Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Hidupkan Pesan Kiai Dahlan, Ini Cara Muhammadiyah Kumpulkan Aset Lebih dari Rp400 T

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 19 Juni 2024 | 18:08 WIB
Hidupkan Pesan Kiai Dahlan, Ini Cara Muhammadiyah Kumpulkan Aset Lebih dari Rp400 T
Arsip-Umat Islam Muhammadiyah melaksanakan Shalat Tarawih pertama di Masjid Raya Uswatun Hasanah, Jakarta, Minggu (10/3/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Perkiraan mengenai berapa total aset dan kekayaan Muhammadiyah viral setelah organisasi Islam tersebut menarik Rp13 triliun dana mereka dari Bank Syariah Indonesia (BSI).

Penarikan itu tentu mencuri perhatian masyarakat karena nilainya sangat besar. Namun, juga mengundang decak kagum karena kekayaan itu tidak diatasnamakan pribadi, tetapi dana umat yang dikelola oleh organisasi Muhammadiyah. 

Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PP Muhammadiyah pernah merilis terkait aset yang dimiliki persyarikatan tersebut. Tercatat, Muhammadiyah memiliki amal usaha pendidikan jumlahnya 3.370 TK, 2.901 SD/MI, 1.761 SMP/MTs, 941 SMA/MA?SMK, lalu 67 pondok pesantren serta 167 perguruan tinggi.

Amal usaha kesehatan memiliki sebanyak 47 rumah sakit, 217 poliklinik, 82 klinik bersalin. Lalu Amal usaha ekonomi ada 1 bank syariah saham Muhammadiyah sebesar 2,5 persen, 26 BPR/BPRS, 275 BMT/BTM, 1 induk koperasi BTM, 81 koperasi syariah serta 22 minimarket dan 5 kedai pesisir.

Kemudian amal usaha pelayanan sosial memiliki lebih dari 400 panti asuhan, rumah singgah. Seluruh aset Muhammadiyah bila ditaksir kini mencapai Rp400 triliun. Itu belum ditambah kekayaan kas yang dimiliki amal usaha yang tersimpan di bank yang jumlahnya bisa melebihi Rp1000 triliun.

Kenapa Muhammadiyah Tarik Dana dari BSI (Pinterest)
Kenapa Muhammadiyah Tarik Dana dari BSI (Pinterest)

Sementara itu, dikutip dari pwmu.co, Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof Dr Abdul Munir Mulkhan punya pandangan yang lebih serius mengenai aset Muhammadiyah tersebut.

Menurutnya, semua pembangunan aset itu mewujud dari warisan semangat hidup KH Ahmad Dahlan yang dipegang warga Muhammadiyah. Menurut dia, pesan Kiai Dahlan yang sangat populer dan sering diucapkan orang Muhammadiyah adalah hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah.

Pesan ini tumbuh menjadi tradisi gerakan sebagai kekuatan utama perkembangan organisasi dan pembangunan amal usaha pendidikan, kesehatan dan pelayanan sosial. Amal usaha ini dibangun dari praktik kedermawanan dan inovasi kreatif umat.

Muhammadiyah Tarik Dana dari BSI

Seperti diketahui sebelumnya, Muhammadiyah mencuri perhatian setelah memutuskan untuk tarik dana secara besar-besaran di BSI. Aksi bedol dana secara besar-besaran yang dilakukan Muhammadiyah dari BSI bermula dari memo yang terbit pada 30 Mei 2024 lalu.

Surat itu merupakan tindaklanjut dari pertemuan PP Muhammadiyah dengan Amal Usaha Muhammadiyah atau AUM Muhammadiyah di Yogyakarta. Pada pertemuan itu Muhammadiyah memutuskan untuk melakukan rasionalisasi dana yang disimpan di BSI dengan pengalihan ke sejumlah bank syariah lainnya.

Di surat itu disebutkan pengalihan dana dilakukan ke Bank Bukopin Syariah, Bank Mega Syariah, Bank Muamalat serta Bank Daerah Syariah dan bank lainnya yang bekerja sama dengan Muhammadiyah. Ketika dikonfirmasi awak media Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas menyebut alasan melakukan rasionalisasi dana dari BSI. 

Ia menyebut tujuan utama adalah untuk mendukung kompetisi bank syariah yang sehat. "Dana BSI sudah besar sehingga tak memerlukan lagi dana Muhammadiyah," terangnya. Selain itu konsentrasi dana AUM hanya di satu bank dapat menimbulkan concentration risk atau risiko konsentrasi yang besar.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muhammadiyah Soal Judi Online: Merusak Ekonomi, Mental Dan Masa Depan

Muhammadiyah Soal Judi Online: Merusak Ekonomi, Mental Dan Masa Depan

News | Selasa, 18 Juni 2024 | 22:39 WIB

Kurban Ramah Lingkungan Makin Digaungkan, Kemas Daging dengan Besek Bambu dan Optimalkan Limbah

Kurban Ramah Lingkungan Makin Digaungkan, Kemas Daging dengan Besek Bambu dan Optimalkan Limbah

Lifestyle | Selasa, 18 Juni 2024 | 07:04 WIB

Bank Muamalat dan Jateng Syariah Ketiban Berkah Likuiditas Muhammadiyah

Bank Muamalat dan Jateng Syariah Ketiban Berkah Likuiditas Muhammadiyah

Bisnis | Senin, 17 Juni 2024 | 09:26 WIB

Kenapa Idul Adha Muhammadiyah Beda dengan Arab Saudi?

Kenapa Idul Adha Muhammadiyah Beda dengan Arab Saudi?

Lifestyle | Minggu, 16 Juni 2024 | 14:06 WIB

Kala Bos BSI Irit Bicara Usai Muhammadiyah Tarik Dana Rp13 Triliun

Kala Bos BSI Irit Bicara Usai Muhammadiyah Tarik Dana Rp13 Triliun

Bisnis | Minggu, 16 Juni 2024 | 12:55 WIB

Bos BSI Tak Ambil Pusing Soal Hengkangnya Muhammadiyah

Bos BSI Tak Ambil Pusing Soal Hengkangnya Muhammadiyah

Bisnis | Minggu, 16 Juni 2024 | 10:35 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB