Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Indigo Telkom Konsisten Dorong Perkembangan Startup Nasional

Iwan Supriyatna

Jum'at, 16 Agustus 2024 | 13:34 WIB
Indigo Telkom Konsisten Dorong Perkembangan Startup Nasional
Ilustrasi perusahaan rintisan atau startup (Shutterstock).

Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) konsisten menunjukkan dukungannya pada startup digital Indonesia melalui program Indigo.

Indigo yang berdiri sejak 2013 fokus pada program inkubator dan akselerator startup digital di Indonesia dari berbagai sektor, bahkan membuka akses ke jaringan investor hingga membuka jalan bagi startup untuk berkolaborasi dengan Telkom Group.

Riza Rukmana, VP Digital Business Strategy & Governance Telkom Indonesia, menyebutkan, 214 startup telah bergabung dalam program Indigo dengan lebih dari Rp90 miliar akses pendanaan ke mereka. Lebih lanjut, 96 startup telah berkolaborasi bisnis dengan PT Telkom.

“Sejak 2019 Indigo memperluas program inkubasi ke startup game, IndigoGame, guna meningkatkan nilai market share konten game dimana puluhan pengembang telah terlibat, dan lebih dari 600 ribu us dollar akses permodalan serta kesepakatan dengan 7 publisher global,” katanya dalam keterangan persnya, Jumat (16/8/2024).

Selain program mentoring, Telkom melalui Indigo juga menyiapkan creative center berupa IndigoHub dan IndigoSpace. Saat ini, IndigoHub dan IndigoSpace ada di enam lokasi se-Indonesia, yang terbaru berlokasi di Bali, setelah sebelumnya sudah ada di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Makassar, dan Malang.

Ke depannya, Indigo berencana membuka IndigoSpace di kota-kota lain agar semangat inovasi digital yang dibawa Indigo bisa dirasakan oleh seluruh startup di tanah air.

Startup digital yang mencapai prestasi terbaik setelah bergabung ke dalam program Indigo diantaranya adalah RUN System, yang masuk program inkubasi Indigo pada tahun 2014 dan kemudian menjadi startup alumni Indigo pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia (IDX).

Selain itu juga PrivyID (aplikasi tanda tangan digital), Verihubs (penyedia layanan verifikasi data berbasis Artificial Intelligence (AI), Nodeflux (aplikasi video analitik berbasis AI), Muslim Life (platform edukasi keluarga muslim), Opsigo (online booking platform dan corporate travel management), Goers (online ticketing system), dan Bahaso (platform e-learning bahasa asing).

Terbaru, sambung Riza Rukmana, Indigo kembali menunjukkan komitmennya khususnya pada startup di Yogyakarta, dengan menyelenggarakan forum diskusi intensif “Ecosystem Dialogue - Future Policy for Better Startup Ecosystem” awal Agustus lalu.

baca juga

“Kami terus mendukung diskusi terbuka dengan komunitas startup lokal melalui berbagai forum, salah satunya Ecosystem Dialogue. Forum ini menjadi salah satu upaya Telkom memahami dan mengatasi masalah yang dihadapi startup lokal, terutama yang berkaitan kebijakan dan regulasi,” katanya.

Diharapkan, kata dia, dari kegiatan semacam ini dapat menghasilkan terobosan-terobosan baru yang berkelanjutan dari startup lokal sehingga dapat berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian nasional.

Ecosystem Dialogue melibatkan beberapa komunitas startup Yogyakarta. Di ajang ini mereka dapat berdiskusi untuk bisa mendapatkan wawasan dalam memahami tantangan dan kebutuhan masing-masing.

Salah satu fokus diskusi adalah terkait kebijakan finansial yakni penerimaan investasi dari luar negeri yang lebih kondusif. Selain Telkom, turut hadir beberapa pihak penting dalam ekosistem bisnis startup dalam negeri, seperti KADIN Indonesia, BAPPEDA DIY, dan NTT (Nippon Telegraph and Telephone).

Acara juga dihadiri salah satu ekosistem komunitas pengusaha kreatif Yogyakarta, yaitu Yogyakarta Investment Club (YKIC). YKIC adalah komunitas investasi yang berakar kuat di budaya lokal Yogyakarta dengan prinsip value investing yakni tidak hanya fokus keuntungan finansial, tetapi juga nilai-nilai yang dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekosistem startup di Yogyakarta.

Yasa Nugroho, founder YKIC mengatakan, pihaknya berkomitmen menjadi katalisator dalam mendorong pertumbuhan startup di Yogyakarta melalui investasi yang berdampak dan berkelanjutan.

Selain diskusi intensif, disampaikan pula peluang perluasan akses internasional untuk startup melalui penyelenggaraan NTT Startup Challenge 2024 (NSC 2024). NSC 2024 bertujuan menjaring startup-startup potensial di wilayah Asia Tenggara guna memperoleh peluang investasi, jejaring, serta dukungan penguatan produk. Penyampaian ini juga menunjukkan komitmen Telkom dalam mengakselerasi ekosistem startup di Indonesia hingga tingkat internasional.

Rony Primanto, purna Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprov DIY, sekaligus Advisor Jogja Smart Province, menyatakan, grand design pembangunan digital yang telah disusun pemerintah merupakan langkah awal yang baik bagi ekosistem startup Yogyakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telkom Inkubasi Startup Automa untuk Tekan Jejak Karbon bagi Industri Supply Chain

Telkom Inkubasi Startup Automa untuk Tekan Jejak Karbon bagi Industri Supply Chain

Bisnis | Kamis, 15 Agustus 2024 | 16:50 WIB

Telkom Sematkan AI pada Layanan Netmonk, Kini Monitoring Jaringan Semakin Canggih

Telkom Sematkan AI pada Layanan Netmonk, Kini Monitoring Jaringan Semakin Canggih

Bisnis | Rabu, 14 Agustus 2024 | 15:34 WIB

NeutraDC Gelar NeutraDC Summit 2024, Eksplorasi Peran AI dan Data Center

NeutraDC Gelar NeutraDC Summit 2024, Eksplorasi Peran AI dan Data Center

Bisnis | Rabu, 14 Agustus 2024 | 12:00 WIB

Terkini

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:58 WIB

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:04 WIB

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:53 WIB

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:35 WIB

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:33 WIB

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:02 WIB

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:19 WIB

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:47 WIB

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

×