Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Jokowi Wariskan Utang Sedalam 'Jurang' ke Anak Sulung

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 14 Agustus 2024 | 17:13 WIB
Jokowi Wariskan Utang Sedalam 'Jurang' ke Anak Sulung
Presiden Joko Widodo (Jokowi) tampkanya bakal mewariskan utang dalam jumlah besar kepada penerusnya usai dia tak lagi menjabat sebagai orang nomer satu di Indonesia.

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal mewariskan utang dalam jumlah besar kepada penerusnya usai dia tak lagi menjabat sebagai orang nomer satu di Indonesia.

Diketahui Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka merupakan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih lewat Pemilu 2024.

Gibran sendiri adalah anak sulung dari Jokowi. Itu berarti sang ayah bakal mewariskan utang yang cukup banyak kepada anaknya tersebut.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan yang dikutip Rabu (14/8/2024) nominal utang pemerintah pusat per Juni 2024 menembus Rp8.444,87 triliun atau setara dengan 39,13% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Berdasarkan dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), secara nominal, posisi utang pemerintah tersebut bertambah Rp91,85 triliun atau meningkat 1,09% dibandingkan posisi utang pada akhir Mei 2024 yang sebesar Rp8.353,02 triliun.

Secara rinci, utang pemerintah didominasi oleh instrumen Surat Berharga Negara (SBN) yang kontribusinya sebesar 87,85%. Hingga akhir Juni 2024, penerbitan SBN tercatat sebesar Rp7.418,76 triliun. Penerbitan ini juga terbagi menjadi SBN domestik dan SBN valuta asing (valas).

Dalam laporan tersebut, SBN Domestik tercatat sebanyak Rp5.967,70 triliun yang terbagi menjadi Surat Utang Negara (SUN) sebesar Rp4.732,71 triliun serta Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp1.234,99 triliun.Sementara itu, SBN Valas yang tercatat adalah sebesar Rp1.451,07 triliun dengan rincian, SUN sebesar Rp1.091,63 triliun dan SBSN senilai Rp359,44 triliun.

Secara rinci kontribusi utang sebesar 12,15% dari pinjaman pemerintah hingga akhir Juni 2024 yang sebesar Rp1.026,11 triliun. Pinjaman ini dirincikan dalam dua kategori yakni pinjaman dalam negeri sebanyak Rp38,10 triliun dan pinjaman luar negeri sebesar Rp988,01 triliun.

Untuk pinjaman luar negeri, rinciannya yakni pinjaman bilateral sebesar Rp263,72 triliun, pinjaman multilateral Rp600,47 triliun, dan pinjaman commercial bank sebesar Rp123,83 triliun.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banding usai PTUN Kabulkan Gugatan Anwar Usman, MK: Putusan Itu Tak Sesuai Harapan!

Banding usai PTUN Kabulkan Gugatan Anwar Usman, MK: Putusan Itu Tak Sesuai Harapan!

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 17:02 WIB

Ada Ancaman Sabotase, Aksi 'Tolak Jokowi-Gibran Masuk Golkar' Gagal Digelar

Ada Ancaman Sabotase, Aksi 'Tolak Jokowi-Gibran Masuk Golkar' Gagal Digelar

News | Rabu, 14 Agustus 2024 | 16:28 WIB

Photoshoot Kahiyang Ayu Jadi Sorotan, Dicap Tak Punya Empati ke Warga Medan

Photoshoot Kahiyang Ayu Jadi Sorotan, Dicap Tak Punya Empati ke Warga Medan

Lifestyle | Rabu, 14 Agustus 2024 | 14:00 WIB

Terkini

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:27 WIB

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:05 WIB

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB