Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Masuk KEN 2024, Festival Gunung Slamet Hadirkan Produk UMKM

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Rabu, 03 Juli 2024 | 15:36 WIB
Masuk KEN 2024, Festival Gunung Slamet Hadirkan Produk UMKM
Tradisi pengambilan air dari Tuk Sikopyah dalam pergelaran Festival Gunung Slamet di Desa Serang Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga [ANTARA/HO-Dinkominfo Purbalingga].

Suara.com - Festival Gunung Slamet (FGS) VII Tahun 2024 menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2024. Akan hadir mata acara baru dalam kegiatan ini.

Yaitu Serang Carnival yang menampilkan berbagai pesona milik Kabupaten Purbalingga. Yaitu Gunung Slamet, Owabong, Purbasari, Desa Wisata Lembah Asri Serang (D'LAS), potensi buah strawberry, industri knalpot, serta industri bulu mata.

Dikutip dari kantor berita Antara, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah menyatakan Serang Carnival adalah adalah acara baru dalam pergelaran Festival Gunung Slamet 2024.

"Ada beberapa hal yang berbeda dibandingkan tahun lalu, yaitu Serang Carnival. Belum ada di tahun lalu, ini menampilkan tema Seven Beauty," jelas R Budi Setiawan, Kepala Dinporapar Kabupaten Purbalingga di Purbalingga pada Rabu (3/7/2024).

"Berbeda dengan tahun lalu adalah Gelar Kesenian Lingkar Gunung Slamet. Jadi, kami mengundang kabupaten-kabupaten di sekitar Gunung Slamet seperti Pemalang, Tegal, Brebes, dan Banyumas untuk mengirimkan duta-duta keseniannya guna tampil di panggung," lanjutnya.

Menurutnya, gelar kesenian ini ditujukan agar pergelaran FGS bisa menimbulkan efek berganda (multiplier effect) di sektor ekonomi. Tidak hanya untuk warga Purbalingga, juga masyarakat kabupaten lain di sekitar Gunung Slamet.

Mereka bisa menampilkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mau pun keseniannya seperti yang diharapkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Sedangkan tema Seven Beauty ditampilkan dalam bentuk busana yang diperagakan melalui acara Serang Carnival.

Kepala Dinporapar Kabupaten Purbalingga menyatakan FGS VII yang akan digelar 12-14 Juli 2024 menggelar diskusi dengan Pemerintah Desa Serang selaku penyelenggara serta Direktorat Event Daerah Kemenparekraf.

Dalam diskusi ini banyak masukan dari Kemenparekraf mengingat FGS sudah masuk KEN, maka harus mengikuti aturan-aturan yang ada agar tetap terjaga untuk KEN 2025.

"Ada kurasinya pada September, event ini akan dipantau KEN. Dari diskusi-diskusi itu kami melakukan zoom meeting dan satu kali pertemuan dengan Kemenparekraf untuk mematangkan FGS ini," ujar R Budi Setiawan.

Selain dengan Kemenparekraf, Dinporapar juga berkoordinasi dengan Bank Indonesia sebagai salah satu pihak yang turut mendukung pendanaan dalam bentuk barang. Termasuk koordinasi dengan pihak sponsor terkait artis yang akan tampil dalam pergelaran itu.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga juga memberikan dukungan untuk penyelenggaraan kegiatan hari pertama berupa Gelar Desa Wisata yang sebelumnya diikuti delapan desa, namun pada 2024 diikuti 23 desa.

"Jadi ada animo luar biasa dari teman-teman desa wisata untuk menampilkan karya-karya terbaik. Di situ ada produk-produknya termasuk kesenian yang akan ditampilkan di stan masing-masing," tambahnya.

R Budi Setiawan mengatakan kegiatan difasilitasi Pemkab Purbalingga dengan menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), sehingga nantinya akan ada sosialisasi Gempur Rokok Ilegal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat

Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 20:11 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM

Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM

News | Senin, 27 April 2026 | 13:37 WIB

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 16:35 WIB

Ucapan Menteri UMKM ke Finalis Puteri Indonesia 2026 Asal Papua Dikritik Tak Sensitif

Ucapan Menteri UMKM ke Finalis Puteri Indonesia 2026 Asal Papua Dikritik Tak Sensitif

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 16:00 WIB

Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!

Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!

News | Minggu, 26 April 2026 | 14:25 WIB

UMKM Jadi Ujung Tombak Ekonomi Hijau ASEAN, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

UMKM Jadi Ujung Tombak Ekonomi Hijau ASEAN, Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 10:46 WIB

Jelajah Rasa Dunia di Jakarta: MoreFood Expo 2026 Hadirkan Tren Kuliner Global dalam Satu Panggung

Jelajah Rasa Dunia di Jakarta: MoreFood Expo 2026 Hadirkan Tren Kuliner Global dalam Satu Panggung

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 09:25 WIB

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 17:14 WIB

Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI

Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:35 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB