Industri Otomotif Thailand Terancam Kolaps Akibat Serbuan Mobil Listrik China

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 28 Juli 2026 | 10:58 WIB
Industri Otomotif Thailand Terancam Kolaps Akibat Serbuan Mobil Listrik China
Ilustrasi industri otomotif. [Shutterstock/Rainer Plendl]
baca 10 detik
  • Industri otomotif Thailand terancam oleh mobil listrik impor murah asal China yang mematikan produsen lokal.
  • Federation of Thai Industries mendesak pemerintah memperketat aturan komponen lokal guna mencegah sanksi dagang Amerika Serikat.
  • Thai Automotive Industry Association meminta restrukturisasi pajak cukai dan insentif bagi pembeli kendaraan rakitan dalam negeri.

Suara.com - Industri otomotif Thailand kini berada dalam situasi genting akibat serbuan mobil listrik impor asal China. Kehadiran kendaraan listrik berbasis baterai secara utuh atau completely built-up dengan harga sangat murah mulai mematikan ekosistem manufaktur lokal dan mengancam keberlangsungan tenaga kerja di negara tersebut.

Para pelaku industri mendesak pemerintah untuk segera memperketat aturan penggunaan komponen lokal. Langkah ini dipandang mendesak untuk menjaga rantai pasok nasional sekaligus mempertahankan status Thailand sebagai pusat otomotif utama di Asia Tenggara.

Ketua Automotive Industry Club di bawah Federation of Thai Industries (FTI), Suwat Supakandechakul menjelaskan bahwa komponen seperti jok, kabel kelistrikan, hingga kaca depan sebenarnya sudah mampu diproduksi di dalam negeri. Optimalisasi bahan lokal ini diklaim mampu meningkatkan efisiensi dan menekan biaya produksi secara signifikan.

"Pemerintah harus mendorong penggunaan komponen-komponen tersebut, dan biayanya dapat dijadikan sebagai pengurang pajak" ujar Suwat kepada Bangkok Post, dikutip Selasa (28/7/2026).

FTI menuntut kewajiban penyerapan komponen lokal bagi produsen mobil listrik luar negeri harus disetarakan dengan pabrikan mobil konvensional. Selain perlindungan internal, kebijakan ini bertujuan menghindari sorotan Amerika Serikat terkait praktik transshipment atau perakitan yang didominasi komponen impor dari negara tertentu.

Suwat menyebut Washington berpotensi mengenakan tarif masuk tinggi terhadap produk ekspor Thailand jika praktik tersebut terus berlanjut. Ancaman sanksi dagang ini membuat FTI bergerak cepat merumuskan aturan kandungan lokal yang lebih ketat melalui diskusi bersama parlemen.

Di sisi lain, Presiden Thai Automotive Industry Association atau TAIA Yuphin Boonsirichan meminta restrukturisasi pajak cukai bagi mobil listrik impor utuh. Hal ini bertujuan memberikan ruang napas bagi pemasok komponen lokal yang mulai terpinggirkan oleh produk impor.

TAIA juga mengusulkan kampanye nasional agar masyarakat lebih memilih mobil rakitan dalam negeri. Pemerintah disarankan memberikan insentif pajak penghasilan bagi pembeli kendaraan rakitan lokal dan mewajibkan instansi negara menggunakan armada listrik buatan domestik untuk memperkuat ekosistem industri nasional.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahaya Suspensi Ambles Saat Melaju Puluhan Ribu Xpeng X9 Kena Recall

Bahaya Suspensi Ambles Saat Melaju Puluhan Ribu Xpeng X9 Kena Recall

Otomotif | Senin, 27 Juli 2026 | 16:10 WIB

Ternyata Banyak Pemilik Mobil Listrik Ogah Kembali ke Mobil Bensin, Ini Alasannya...

Ternyata Banyak Pemilik Mobil Listrik Ogah Kembali ke Mobil Bensin, Ini Alasannya...

Otomotif | Senin, 27 Juli 2026 | 15:11 WIB

Toyota Berikan Rp 50 Juta Pengguna IONIQ 5 yang Bersedia Lakukan Tukar Tambah ke Model bZ

Toyota Berikan Rp 50 Juta Pengguna IONIQ 5 yang Bersedia Lakukan Tukar Tambah ke Model bZ

Otomotif | Senin, 27 Juli 2026 | 14:10 WIB

Terkini

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×