Melesat Tumbuh 158% hingga Kuartal-2 2024: Cakap Buktikan Potensi Bisnis Edukasi

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Kamis, 15 Agustus 2024 | 14:49 WIB
Melesat Tumbuh 158% hingga Kuartal-2 2024:  Cakap Buktikan Potensi Bisnis Edukasi
Cakap terima 2 sertifikasi ISO hingga semester-1 2024. (Dok: Cakap)

Suara.com - Cakap, perusahaan edukasi asal Indonesia, telah tumbuh melesat dan membuktikan potensi bisnis edukasi di Indonesia tetap diminati di tengah tantangan global.

Pada semester pertama tahun 2024, seluruh tim Cakap telah mengukir pencapaian yang sangat baik dengan tren positif melalui pengembangan bisnis yang sehat. Kondisi ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus berkembang melalui inovasi yang relevan sesuai kebutuhan masyarakat baik dari usia dini hingga angkatan kerja.

"Secara internal kami juga terus melakukan peningkatan standar manajemen dan kualitas yang tercermin melalui keberhasilan kami dalam menerima sertifikasi ISO 27001:2022 terkait keamanan informasi data konsumen dan ISO 9001:2015 manajemen kualitas pengajaran,” ungkap Tomy Yunus, CEO & Co-founder Cakap.

Secara statistik hingga Semester-1 tahun 2024 Cakap terus bertumbuh secara positif, total kumulatif jumlah siswa Cakap mencapai lebih dari 5 juta. Hingga saat ini, Cakap juga telah memberdayakan lebih dari 2800 tenaga pengajar dengan lebih dari 1500 courses. Berdasarkan data demografi terupdate, kota dengan dengan demografi siswa terbesar adalah Provinsi DKI Jakarta, disusul oleh Provinsi Jawa Barat dan Banten. Disusul dengan pertumbuhan positif di pulau Sumatera & Bali seperti Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan NTB. Hal ini bisa menjadi bukti nyata indikasi bahwa kebutuhan pembelajaran bahasa maupun vokasi lainnya sudah merambah ke luar Jabodetabek. Pada upskill course, Business Management, Technology dan Career Development adalah materi vokasi yang diminati pada usia angkatan kerja. Dilihat dari aspek rentang usia, kelompok usia 20-29 tahun terlihat mendominasi kelas Cakap, diikuti oleh 10-19 tahun. Hal ini memperlihatkan antusiasme untuk melakukan upgrade diri, baik dari sisi bahasa maupun skill, pada rentang usia dini hingga usia produktif. Di sisi lain, terpantau dari market-product bahasa pada 2 tahun terakhir,  pelatihan bahasa Inggris tetap menjadi yang paling diminati, diikuti bahasa Jepang, Korea dan Mandarin.

“Cakap terus memperluas kolaborasi dan memperkuat standardisasi di kuartal kedua 2024. Total pendapatan semua pilar (Language, Upskill, Business, Kids) mengalami pertumbuhan 158% pada semester pertama 2024 dibandingkan periode yang sama di 2022. Cakap pun terus mempertahankan EBITDA positif sejak tahun 2020. Perseroan optimis untuk dapat mencapai hasil yang optimal di tahun 2024,” ujar Jonathan Dharmasoeka, Chief Financial Officer Cakap.

Dalam lingkup kolaborasi strategis di bidang pendidikan, Cakap turut serta dalam Studi Independen Bersertifikat (SIB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Program SIB dirancang untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa universitas mengikuti kelas yang disediakan oleh Cakap dan terhitung sebagai SKS siswa tersebut. Inisiatif ini tidak hanya memperkaya pengalaman akademik mahasiswa tetapi juga memperkuat peran perusahaan dalam mendukung pengembangan pendidikan di Indonesia, sekaligus mendapatkan kepercayaan yang lebih besar dari pemerintah. Tak hanya dengan pemerintah pusat, Cakap juga berkolaborasi dengan pemerintah daerah yaitu Trenggalek, dengan memberikan total 2000 beasiswa untuk pembekalan bahasa serta persiapan SDM Trenggalek didunia kerja.

