100 Ribu Pohon Ditanam Kementerian ATR/BPN, Berikan Nilai Tambah Ekonomi

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 05 Juni 2024 | 11:40 WIB
100 Ribu Pohon Ditanam Kementerian ATR/BPN, Berikan Nilai Tambah Ekonomi
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dipimpin oleh Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan penanaman 100 ribu pohon serentak di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (5/6/2024) [ANTARA/Muzdaffar Fauzan].

Suara.com - Hari Lingkungan Hidup Sedunia jatuh pada Rabu (5/6/2024) dan diperingati di berbagai penjuru dunia. Mulai masyarakat luas, kelembagaan, institusi, serta negara.

Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi,  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) juga memperingati momentum global ini.

"ATR/BPN siap untuk mendukung segala kebijakan Presiden Joko Widodo dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, ekonomi yang hijau, termasuk bagaimana kita mempersiapkan regulasi-regulasi instrumen untuk carbon trading," jelas Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono.

Dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024,  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melakukan penanaman serentak 100 ribu pohon. Dialokasikan di 479 Kantor Pertanahan di seluruh Tanah Air.

Menurut Menteri ATR/BPN, selain memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kegiatan ini menjadi komitmen akselerasi penurunan emisi karbon.

"Kementerian ATR/BPN sebagai salah satu elemen penting dari pemerintah turut menghadirkan solusi dalam semangat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kami lakukan secara serentak penanaman 100 ribu pohon di seluruh Indonesia, dan ini mudah-mudahan bisa berkontribusi pada lingkungan hidup kita," jelas Agus Harimurti Yudhoyono dalam acara penanaman pohon di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu.

Ia menambahkan penanaman pohon ini akan menjadi sebuah budaya dari lembaga yang dipimpinnya. Dengan harapan membawa manfaat kepada lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah perekonomian kepada masyarakat sekitar. Yaitu dengan memanfaatkan lahan kosong supaya lebih produktif.

Selain itu, komitmen mendukung segala kebijakan pemerintah dalam upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berorientasi terhadap lingkungan. Seperti mempersiapkan regulasi soal perdagangan karbon (carbon trading).

Untuk pohon, Agus Harimurti Yudhoyono menyatakan pilihan jatuh kepada mahoni. Pasalnya, lahan yang dipenuhi pohon ini mampu menyerap karbon dalam jumlah besar. Sehingga selaras visi nol emisi karbon (Net Zero Emission/NZE) yang diharapkan terwujud pada 2050.

Kemudian pilihan lainnya adalah pohon buah yang memberikan manfaat ekonomi pula.

Jumlah pohon yang ditanam di masing-masing daerah sebanyak 200 pohon. Di Kabupaten Bekasi, terdapat dua jenis pohon yang ditanam di atas tanah kosong seluas 1 hektare, yaitu 180 bibit pohon mahoni, dan 20 bibit pohon buah dengan tinggi bibit 50 cm.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelas Menengah RI Terus Merosot Setelah Pandemi, Kesempatan Kerja Makin Sedikit

Kelas Menengah RI Terus Merosot Setelah Pandemi, Kesempatan Kerja Makin Sedikit

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:05 WIB

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

Ekonomi Gelap Menggurita di Indonesia, Sektor Legal dan Pajak Terancam Makin Tertekan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:16 WIB

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Lebihi 5,5% di Q3-Q4 2026

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Lebihi 5,5% di Q3-Q4 2026

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 16:17 WIB

Aliansi Ekonom Soroti Kebijakan Pemerintah: Seperti Nobita, Ingin Serba Cepat

Aliansi Ekonom Soroti Kebijakan Pemerintah: Seperti Nobita, Ingin Serba Cepat

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:47 WIB

Indonesia Dinilai Salah Arah, Data Statistik Dibuat Terlalu Indah dan Tak Sesuai Realita

Indonesia Dinilai Salah Arah, Data Statistik Dibuat Terlalu Indah dan Tak Sesuai Realita

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:25 WIB

Listrik KEK Sei Mangkei Tembus 74 MW, Energi Hijau Baru Penuhi 10 Persen

Listrik KEK Sei Mangkei Tembus 74 MW, Energi Hijau Baru Penuhi 10 Persen

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 11:22 WIB

Iran Patok Syarat Tinggi untuk Buka Kembali Negosiasi dengan Amerika Serikat, Apa Saja?

Iran Patok Syarat Tinggi untuk Buka Kembali Negosiasi dengan Amerika Serikat, Apa Saja?

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:05 WIB

Kondisi Global Masih Suram, Bos BI Yakin Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,95,7 Persen

Kondisi Global Masih Suram, Bos BI Yakin Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,95,7 Persen

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 08:41 WIB

Perkuat Inklusi Keuangan, bank bjb Raih Anugerah Inovasi Pengembangan Ekonomi dan UMKM

Perkuat Inklusi Keuangan, bank bjb Raih Anugerah Inovasi Pengembangan Ekonomi dan UMKM

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:28 WIB

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:08 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×