keluarga yang kesulitan untuk menyekolahkan anak-anaknya.

"Ada 4,1 juta anak Indonesia yang belum sekolah, tidak sekolah, dan putus sekolah karena faktor ekonomi," ujarnya.

Lebih lanjut, Agus Jabo menambahkan Gedung Sekolah Rakyat permanen sebelumnya ditargetkan mampu menampung seribu siswa. Target tersebut ditambah menjadi dua ribu siswa, mengingat banyaknya anak yang membutuhkan layanan Sekolah Rakyat.

"Pak Presiden kemarin perintahnya adalah setiap sekolah harus bisa menampung seribu siswa. Sekarang ini kita diperintahkan satu sekolah harus bisa menampung minimal dua ribu siswa, karena saking banyaknya anak-anak kita yang tidak sekolah," pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein, Wakil Bupati Temanggung Nadia Muna, Kadinsos Provinsi Jawa Tengah Imam Maskur, Jajaran Forkopimda Kabupaten Wonosobo, dan pejabat terkait lainnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Ipul Buka MPLS Sekolah Rakyat Gelombang Kedua Serentak di 65 Titik

Gus Ipul Buka MPLS Sekolah Rakyat Gelombang Kedua Serentak di 65 Titik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:03 WIB

Kemensos-BRIN Sepakat Kerja Sama Riset Sekolah Rakyat dan Program Pemberdayaan

Kemensos-BRIN Sepakat Kerja Sama Riset Sekolah Rakyat dan Program Pemberdayaan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:52 WIB

Lahan Sekolah Rakyat Kabupaten Landak Memenuhi Syarat, Pembangunan Ditargetkan Oktober

Lahan Sekolah Rakyat Kabupaten Landak Memenuhi Syarat, Pembangunan Ditargetkan Oktober

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:42 WIB

Wamensos Agus Jabo: Pembangunan Sekolah Rakyat Muna Barat akan Diproses, Bisa Tampung 2 Ribu Siswa

Wamensos Agus Jabo: Pembangunan Sekolah Rakyat Muna Barat akan Diproses, Bisa Tampung 2 Ribu Siswa

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:39 WIB

Sinergi Kemensos & Kemendukbangga/BKKBN Bakal Hadirkan Layanan Penguatan Mental Murid Sekolah Rakyat

Sinergi Kemensos & Kemendukbangga/BKKBN Bakal Hadirkan Layanan Penguatan Mental Murid Sekolah Rakyat

News | Senin, 27 Juli 2026 | 16:23 WIB

Siswa Sekolah Rakyat Semarakkan Ajang Jember Fashion Carnaval 2026

Siswa Sekolah Rakyat Semarakkan Ajang Jember Fashion Carnaval 2026

News | Senin, 27 Juli 2026 | 08:29 WIB

Terkini

Pakar Beberkan Rahasia Merek Bertahan Puluhan Tahun di Tengah Persaingan Ketat

Pakar Beberkan Rahasia Merek Bertahan Puluhan Tahun di Tengah Persaingan Ketat

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:09 WIB

Streamlining BUMN Asuransi Digeber, IFG Mulai Susun Dasar Hukum Pemecahan Perusahaan

Streamlining BUMN Asuransi Digeber, IFG Mulai Susun Dasar Hukum Pemecahan Perusahaan

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:08 WIB

Nekat Tampil Usai Cedera, Pebalap Muda Indonesia Siap 'Siksa' Honda NSF250R di Sirkuit Sepang

Nekat Tampil Usai Cedera, Pebalap Muda Indonesia Siap 'Siksa' Honda NSF250R di Sirkuit Sepang

Sport | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:06 WIB

Jejak Digital Diburu, Polisi Analisis Chat Terakhir Sutrimo Sebelum Tewas

Jejak Digital Diburu, Polisi Analisis Chat Terakhir Sutrimo Sebelum Tewas

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:05 WIB

4 Shio yang Paling Beruntung pada 1 Agustus 2026, Hoki Diprediksi Meningkat

4 Shio yang Paling Beruntung pada 1 Agustus 2026, Hoki Diprediksi Meningkat

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:05 WIB

Petaka Keluarga Inugami: Kisah Perebutan Warisan yang Mengungkap Rahasia Gelap

Petaka Keluarga Inugami: Kisah Perebutan Warisan yang Mengungkap Rahasia Gelap

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 19:00 WIB

CIMB Niaga Manjakan Nasabah, Gelar Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia 2026

CIMB Niaga Manjakan Nasabah, Gelar Konser Kejar Mimpi untuk Indonesia 2026

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:59 WIB

Pemerintah Jamin Tak Bakal 'Ngakalin' Putusan MK soal Anggaran MBG

Pemerintah Jamin Tak Bakal 'Ngakalin' Putusan MK soal Anggaran MBG

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:58 WIB

Staf Diduga Bocorkan Informasi Perkara, KPK Gandeng Polri untuk Penanganan

Staf Diduga Bocorkan Informasi Perkara, KPK Gandeng Polri untuk Penanganan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:57 WIB

Ribuan Pendekar PSHT Kepung Mapolrestabes Surabaya, Desak Polisi Tuntaskan Pembacokan Petugas Valet

Ribuan Pendekar PSHT Kepung Mapolrestabes Surabaya, Desak Polisi Tuntaskan Pembacokan Petugas Valet

Jatim | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:55 WIB

×