150 Bibit Bakau Jadi Bukti Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Mamala

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 06 Juni 2024 | 12:35 WIB
150 Bibit Bakau Jadi Bukti Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Mamala
Komunitas peduli lingkungan bersama masyarakat berkolaborasi menanam mangrove di negeri Mamala, Maluku [ANTARA/HO-Penjaga Laut]

Suara.com - Mamala, sebuah negeri atau desa di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah,  Pulau Ambon, Provinsi Maluku, menjadi lokasi penanaman pohon dalam kegiatan memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi,  Komunitas aksi peduli lingkungan Penjaga Laut bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) setempat, serta masyarakat Desa Mamala dan Morela menggelar acara ini.

Bertujuan untuk membangkitkan semangat dan kesadaran dalam menjaga dan merawat lingkungan.

"Ada 150 bibit mangrove kami di pesisir Mamala, Maluku," jelas Suci Muhairan Eddy, Koordinator Penjaga Laut, di Ambon, pada Kamis (6/6/2024).

"Antusiasme juga ditunjukkan sukarelawan yang lainnya. Yaitu dari kampus Universitas Pattimura, mahasiswa kampus Merdeka dan Komunitas Jala Ina," lanjutnya.

Dipaparkan Koordinator Penjaga Laut bahwa hutan mangrove adalah sekumpulan pepohonan yang tumbuh di area sekitar garis pantai. Dipengaruhi pasang-surut laut, berada di tempat yang mengalami akumulasi bahan organik dan pelumpuran.

"Penanaman mangrove dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan bibit mangrove sehingga kelak menjadi hutan mangrove," kata Suci Muhairan Eddy.

Penanaman mangrove ini diharapkan bisa menciptakan kesadaran yang lebih besar di kalangan masyarakat mengenai pentingnya menjaga dan merawat lingkungan pesisir, utamanya bagi generasi muda.

"Sebagai anak muda, di masa depan kita sendiri yang akan kesulitan jika tidak menanam dari sekarang. Penanaman mangrove ini salah satu upaya agar wilayah pesisir tetap lestari dan mangrove bisa memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir," lanjutnya.

baca juga

Senada pendapat Rifai Malawat, salah satu anggota kelompok pemuda Pausela Mamala.

Ia turut bergabung dalam kegiatan kolaborasi ini, menyambut baik kegiatan penanaman mangrove di tanah mereka.

Di tengah gempuran krisis iklim seperti saat ini, gerakan anak muda yang turun langsung menjaga lingkungan adalah penting.

"Apalagi semakin hari, abrasi semakin mengkhawatirkan. Menanam mangrove adalah upaya penyelamatan yang bisa kami lakukan saat ini. Semoga semakin banyak yang menanam mangrove di wilayah pesisir untuk kelangsungan hidup masyarakat kepulauan di masa depan," kata Rifai Malawat.

Disebutkannya hutan bakau sebagai ekosistem bersifat khas karena adanya aktivitas daur penggenangan pasang surut air laut. Pepohonan ini mampu bertahan hidup dikarenakan proses evolusi serta adaptasi yang telah dilewati tumbuhan mangrove.

"Hutan mangrove memiliki fungsi yang besar bagi lingkungan hidup kita. Sebagai tumbuhan yang mampu menahan arus air laut yang mengikis daratan pantai, juga memiliki fungsi sebagai penyerap gas karbondioksida (CO2) dan penghasil oksigen. Selain itu tempat hidup berbagai macam biota laut seperti ikan-ikan kecil untuk berlindung dan mencari makan," tutupnya.

Sebagai catatan, pohon bakau juga memiliki ekonomis dari kayu dan pepohonan dan makhluk hidup yang ada di dalamnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal TRIPTIS: Ruang 'Haha-Hihi' Buat Dewasa Muda yang Mulai Kehilangan Teman Nongkrong

Mengenal TRIPTIS: Ruang 'Haha-Hihi' Buat Dewasa Muda yang Mulai Kehilangan Teman Nongkrong

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 17:06 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Jelajah Keindahan Danau Toba Lewat Bentang Cerita Repsol Ride Story

Jelajah Keindahan Danau Toba Lewat Bentang Cerita Repsol Ride Story

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 12:25 WIB

Komunitas Motor Meriahkan Road to MotoGP Mandalika 2026, Touring 100 Rider Siap Digelar

Komunitas Motor Meriahkan Road to MotoGP Mandalika 2026, Touring 100 Rider Siap Digelar

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 16:15 WIB

Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan

Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:35 WIB

Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women

Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:48 WIB

Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club

Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:52 WIB

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Membaca, Memahami, dan Merefleksi: Seni Menjaga Fokus di Tengah Serbuan Gawai

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:05 WIB

Dari Media hingga Gerakan Lingkungan, Ini Cerita 4 Kreator di Gen Z Impact Fest 2026

Dari Media hingga Gerakan Lingkungan, Ini Cerita 4 Kreator di Gen Z Impact Fest 2026

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:53 WIB

Ketika Layar Dimatikan, Persahabatan Baru Dimulai: Inspirasi dari Komunitas Lets AFK

Ketika Layar Dimatikan, Persahabatan Baru Dimulai: Inspirasi dari Komunitas Lets AFK

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 16:33 WIB

Terkini

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 10:11 WIB

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:06 WIB

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal

Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal

Banten | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia

Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

7 Cara Ampuh Menghilangkan Bau di Toilet agar Tetap Bersih dan Wangi

7 Cara Ampuh Menghilangkan Bau di Toilet agar Tetap Bersih dan Wangi

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 09:59 WIB

Konflik Keluarga Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Cianjur Ludes

Konflik Keluarga Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Cianjur Ludes

Jabar | Rabu, 30 September 2026 | 09:57 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.595.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.595.000/Gram

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:56 WIB

Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot

Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot

Malang | Rabu, 30 September 2026 | 09:52 WIB

Pengaturan Bunga Pindar Dinilai Pakar Tak Otomatis Bisa Disebut Kartel

Pengaturan Bunga Pindar Dinilai Pakar Tak Otomatis Bisa Disebut Kartel

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:52 WIB

×