Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.714

Dari Kegiatan Ngokang, Nelayan Desa Tanjung Palas Dumai Budidaya Perikanan SIMORIKA

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 15 Juni 2024 | 13:25 WIB
Dari Kegiatan Ngokang, Nelayan Desa Tanjung Palas Dumai Budidaya Perikanan SIMORIKA
Kolam ikan lele Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Palas Jaya, Dumai, Riau dalam program Dumai Minapolitan binaan PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) [ANTARA/HO-KPI].

Suara.com - Nelayan Desa Tanjung Palas Kecamatan Dumai Timur Kota Dumai, Riau, beralih profesi menjadi pembudidaya perikanan berkelanjutan. PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) merancang Program Dumai Minapolitan membantu langkah ini, lewat program yang diperuntukkan bagi warga nelayan kehilangan pekerjaan akibat pelarangan kegiatan "ngokang".

Ngokang sendiri adalah aktivitas warga nelayan yang menggunakan perahu kecil untuk menjajakan dagangannya ke kapal-kapal besar. Kegiatan ini dinilai berbahaya dan mengganggu alur pelayaran di Selat Malaka.

Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi, Edward Manaor Siahaan, Manajer CSR & SMEPP Management PT KPI menyatakan bahwa tekanan untuk segera beralih mata pencaharian para nelayan ngokang itu menguat saat pandemi COVID-19. Aktivitas perekonomian yang lumpuh akibat pembatasan sosial berdampak langsung pada usaha ngokang.

Para nelayan ini sempat nekat melakukan budidaya ikan lele tanpa modal dan pengetahuan. Namun hasilnya kurang memuaskan dan sebagian besar ikan mati. Kemudian mereka membentuk Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Palas Jaya dengan anggota 16 orang dan mengajukan bantuan ke PT Kilang Pertamina Internasional Unit II Dumai agar usahanya semakin maju.

“Banyak nelayan yang sudah lansia sementara 47 persen pelaku ngokang lulusan SD. Keterbatasan SDM dan pilihan pekerjaan terpaksa ngokang, dengan risiko pekerjaan tinggi, kohesivitas sosial rendah. Maka digagas program Dumai Minapolitan untuk membantu mereka beralih profesi dengan penyediaan sentra perikanan melalui inovasi,” jelas Edward Manaor Siahaan.

Pokdakan Palas Jaya menggunakan dana bantuan Pertamina itu untuk membangun 12 kolam berukuran 2 m x 2,5 m dengan memanfaatkan lahan kosong. Bantuan juga dibelikan bibit lele dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Dumai sebanyak 12 ribu ekor, sumur bor sebagai sumber air bersih, instalasi listrik, pompa untuk sirkulasi kolam, dan lain-lain.

Pengembangan program dilakukan pada 2021 dengan penambahan 12 kolam baru sehingga Pokdakan Palas Jaya memiliki 24 kolam. Kemudian p 2022, KPI Unit Dumai mengucurkan bantuan lebih besar. Dalam tahun implementasi program ini, sudah ada 50 kolam pengembangan kawasan budidaya perikanan.

Penguatan kapasitas kelompok terus dilakukan pada 2023. Peruntukan kolam lele diatur agar hasilnya maksimal. Sebagian besar untuk pembesaran ikan lele dan 12 kolam dijadikan sebagai lokasi pembibitan.

KPI Unit Dumai juga melatih mitra binaannya untuk mengolah limbah yang mereka hasilkan. Limbah diolah kembali menjadi pakan konsentrat yang bisa diputar kembali untuk budi daya perikanan, serta pupuk organik yang dapat menyuburkan tanaman.

Untuk mencegah kegagalan panen, KPI Unit Dumai pada akhir 2023 memperkenalkan Smart and Precision Aquaculture pada Pokdakan Palas Jaya melalui Sistem Monitoring Kualitas Air (SIMORIKA) berbasis panel surya.

