Bobby Nasution Bisa Diperiksa Terkait 'Blok Medan'? Begini Penjelasannya

M Nurhadi

Kamis, 08 Agustus 2024 | 11:33 WIB
Bobby Nasution Bisa Diperiksa Terkait 'Blok Medan'? Begini Penjelasannya
Wali Kota Medan Bobby Nasution memberikan penjelasan soal pemeriksaan Kadis Kesehatan Kota Medan. [Suara.com/ M.Aribowo]

Suara.com - Menantu Presiden Joko Widodo sekaligus Wali Kota Medan Bobby Nasution bisa saja dipanggil dalam sidang lanjutan sidang kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba.

Hal ini disampaikan jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tessa Mahardhika dengan alasan, memperkuat keyakinan hakim dalam memutus perkara.

Ia menambahkan, jika ada penyidikan yang sedang berjalan, maka keterangan di persidangan dapat digunakan oleh penyidik yang saat ini tengah melakukan proses penyidikan jika dianggap relevan.

Sebelumnya, Kepala Dinas ESDM Maluku Utara Suryanto Andili mengungkap istilah 'Blok Medan' dalam sidang Abdul Gani. Ia menyatakan bahwa Abdul Gani menggunakan kode tersebut untuk merujuk pada petak tambang yang diduga milik Bobby di Halmahera.

Hal ini diungkapkan dalam sidang di Pengadilan Negeri Ternate pada Rabu, 31 Juli 2024, di mana Suryanto bersaksi tentang pengurusan izin usaha tambang untuk perusahaan yang diduga milik Bobby Nasution.

Suryanto mengaku diajak oleh Abdul Gani ke Medan, Sumatera Utara, untuk memuluskan perizinan usaha tambang milik Bobby, dan menghadiri pertemuan dengan seorang pengusaha di Medan menggantikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Maluku Utara, Bambang Hermawan.

KPK memberikan tanggapan bahwa nama Bobby Nasution telah disebut dalam sidang kasus korupsi yang menjerat Abdul Gani Kasuba, namun belum bisa memastikan apakah Bobby akan dipanggil ke pengadilan.

Abdul Gani Kasuba juga menjadi sorotan karena dituduh sering memesan perempuan hingga menghabiskan Rp 3 miliar. Anak Abdul Gani, Muhammad Thariq Kasuba, dipanggil oleh KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang yang melibatkan ayahnya. Beberapa waktu lalu, penyidik menyita tiga unit tanah dan bangunan dari Thariq di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Kasus pencucian uang ini merupakan pengembangan dari kasus suap yang melibatkan Abdul Gani Kasuba, yang didakwa menerima suap dan gratifikasi senilai Rp 109,7 miliar. KPK mengungkap bahwa Abdul Gani menerima uang melalui transfer perbankan maupun secara tunai terkait proyek infrastruktur hingga jual beli jabatan.

baca juga

Seorang perempuan bernama Eliya Gabrina Bachmid memberikan kesaksian dalam persidangan Abdul Gani di Pengadilan Tipikor Negeri Ternate, Maluku Utara, mengaku sering menyediakan perempuan muda untuk melayani Abdul Gani dan dibayar dengan uang yang dikirimkan Abdul Gani melalui beberapa rekening bank.

Namun, kesaksian ini dibantah oleh putri Abdul Gani, Nurul Izza Kasuba, yang menyatakan bahwa Eliya bukan keluarga dekatnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dicekal KPK, 6 Tersangka Kasus Korupsi Perangkat IT PT Telkom Dilarang ke Luar Negeri

Dicekal KPK, 6 Tersangka Kasus Korupsi Perangkat IT PT Telkom Dilarang ke Luar Negeri

News | Kamis, 08 Agustus 2024 | 10:11 WIB

PKS Dukung Bobby Nasution di Pilkada Sumut, Pengamat: Pintu Masuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

PKS Dukung Bobby Nasution di Pilkada Sumut, Pengamat: Pintu Masuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Kamis, 08 Agustus 2024 | 02:00 WIB

KPK Dalami Cawe-cawe Eks Gubernur Malut Dalam Program Umroh PT Mineral Trobos

KPK Dalami Cawe-cawe Eks Gubernur Malut Dalam Program Umroh PT Mineral Trobos

News | Rabu, 07 Agustus 2024 | 18:45 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×