Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.784

PHK Massal Kimia Farma: 5 Pabrik Tutup, Karyawan Terancam Kehilangan Pekerjaan!

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 26 Juni 2024 | 16:30 WIB
PHK Massal Kimia Farma: 5 Pabrik Tutup, Karyawan Terancam Kehilangan Pekerjaan!
Pabrik Kimia Farma

Suara.com - BUMN bidang farmasi, PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) berencana melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK massal karyawan.

Kabar ini sudah dikonfirmasi Dewan Direksi Kimia Farma yang mengumumkan rencana penutupan lima pabrik obat sebagai bagian dari rasionalisasi fasilitas produksi. 

Lima pabrik Kimia Farma tersebut akan ditutup dalam jangka waktu 2 hingga 3 tahun ke depan dengan tujuan menekan biaya operasional, meningkatkan efisiensi bisnis, dan memaksimalkan utilitas pabrik.

Meski kabar PHK massal karyawan Kimia Farma sudah disampaikan, perusahaan hingga kini belum mengungkapkan berapa jumlah karyawan yang akan terdampak.

Tidak hanya PHK massal, perusahaan saat ini juga sedang mempertimbangkan dampak lain dari penutupan lima pabrik obat tersebut. Kimia Farma juga belum mengungkapkan pabrik mana saja yang akan ditutup.

Sebagai informasi, Kimia Farma memiliki sepuluh pabrik obat yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk Pabrik Sinkona (Subang), Pabrik Jakarta, Pabrik Banjaran (Bandung), Pabrik Marin Liza (Bandung), Pabrik Lucas Djaja (Bandung), Pabrik Sungwun (Cikarang), Pabrik Phapros (Semarang), Pabrik Watudakon (Jombang), serta dua pabrik lainnya di Semarang dan Bali.

Sebelumnya, Kimia Farma melaporkan kerugian usaha sebesar Rp 1,8 triliun sepanjang 2023, meningkat tajam dari kerugian Rp 126 miliar pada 2022.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Kimia Farma, Lina Sari, menjelaskan beberapa faktor yang menyebabkan kerugian operasional ini.

"Ada inefisiensi di pabrik karena kapasitasnya terlalu besar sementara tingkat penggunaannya rendah," kata Lina dalam konferensi pers pada Selasa (25/6/2024) kemarin.

Kerugian juga disebabkan oleh produk yang tidak terjual dan sudah kedaluwarsa. "Komposisi produk di 2023 juga didominasi oleh produk-produk dengan margin rendah," tambah Lina.

Selain itu, terdapat dugaan penyelewengan data atau rekayasa keuangan di Kimia Farma Apotek yang turut merugikan perusahaan.

"Detailnya masih dalam evaluasi dan audit oleh konsultan independen," kata Lina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Motor Bekas Cocok untuk Usaha Starling alias Kopi Keliling: Murah, Irit dan Tangguh

5 Motor Bekas Cocok untuk Usaha Starling alias Kopi Keliling: Murah, Irit dan Tangguh

Otomotif | Rabu, 26 Juni 2024 | 15:47 WIB

Permintaan Lesu, PHK Tekstil Tak Terbendung?

Permintaan Lesu, PHK Tekstil Tak Terbendung?

Bisnis | Rabu, 26 Juni 2024 | 08:33 WIB

Tutup 5 Pabrik, Kimia Farma Pastikan Ada Gelombang PHK

Tutup 5 Pabrik, Kimia Farma Pastikan Ada Gelombang PHK

Bisnis | Selasa, 25 Juni 2024 | 20:23 WIB

Erick Thohir Tunjuk Djagad Prakasa Dwialam Jadi Direktur Utama Kimia Farma Gantikan David Utama

Erick Thohir Tunjuk Djagad Prakasa Dwialam Jadi Direktur Utama Kimia Farma Gantikan David Utama

Bisnis | Selasa, 25 Juni 2024 | 19:40 WIB

Promo BRI x Kimia Farma: Dapatkan Diskon dan Cashback Hingga Rp25.000!

Promo BRI x Kimia Farma: Dapatkan Diskon dan Cashback Hingga Rp25.000!

Bri | Senin, 24 Juni 2024 | 18:13 WIB

Raksasa Garmen China Mau Bangun Pabrik di RI, Industri Tekstil Lokal Kian Terancam?

Raksasa Garmen China Mau Bangun Pabrik di RI, Industri Tekstil Lokal Kian Terancam?

Bisnis | Senin, 24 Juni 2024 | 14:22 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:05 WIB