“Dengan adanya sistem ini, pembudidaya dapat mengurangi kegagalan panen karena penurunan kualitas air dapat dideteksi lebih dini serta dimitigasi. Selain itu bisa mengurangi pencemaran air yang berdampak buruk bagi lingkungan akibat ikan yang mati,” jelas Agustiawan, Area Manager Communication, Relations, & CSR PT KPI Unit Dumai.

Program SIMORIKA ini sejalan dengan implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) dan SDGs pada program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan PT KPI. Selain beradaptasi menghadapi era revolusi industri 4.0, adanya fenomena perubahan iklim menjadikan Pertamina harus terus berinovasi dalam menjalankan program TJSL.

“Melalui SIMORIKA ini, Pertamina berupaya untuk meningkatkan pengetahuan kelompok binaan dalam menerapkan teknik budidaya modern yang ramah lingkungan. Serta menurunkan tingkat kegagalan panen akibat perubahan iklim,” tandas Agustiawan.

Dengan penambahan kolam, kemampuan memijahkan ikan, memproduksi pakan, membuat makanan olahan, penanganan limbah, dan penerapan teknologi pintar maka program Dumai Minapolitan pada 2024 sudah memasuki tahapan pemantapan program.

“Saat ini, 50 orang nelayan ngokang sudah alih profesi. Di kelompok ada pengembangan sentra benih ikan, dan replikasi budidaya ikan di tempat lain. Selain itu, dari sisi inovasi program ini memiliki paten spiral alat sortir lele,” ungkap Agustiawan.

Ramli, salah satu anggota Pokdakan Palas Jaya, menegaskan kelompok sudah siap apabila dalam waktu dekat akan memasuki exit program dan Pertamina tidak memberikan bantuan langsung.

“Namun, kami berharap terus dibimbing agar usaha ini berlanjut. Yang paling utama adalah kami dapat beraktivitas mencari nafkah lebih aman, minim risiko jika dibandingkan melaut dari sore hingga malam di Selat Malaka,” kata Ramli menyampaikan harapannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pendangkalan Sungai Hambat Aktivitas Nelayan di Padang

Pendangkalan Sungai Hambat Aktivitas Nelayan di Padang

Foto | Selasa, 16 Juni 2026 | 09:00 WIB

Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun

Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:19 WIB

Nyawa Lebih Murah dari Harga Ikan? Kisah Pahit Awak Kapal di Balik Perjuangan Ratifikasi ILO K-188

Nyawa Lebih Murah dari Harga Ikan? Kisah Pahit Awak Kapal di Balik Perjuangan Ratifikasi ILO K-188

Liks | Senin, 08 Juni 2026 | 10:26 WIB

Musim Tuna Tiba, Nelayan Sendang Biru Kebanjiran Tangkapan

Musim Tuna Tiba, Nelayan Sendang Biru Kebanjiran Tangkapan

Foto | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 20:42 WIB

Buku "Angin Timor Laut": Suara Perit Nelayan yang Tidak Didengar

Buku "Angin Timor Laut": Suara Perit Nelayan yang Tidak Didengar

Your Say | Minggu, 24 Mei 2026 | 07:25 WIB

Prabowo: Nelayan Sulit Dapat Es Batu Apalagi Solar, Kami Buatkan SPBU Khusus Mereka

Prabowo: Nelayan Sulit Dapat Es Batu Apalagi Solar, Kami Buatkan SPBU Khusus Mereka

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:30 WIB

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:31 WIB

Gus Lilur Serukan Tritura Nelayan, Desak Prabowo Bentuk Satgas Khusus Berantas Penyelundupan BBL

Gus Lilur Serukan Tritura Nelayan, Desak Prabowo Bentuk Satgas Khusus Berantas Penyelundupan BBL

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Terkini

Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa

Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:06 WIB

Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar

Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:00 WIB

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:59 WIB

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:38 WIB

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:25 WIB

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:56 WIB

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:36 WIB

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:17 WIB

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:00 WIB

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2026 | 08:32 WIB