Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

PT JIP Dampingi Dinas Bina Marga Jakarta Lakukan Penurunan Kabel Udara di Jalan Cikajang

Iwan Supriyatna

Jum'at, 02 Agustus 2024 | 10:14 WIB
PT JIP Dampingi Dinas Bina Marga Jakarta Lakukan Penurunan Kabel Udara di Jalan Cikajang
PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) mendampingi Dinas Bina Marga Daerah Khusus Jakarta kembali melakukan pemotongan kabel udara.

Suara.com - PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) mendampingi Dinas Bina Marga Daerah Khusus Jakarta kembali melakukan pemotongan kabel udara guna mempercepat program Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT).

Kali ini, penurunan kabel secara permanen dilakukan di ruas Jalan Cikajang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Plt. Direktur Utama PT JIP, Ivan C. Permana, menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut, Dinas Bina Marga berhasil menurunkan sebanyak 20 kabel optik di sisi kiri jalan dan 21 kabel optik di sisi kanan.

"Sebagai perusahaan yang menerima penugasan atas penyelenggaraan SJUT di Wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, JIP terus mendukung upaya Dinas Bina Marga DKI Jakarta dalam penurunan kabel udara secara permanen di sejumlah titik di Jakarta. Hal ini dilakukan untuk mempercepat program SJUT yang bertujuan untuk memindahkan kabel utilitas ke bawah tanah," ujar Ivan ditulis Jumat (2/8/2024).

Per tanggal 1 Agustus 2024, PT JIP bersama Dinas Bina Marga telah merapikan kabel fiber optik sepanjang 13.774 meter atau mencapai 40 persen dari target 24.738 meter yang tersebar di 10 ruas jalan. Pembersihan kabel udara di 10 ruas jalan ini terus dilakukan dan diharapkan akan selesai pada akhir 2024.

Ivan menjelaskan bahwa pembangunan SJUT akan dilakukan secara bertahap hingga tahun 2025 dengan total panjang 84,5 kilometer, yakni 54,5 kilometer di Jakarta Selatan dan 30 kilometer di Jakarta Timur.

Hingga saat ini, PT JIP telah berhasil membangun SJUT sepanjang 25 kilometer pada 10 ruas jalan di wilayah Jakarta Selatan.

"Kami berharap penempatan jaringan utilitas di bawah tanah ini dapat menciptakan tata ruang kota yang lebih teratur, estetis, modern, dan aman, serta mendukung percepatan transformasi digital Jakarta menuju smart city," ungkapnya.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, menambahkan, “Kami sangat mengapresiasi kerja sama yang terjalin dengan PT JIP dalam upaya mempercepat program SJUT ini. Penurunan kabel udara dan penempatan jaringan utilitas di bawah tanah merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas infrastruktur kota. Selain memberikan tampilan kota yang lebih rapi dan estetis, langkah ini juga akan meminimalisir risiko kebakaran akibat kabel udara serta mendukung terwujudnya Jakarta sebagai smart city. Kami akan terus berupaya menyelesaikan target ini tepat waktu demi kenyamanan dan keselamatan warga Jakarta.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Tips Menjaga Kabel Listrik di Rumah agar Tidak Cepat Rusak

10 Tips Menjaga Kabel Listrik di Rumah agar Tidak Cepat Rusak

Lifestyle | Rabu, 31 Juli 2024 | 16:45 WIB

Kabel Laut Putus Hingga Listrik Tesla Padam: Ini Dia Perang Infrastruktur yang Menghantui Eropa

Kabel Laut Putus Hingga Listrik Tesla Padam: Ini Dia Perang Infrastruktur yang Menghantui Eropa

Video | Sabtu, 06 Juli 2024 | 16:05 WIB

Pemeliharaan Kabel Rutin, Sinergi Keandalan Layanan dan Estetika Kota

Pemeliharaan Kabel Rutin, Sinergi Keandalan Layanan dan Estetika Kota

Press Release | Jum'at, 05 Juli 2024 | 10:40 WIB

Terkini

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:01 WIB