Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 17.990

Bantuan Pangan yang Dilakukan Bulog Berdampak Positif Bagi Ketahanan Pangan

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Kamis, 20 Juni 2024 | 19:19 WIB
Bantuan Pangan yang Dilakukan Bulog Berdampak Positif Bagi Ketahanan Pangan
Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat. (Dok: Perum Bulog)

Suara.com - Menurut penerima Hadiah Nobel Ilmu Ekonomi pada tahun 2019 Esther Duflo, Abhijit Banerjee dan Michael Kremer; bahwa membantu penduduk miskin secara langsung dan terarah tidak hanya mengangkat mereka dari jebakan kemiskinan tetapi juga memberikan dorongan bagi ekonomi suatu negara secara keseluruhan. Program-program berskala kecil ataupun terarah seperti akses ke kredit mikro, bantuan pangan ke penduduk berpenghasilan rendah dan dukungan produksi pertanian, memungkinkan individu untuk berinvestasi dalam peluang yang lebih produktif.

Perum BULOG memainkan peran penting dalam distribusi bantuan pangan beras di Indonesia yang disalurkan kepada 22 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada tahun 2024, setelah menyalurkan kepada 21,3 juta penerima bantuan pada tahun 2023. Bantuan pangan beras sebesar 10 Kg per bulan ini, bisa membantu keluarga miskin untuk mencukupi kebutuhan pangan utamanya, sehingga mereka bisa berfokus pada kebutuhan penting lainnya sebagai penunjang hidup.

Direktur Utama Perum BULOG, Bayu Krisnamurthi mengatakan, kelompok masyarakat miskin sebesar 21 juta lebih, sudah tidak perlu sibuk lagi cari beras. Karena sudah disediakan 10 Kg per bulan oleh pemerintah. Walaupun mungkin untuk beberapa keluarga jumlah bantuan beras itu belum mencukupi kebutuhan bulanannya, tapi setidaknya sebagian dari kebutuhan, sudah dipenuhi oleh pemerintah. Jadi mereka bisa lebih tenang. Karena kelompok masyarakat ini yang paling gelisah kalau tidak ada beras.

Pada tahun 2023, Perum BULOG telah menyalurkan kurang lebih 213 ribu ton beras setiap bulannya kepada penerima manfaat. Hal ini tentunya juga memberikan pengaruh kepada stabilitas harga beras. Pakar Pangan Indonesia, Tito Pranolo mengatakan, ada dua manfaat dari distribusi bantuan pangan beras oleh Perum BULOG yang terlihat jelas. Manfaat pertama, stabilisasi harga beras. Tidak terjadi volatilitas tinggi pada harga beras, seiring dengan adanya bantuan pangan.

"Hal ini sesuai dengan hukum supply demand. Kedua, kelompok masyarakat yang paling membutuhkan bisa mendapatkan akses pangan untuk mencukupi kebutuhan hariannya," katanya.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2023 mencapai 9,36% atau mencapai 25,9 juta orang. Menurut teori yang diungkapkan Esther Duflo, bahwa orang miskin memiliki perilaku konsumen yang berbeda, di mana keputusan untuk membeli suatu barang menjadi sangat kompleks, karena keterbasan sumber daya yang ada.

“Sejak bulan Maret tahun ini, saya sudah 4 kali menerima bantuan beras. Hal ini sangat membantu kebutuhan pangan pokok bulanan keluarga saya. Bantuan beras 10 Kg kurang lebih habis dalam waktu 3 minggu. Terima kasih atas bantuan dan perhatiannya kepada kami masyarakat kecil,” ucap Asteria, 73 tahun, salah satu penerima manfaat bantuan beras di daerah Grogol, Jakarta Barat.

Dari manfaat stabilisasi harga hingga membantu keluarga miskin tercukupi kebutuhan berasnya, kontribusi Perum BULOG sangat terasa kehadirannya secara nyata. Peran ini harus terus diperkuat dan didukung terus oleh berbagai pemegang kebijakan, agar manfaatnya bagi perekonomian nasional semakin optimal. Pentingnya kolaborasi antara Perum BULOG, berbagai entitas yang membuat regulasi pangan di pemerintahan dan masyarakat, dapat mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan nasional.

"Banyak sekali manfaat dari bantuan pangan beras yang telah dijalankan oleh pemerintah selama ini, termasuk stabilisasi pangan dan meringankan beban masyarakat miskin. Perum BULOG terus menjadi pilar penting dalam perekonomian Indonesia, sebagai operator pelaksana rantai pasok pangan terpercaya dan berpengalaman yang akan terus berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia dan membantu mewujudkan ketahanan pangan bekerlanjutan,” tutup Bayu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Utusan Presiden Minta Santri Bangun Ketahanan Pangan

Alasan Utusan Presiden Minta Santri Bangun Ketahanan Pangan

News | Jum'at, 14 Juni 2024 | 03:25 WIB

Bulog Siap Tindaklanjuti Arahan Pemerintah terkait Peningkatan Kerjasama  Pangan dengan Kamboja

Bulog Siap Tindaklanjuti Arahan Pemerintah terkait Peningkatan Kerjasama Pangan dengan Kamboja

News | Kamis, 13 Juni 2024 | 10:05 WIB

Disebut Jadi Penentu Ketahanan Pangan Masa Depan, Apa Itu Smart Farming?

Disebut Jadi Penentu Ketahanan Pangan Masa Depan, Apa Itu Smart Farming?

Lifestyle | Selasa, 11 Juni 2024 | 16:06 WIB

3 Dusun di Papua Dapat Penyuluhan Kampung Iklim dari KPI Unit Kasim

3 Dusun di Papua Dapat Penyuluhan Kampung Iklim dari KPI Unit Kasim

Bisnis | Jum'at, 07 Juni 2024 | 14:30 WIB

1,9 Juta Petani dan Penyuluh Ikuti Pelatihan Ketahanan Pangan Kementan

1,9 Juta Petani dan Penyuluh Ikuti Pelatihan Ketahanan Pangan Kementan

Bisnis | Rabu, 05 Juni 2024 | 17:35 WIB

Komitmen Jaga Ketahanan Pangan Nasional, PTPN Raih Penghargaan di BEMA 2024

Komitmen Jaga Ketahanan Pangan Nasional, PTPN Raih Penghargaan di BEMA 2024

Bisnis | Kamis, 16 Mei 2024 | 14:18 WIB

Terkini

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi

BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:23 WIB

×