Bos Bank Neo Commerce Buka-bukaan Soal Jeroan Keuangan di Semester I 2024

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 31 Juli 2024 | 08:48 WIB
Bos Bank Neo Commerce Buka-bukaan Soal Jeroan Keuangan di Semester I 2024
Direktur Bisnis PT Bank Neo Commerce Tbk, Aditya Windarwo (Foto BNC)

Suara.com - PT Bank Neo Commerce Tbk atau BNC mencatat penyaluran kredit sebesar Rp9,02 triliun pada akhir Semester I 2024. Ini merupakan peningkatan sebesar 1,6% bila dibandingkan penyaluran kredit per 31 Mei 2024 sebesar Rp8,88 triliun. 

Emiten dengan kode saham BBYB itu akan terus memacu penyaluran kredit, salah satunya dengan menggenjot direct loan melalui aplikasi neobank. 

Direktur Bisnis PT Bank Neo Commerce Tbk, Aditya Windarwo menjelaskan bahwa penyaluran tersebut dilakukan dengan selektif untuk menjaga kualitas kredit dengan risiko yang dapat terkelola dengan baik.

Berdasarkan laporan keuangan, posisi Non-Performing Loan (NPL) neto per 30 Juni 2024 sebesar 1,28% sementara di akhir semester I 2023 tercatat sebesar 2,02%.

Likuiditas BNC terjaga dengan baik yang mana jumlah DPK mulai menanjak naik 6,01%, dari Rp13,87 triliun per 31 Desember 2023 menjadi Rp14,76 triliun di 30 Juni 2024. .

Sementara CASA ratio Bank Neo Commerce juga meningkat secara tahunan menjadi 29,73%. 

"Ini didorong peningkatan tabungan sebesar 21,75% menjadi Rp3,91 triliun di semester I 2024," kata Aditya dalam keterangannya dikutip Rabu (31/7/2024).

Aditya bilang produk tabungan di aplikasi neobank BNC semakin menjadi pilihan nasabah karena juga memberikan fleksibilitas dan imbal hasil yang menarik, selain produk deposito yang telah lama menjadi primadona. Hal ini salah satu upaya BNC untuk terus meningkatkan porsi dana murah. 

Total aset pun meningkat 4,66% menjadi Rp19,06 triliun pada akhir Juni 2024 dibandingkan Rp18,17 triliun pada posisi akhir tahun 2023 lalu. 

baca juga

Sebagai pelopor bank dengan layanan digital yang telah hadir sejak awal 2021, BNC kini memiliki layanan dan produk perbankan yang semakin lengkap, mulai dari produk tabungan, deposito, investasi, pinjaman, hingga transaksi. 

Salah satu layanan yang digunakan nasabah yang meningkat secara konsisten adalah transaksi melalui QRIS. Pendapatan yang diterima BNC dari QRIS melonjak 307% di Juni 2024 dibanding posisi terakhir di Maret 2024.

"Bank Neo Commerce menyediakan layanan dan produk perbankan berbasis digital yang lengkap sehingga nasabah cukup menggunakan aplikasi neobank untuk memenuhi berbagai kebutuhan finansialnya," katanya.

"Kami bersyukur, berbagai layanan dan produk yang kami sediakan semakin banyak dan sering digunakan lebih dari 25 juta nasabah kami, mulai dari tabungan, deposito, QRIS, dan berbagai layanan transaksi lainnya. Nasabah pun semakin nyaman dan loyal menggunakan layanan kami," tambahnya. 

Dengan pilihan layanan dan produk yang luas tersebut mendorong kenaikan pendapatan non bunga (fee based income/FBI) sebesar 16,98% dari Rp42,46 miliar di Juni 2023 menjadi Rp51,15 miliar di Juni 2024. Pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) BNC untuk enam bulan pertama tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp1,55 triliun juga meningkat dibandingkan Rp1,38 triliun NII di enam bulan pertama di tahun sebelumnya.

Lebih lanjut Aditya menjelaskan bahwa seiring dengan meningkatnya use case yang dimiliki, BNC kini lebih matang dan semakin memiliki kesadaran dan manajemen risiko yang lebih baik.

Langkah-langkah efisiensi ini membuahkan hasil, terlihat dari rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) yang berada di kisaran 100,27% pada Juni 2024, turun signifikan 15,72% dari posisi Juni tahun sebelumnya yang sebesar 115,99%.

Meskipun masih mencatatkan rugi tipis sebesar Rp6,15 miliar di semester I 2024, hasil ini jauh lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencatatkan kerugian sebesar Rp326,78 miliar.

“Kami optimistis, kinerja yang baik ini akan semakin baik lagi di semester kedua di tahun ini. Kami berupaya maksimal untuk dapat meraih hasil positif di akhir tahun ini. Kami percaya dengan dukungan dari nasabah, berbagai mitra strategi, regulator, dan pemegang saham, hal tersebut dapat dicapai dengan senantiasa melaksanakan prinsip kehati-hatian dalam mengelola bank,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kredit UMKM Bank DKI Tumbuh 22,78% di Kuartal 2-2024

Kredit UMKM Bank DKI Tumbuh 22,78% di Kuartal 2-2024

Bisnis | Selasa, 30 Juli 2024 | 18:15 WIB

Usai Dikuasai MIND ID, Laba Vale Justru Anjlok 82 Persen

Usai Dikuasai MIND ID, Laba Vale Justru Anjlok 82 Persen

Bisnis | Selasa, 30 Juli 2024 | 16:32 WIB

Jadi Nasabah BRI Bisa Jalan-jalan Gratis ke Jepang, Ini Caranya!

Jadi Nasabah BRI Bisa Jalan-jalan Gratis ke Jepang, Ini Caranya!

Bri | Minggu, 28 Juli 2024 | 18:52 WIB

Terkini

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

×