Cakap juga telah bekerja sama dengan  international development consultancy yang bermitra dengan Global Donors and Governments dari Amerika Serikat pada awal semester ini. Fokus kerja sama berpusat pada pengembangan program MOOC (Massive Open Online Course) terkait keuangan Iklim, yang mencakup berbagai topik penting seperti pembiayaan adaptasi iklim, kebijakan fiskal, dan pembiayaan mitigasi iklim. Kolaborasi ini merupakan langkah strategis yang memperluas jangkauan Cakap di kancah internasional, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan terhadap isu-isu keberlanjutan global. Cakap pun  berhasil memperkuat portofolio bisnis dengan melayani beberapa industri keuangan seperti perbankan dan perusahaan multi-finance. Pencapaian ini menjadi bukti nyata dari kemampuan perusahaan dalam membangun hubungan kemitraan yang kuat dan berkelanjutan.

Pada Cakap Kids Academy (CKA), salah satu pilar bisnis perusahaan yang berfokus pada pendidikan anak-anak, juga menunjukkan performa yang menggembirakan. CKA berhasil mempertahankan minat dan keterlibatan peserta didik melalui berbagai program Science, Technology, Engineering, Art and Math (STEAM), melalui berbagai program yang menyenangkan untuk anak seperti berbelanja, memasak, dan lainnya.

Pada kuartal ketiga 2024, Cakap berencana untuk terus mengembangkan CKA di lokasi berbeda wilayah Jabodetabek. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan lebih banyak kesempatan belajar yang menyenangkan dan bermanfaat bagi anak-anak di berbagai sisi kota.

baca juga

Dengan pencapaian yang telah diraih saat ini, kami optimis bahwa dengan dedikasi serta kerja keras, kami akan terus mengukir kesuksesan lebih lanjut. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kami dalam perjalanan ini. Kami berkomitmen untuk terus melangkah maju, menghadirkan inovasi, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas dalam mendukung cita-cita keberlanjutan negara. Dalam upaya pemberdayaan ke masyarakat luas, Cakap konsisten menjalankan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 4, 8, dan 10, yang mencakup pendidikan berkualitas, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta pengurangan ketimpangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kewirausahaan Solusi bagi Pengangguran, Semua Sarjana Bak Dipaksa Berbisnis

Kewirausahaan Solusi bagi Pengangguran, Semua Sarjana Bak Dipaksa Berbisnis

Your Say | Kamis, 15 Agustus 2024 | 14:05 WIB

Ramai soal Jilbab Paskibraka, Ketum IPEMI: Penggunaan Jilbab Jadi Hak Yang Dijamin UUD 45

Ramai soal Jilbab Paskibraka, Ketum IPEMI: Penggunaan Jilbab Jadi Hak Yang Dijamin UUD 45

Bisnis | Kamis, 15 Agustus 2024 | 13:44 WIB

Padahal Bisa Menunjukan Keberagaman, Dirjen HAM Kemenkumham Pertanyakan Larangan Paskibraka Berhijab

Padahal Bisa Menunjukan Keberagaman, Dirjen HAM Kemenkumham Pertanyakan Larangan Paskibraka Berhijab

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 13:27 WIB

Ini Syarat Jadi Paskibraka Putri, Benarkah Harus Buka Jilbab?

Ini Syarat Jadi Paskibraka Putri, Benarkah Harus Buka Jilbab?

Lifestyle | Kamis, 15 Agustus 2024 | 13:26 WIB

Budaya Kopi di Indonesia Beserta Bisnis di Baliknya

Budaya Kopi di Indonesia Beserta Bisnis di Baliknya

Your Say | Kamis, 15 Agustus 2024 | 09:02 WIB

Gemi Nastiti Punya Ide Bisnis Unik, Mau Buka Warung Madura: Lebih Murah!

Gemi Nastiti Punya Ide Bisnis Unik, Mau Buka Warung Madura: Lebih Murah!

Video | Kamis, 15 Agustus 2024 | 07:10 WIB

Terkini

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Kejar Penerimaan Negara, Hashim Sebut Pemerintah Akan Tarik Pajak Digital 9 November

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita

Sumbar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:41 WIB

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

Setelah Kantor PT Djarum, KPK Geledah 6 Perusahaan Afiliasi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Penyerapan Tembakau oleh Industri Rokok Melambat, Pabrik Pilih Habiskan Stok Lama

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

Bibit Siklon 91B Picu Ancaman Banjir dan Longsor, BNPB Beri Imbauan Waspada

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:39 WIB

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias

Tinjau Irigasi, Gubsu Bobby Serap Aspirasi dan Beri Solusi untuk Petani di Gunungsitoli Nias

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel

Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel

Bekaci | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Peretasan Binance Jadi Insiden Terbesar Sepanjang Sejarah Kripto, Lampaui Bybit

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:33 WIB

×