Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Naik 6,2%, Maybank Raih Cuan Rp 548 Miliar di Kuartal II-2024

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 31 Juli 2024 | 11:21 WIB
Naik 6,2%, Maybank Raih Cuan Rp 548 Miliar di Kuartal II-2024
Kantor cabang Maybank di Jakarta. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Bank Maybank Indonesia mencatat kan laba sebelum pajak mencapai Rp 548 miliar di kuartal II tahun 2024. Angka itu meningkat 6,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Presiden Direktur Maybank Indonesia, Steffano Ridwan, mengatakan, raihan laba itu disumbang dari pertumbuhan kredit yang lebih tinggi di semua segmen bisnis utama pada semester pertama 2024. Pertumbuhan ini berjalan selaras dengan pertumbuhan kredit industri dua digit.

"Di tengah berbagai tantangan, Bank telah berhasil meningkatkan kinerja bisnis intermediasinya dengan menangkap berbagai peluang pertumbuhan melalui penerapan strategi ‘super growth’ didukung upaya berkelanjutan kami dalam memperkuat sinergi ‘One-Maybank’," ujar Steffano dalam keterangannya, Rabu (31/7/2024).

Adapun, papar dia, Maybank Indonesia catatkan penyaluran kredit sebesar Rp 123,03 atau naik 11,9 persen sepanjang semester tahun 2024.

Secara rinci, kredit global banking mencatat pertumbuhan sebesar 12,6 persen menjadi Rp 45,64 triliun, naik dari Rp 40,55 triliun sama tahun lalu. Kredit segmen Large Local Corporate (LLC) Global Banking tumbuh 17 persen, dikontribusi oleh pembiayaan untuk large local corporations

Kemudian, kredit untuk segmen grup Financial Institutions (FIG) naik 59,1 persen menjadi Rp 15,68 triliun didorong pembiayaan jangka menengah.

Portofolio kredit Non-ritel Community Financial Services (CFS) tumbuh 19,8 persen menjadi Rp 33,46 triliun. Sedangkan kredit untuk sektor UKM (SME+) yang tumbuh 17 persen, dan kredit untuk mendukung sektor UMKM ritel (RSME) yang meningkat sebesar 16,7 persen.

Demikian juga, kredit CFS Ritel juga tumbuh 5,9 persen didukung pembiayaan ritel otomotif Anak Perusahaan yang menyumbang pertumbuhan sebesar 6,7 persen dan bisnis kartu kredit & KTA yang tumbuh 17,5 persen.

Sementara, Maybank Indonesia meraih pertumbuhan aset konsolidasi sebesar 14,2 persen menjadi Rp 189,16 triliun. Simpanan nasabah tumbuh 4,7 pers menjadi Rp 115,58 triliun.

Selain itu, perseroan mencatatkan CASA meningkat sebesar 10,6 persen, didukung simpanan Giro yang tumbuh 15,5 persen dan Tabungan yang naik 3,5 persen. Deposito Berjangka menurun sebesar 0,8 persen dan sebesar 4,7 persen per kuartal. Rasio CASA tumbuh menjadi 51,3 persen dari 48,6 persen.

Pendapatan Bunga/Interest Income pada semester pertama 2024 meningkat sebesar 9,9 persen. NIM terkontraksi 62bps menjadi 4,4 persen pada semester pertama 2024. Apabila ditinjau Q-o-Q, NII tercatat naik 0,4 persen sehubungan dengan upaya mengoptimalkan pendanaan.

Pendapatan berbasis biaya/Fee-based income pada semester pertama 2024 dibukukan sebesar Rp820 miliar dari Rp1,09 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Rasio Non-Performing Loan (NPL) membaik menjadi 2,7 persen (gross) dan 1,7 persen (net) dari 3,3 persen (gross) dan 2,2 persen (net).

"Maybank Indonesia akan terus berfokus pada upaya untuk meningkatkan kemampuan Bank yang selaras dengan strategi M25+ yakni dalam merespons berbagai kebutuhan nasabah, peluang pasar maupun tantangan dengan menempatkan kebutuhan nasabah sebagai yang utama di seluruh kegiatan bisnis Bank," pungkas Steffano.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Bank Neo Commerce Buka-bukaan Soal Jeroan Keuangan di Semester I 2024

Bos Bank Neo Commerce Buka-bukaan Soal Jeroan Keuangan di Semester I 2024

Bisnis | Rabu, 31 Juli 2024 | 08:48 WIB

Kredit UMKM Bank DKI Tumbuh 22,78% di Kuartal 2-2024

Kredit UMKM Bank DKI Tumbuh 22,78% di Kuartal 2-2024

Bisnis | Selasa, 30 Juli 2024 | 18:15 WIB

Jelang Pelantikan Prabowo, Banyak Wong Cilik Terjerat Kredit Macet Bank

Jelang Pelantikan Prabowo, Banyak Wong Cilik Terjerat Kredit Macet Bank

Bisnis | Jum'at, 26 Juli 2024 | 14:54 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB