Lebih Rumit dari yang Dibayangkan, Ini Alasan Penerbangan Haji Rentan Delay

Achmad Fauzi

Jum'at, 05 Juli 2024 | 07:36 WIB
Lebih Rumit dari yang Dibayangkan, Ini Alasan Penerbangan Haji Rentan Delay
Sejumlah jamaah calon haji Kloter 18 Embarkasi Solo, di Solo, Jawa Tengah, Kamis (16/5/2024), mengantre memasuki pesawat Garuda Indonesia di Bandara Adi Soemarmo Solo menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah. (ANTARA/Harianto)

Suara.com - Penerbangan haji tahun ini disorot oleh publik, setelah banyaknya penundaan atau delay berjam-jam. Bukan hanya Garuda Indonesia, maskapai asing Saudi Airlines juga tak luput dari delay.

Pengamat Penerbangan, Gatot Rajardjo menjelaskan, sebenarnya operasional penerbangan haji memang sangat kompleks dibanding penerbangan regular.

Pada dasarnya, lanjut dia, penerbangan haji prosesnya sama seperti operasional penerbangan pada umumnya yaitu mengangkut orang dari satu bandara asal ke bandara tujuan. Namun ada beberapa hal yang membuat penerbangan haji lebih kompleks dibanding penerbangan umum.

"Pertama bahwa penerbangan haji bersifat penerbangan non reguler atau sewa untuk waktu tertentu. Berbeda dengan penerbangan reguler yang berjadwal, maka maskapai yang menerbangkan haji harus meminta persetujuan dulu kepada bandara awal dan tujuan serta meminta slot kepada pengelola slot penerbangan di bandara-bandara tersebut, baik di Indonesia maupun Arab Saudi," ujarnya yang dikutip, Jumat (5/7/2024).

Gatot menyambungkan, untuk penerbangan non haji baik reguler maupun non reguler, permintaan persetujuan bandara dan slot ini lebih mudah karena memang di setiap bandara disediakan slot untuk penerbangan tersebut.

Akan tetapi, untuk penerbangan haji lebih kompleks karena jumlah penerbangannya yang lebih banyak dan waktu operasionalnya yang sempit.

Dirinya mencontohkan, jemaah haji dari Indonesia yang sebanyak 241 ribu orang, dibagi dalam 554 kelompok dan diterbangkan dari 13 bandara embarkasi haji selama sekitar 1 bulan untuk fase keberangkatan dan 1 bulan untuk fase kepulangan.

"Jadi kira-kira setiap bandara tersebut melayani sekitar 2 penerbangan keberangkatan dan 2 penerbangan kepulangan haji tiap hari dengan pesawat berbadan besar yang mampu mengangkut 300-400 penumpang," tutur dia,

Menurut Gatot, kompleksitas lainnya terkait kesiapan maskapainya, baik dari sisi petugas dan awak pesawat, kesiapan armada dan prosedur standar operasinya. Di Indonesia, maskapai yang ditunjuk adalah Garuda Indonesia dan Saudia Airlines.

baca juga

Bagi maskapai penerbangan, tantangan terbesarnya adalah menyediakan dan mempersiapkan armada dan kru (pilot dan pramugari) serta operasional sesuai standar keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.

Di tahun 2024 ini, Garuda Indonesia mengoperasikan sekitar 14 unit pesawat di mana 6 pesawat milik sendiri dan 8 pesawat sewa. Sedangkan Saudia Airlines menggunakan 15 unit pesawat dengan 6 unit pesawat sendiri dan 9 unit sewa.

"Menyewa pesawat sekarang tidak semudah tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19. Pada saat itu jumlah pesawat dan sparepart-nya banyak tersedia di pasaran. Saat ini jumlah pesawat relatif masih sama, hanya sparepartnya yang jumlahnya sedikit bahkan untuk pesawat tertentu hampir tidak tersedia. Akibatnya banyak pesawat yang tidak bisa terbang, harus menginap di bengkel lebih lama," kata dia.

"Kita harus bersyukur penanganan jemaah haji Indonesia secara keseluruhan relatif lebih baik dibanding negara lain. Bahkan Garuda Indonesia beberapa kali pernah mendapatkan penghargaan dari pemerintah Arab Saudi sebagai maskapai terbaik dalam penerbangan haji," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Loyo, Avtur Mahal: Bos Garuda Minta Kemenhub Segera Revisi Tarif Batas Atas

Rupiah Loyo, Avtur Mahal: Bos Garuda Minta Kemenhub Segera Revisi Tarif Batas Atas

Bisnis | Kamis, 04 Juli 2024 | 10:57 WIB

Irfan Setiaputra Pasang Badan Soal Potong Gaji dan PHK Karyawan Garuda

Irfan Setiaputra Pasang Badan Soal Potong Gaji dan PHK Karyawan Garuda

Bisnis | Kamis, 04 Juli 2024 | 08:58 WIB

Bos Garuda Bongkar Trik Dapatkan Tiket Pesawat Murah, Begini Caranya

Bos Garuda Bongkar Trik Dapatkan Tiket Pesawat Murah, Begini Caranya

Bisnis | Kamis, 04 Juli 2024 | 08:23 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×