Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Demi Selamat dari Pandemi, Dirut Pos Indonesia Ubah Mindset Perusahaan dari Birokratik ke Entrepreneurial

Iwan Supriyatna | Kevino Dwi Velrahga | Suara.com

Kamis, 13 Juni 2024 | 05:24 WIB
Demi Selamat dari Pandemi, Dirut Pos Indonesia Ubah Mindset Perusahaan dari Birokratik ke Entrepreneurial
Direktur Utama Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi, telah menyelesaikan buku pertamanya yang bertajuk Thriving on Turbulence: Agile Leadership untuk Sukses Melewati Disrupsi.

Suara.com - Direktur Utama Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi, telah menyelesaikan buku pertamanya yang bertajuk Thriving on Turbulence: Agile Leadership untuk Sukses Melewati Disrupsi.

Buku ini berisikan kisah kepemimpinannya dalam menahkodai Pos Indonesia melewati krisis internal dan badai pandemi Covid-19

Faizal menjelaskan bahwa adanya perubahan mindset dari birokratis ke entrepreneurial merupakan kunci penting yang menyelamatkan perusahaannya.

“Dengan SDM yang punya mindset entrepreneurial, artinya mereka punya mental berdagang dan berjualan. Ini skill penting untuk menambah revenue dan menyelamatkan Perusahaan. Makanya saya dorong terus mereka,” ucap Faizal dalam acara bedah buku di Pos Bloc, Jakarta, Rabu (12/6/2024).

Dalam bukunya, perubahan mindset ini masuk ke dalam aspek agile culture. Hal itu adalah nilai-nilai mendalam yang menjadi panduan karyawan dan seluruh elemen Pos Indonesia, untuk berpikir, bertindak dan mengambil keputusan.

“Normalnya, pembangunan budaya perusahaan (culture) membutuhkan waktu yang lama. Tapi di saat krisis ini butuh percepatan, butuh sebuah transformasi,” ujar pria kelahiran Lumajang itu.

Untuk mentransformasi budaya perusahaan Faizal melakukan beberapa gebrakan, yaitu: mengembalikan budaya disiplin dan mengubah mindset SDM Pos Indonesia yang sebelumnya birokratis ke entrepreneurial.

Pertama, Faizal melihat bahwa akar masalah anjloknya performansi perusahaan adalah lunturnya kultur disiplin. Perusahaan abai terhadap indikator-indikator keberhasilan pengiriman, tidak rajin dalam melakukan pengecekan, dan berujung kekecewaan konsumen.

“Disiplin sebenarnya adalah budaya yang seharusnya melekat dalam tubuh Pos Indonesia. Sebab, perusahaan ini diharuskan bergerak sesuai SOP. Menjalankan SOP butuh disiplin tinggi,” terangnya.

Selanjutnya, dalam transformasi budaya perusahaan, ia melangkah ke tahap yang lebih tinggi: mengubah mindset dari birokratis ke entrepreneur. Perusahaan pelat merah memang terkenal punya kultur birokratis administratif yang kental, ini yang ia ingin rubah.

“Semua keputusan dilakukan terpusat dan berjenjang. Mindset ini tidak fit-in dengan situasi pasar yang selalu berubah cepat. Apalagi kita sedang menghadapi krisis,” tambah Faizal.

Krisis yang dialami Pos Indonesia masa itu sejatinya tak hanya karena pandemi Covid 19, dari sisi internal, Pos Indonesia sendiri pun diterpa krisis. Mulai dari sektor keuangan, bisnis, maupun operasional.

Dalam acara bedah buku, hadir pula Pakar Bisnis dan Marketing Yuswohady sebagai pembahas buku. Ia berkata bahwa buku ini merupakan buku pertama di Indonesia yang bercerita tentang bagaimana seorang leader memimpin perusahaan di era ambiguitas, yaitu era di mana kita tidak tahu kondisi besok akan seperti apa, di mana semuanya penuh ketidakpastian.

“Buku ini bisa sangat berkontribusi pada dunia manajemen karena dalam buku dibahas bagaimana memimpin dalam kondisi ambigu. Era ambiguity, era di mana enggak tahu besok akan seperti apa,” terang Yuswohady.

Yuswohady menyebut dalam era tersebut perencanaan strategi perusahaan yang sebelumnya telah disusun sudah tidak relevan lagi. Maka, pemimpin tidak perlu banyak berstrategi, tapi harus mulai mengambil tindakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pos Indonesia dan Treetan Nusantara Network Garap Layanan Umrah dan Wisata Halal

Pos Indonesia dan Treetan Nusantara Network Garap Layanan Umrah dan Wisata Halal

Bisnis | Jum'at, 07 Juni 2024 | 06:04 WIB

Pos Indonesia Angkut Barang ASN hingga Kementerian/Lembaga ke IKN

Pos Indonesia Angkut Barang ASN hingga Kementerian/Lembaga ke IKN

Bisnis | Senin, 03 Juni 2024 | 09:52 WIB

Asuransi Jasindo Gandeng Pos Indonesia Tingkatkan Layanan AUTP dan AUTS

Asuransi Jasindo Gandeng Pos Indonesia Tingkatkan Layanan AUTP dan AUTS

Bisnis | Rabu, 29 Mei 2024 | 13:43 WIB

Terkini

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 21:40 WIB

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 20:05 WIB

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:38 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:58 WIB

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:41 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB