Memahami Dampak Ekonomi dari Office Syndrome: Kesehatan Kerja Sebagai Investasi di Fakultas Kedokteran Presuniv

Iwan Supriyatna

Rabu, 04 September 2024 | 07:28 WIB
Memahami Dampak Ekonomi dari Office Syndrome: Kesehatan Kerja Sebagai Investasi di Fakultas Kedokteran Presuniv
Mahasiswa Fakultas Kedokteran, President University (Presuniv), secara langsung diperkenalkan dengan lingkungan medis.

“Untuk yang langsung, misalnya, biaya pengobatan naik 20%-30% lebih tinggi. Sementara, yang tidak langsung adalah produktivitas pekerja akan turun 15%-20%, dan ketidakhadiran rata-rata bisa 5-10 hari per tahun,” paparnya.

Ia juga mengutip hasil studi di Amerika Serikat yang menyebutkan biaya langsung bisa mencapai US$20 miliar per tahun, dan yang tidak langsung bahkan lebih tinggi, yakni US$100 miliar per tahun.

Lanjut Rima, di Uni Eropa, dari berbagai kasus penyakit yang terjadi di sana, ternyata 40%-50% di antaranya terkait dengan dunia kerja.

“Kerugian yang ditimbulkan akibat berbagai penyakit tersebut diperkirakan mencapai 2%-3% dari Produk Domestik Bruto Uni Eropa,” urainya.

Jadi, simpul Rima, Office syndrome adalah tantangan yang nyata di dunia kerja modern yang mempengaruhi kesehatan dan produktivitas pekerja. Maka, sebelum itu terjadi, penting itu bagi seluruh institusi dan pekerjanya untuk melakukan berbagai langkah pencegahan.

Selain health talk soal office syndrome, sehari sebelumnya Fakultas Kedokteran juga menyelenggarakan lomba Balita Sehat di kampus Fakultas Kedokteran di Jl. Taman Golf Timur 1 No. 100, Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi.

Ada sekitar 100 anak usia 6 bulan hingga 5 tahun ikut serta dalam lomba ini. Menurut Prof. Budi, lomba ini merupakan salah satu bentuk dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran, Presuniv.

“Para dosen dan mahasiswa terlibat semua dalam pelaksanaan lomba ini,” tegas dia.

Katanya lagi, melalui lomba ini, para mahasiswa berinteraksi langsung dengan orang tua dan anak-anaknya. Interaksi semacam ini akan membangun rasa kemanusian dan kemampuan berempati mahasiswa terhadap orang tua dan anak-anaknya.

baca juga

“Ini menjadi proses pembelajaran yang penting bagi mahasiswa,” tegas Prof. Budi.

Pada lomba tersebut, selain dilakukan pengecekan terhadap kesehatan anak, Fakultas Kedokteran, Presuniv, juga memberikan seminar untuk orang tua. Seminar membahas berbagai informasi, seperti pentingnya vaksinasi, dampak kurangnya vitamin pada wanita dan ibu hamil, dan juga berbagai permasalahan yang sering dialami oleh orangtua dan tips untuk mengatasinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

President University Tempati Peringkat ke-2 PTS Terbaik se-Jawa Barat Versi EduRank 2024

President University Tempati Peringkat ke-2 PTS Terbaik se-Jawa Barat Versi EduRank 2024

Bisnis | Kamis, 15 Agustus 2024 | 14:15 WIB

Wajah Bisnis Anak-anak Muda Bakal Dikupas di ICFBE 2024 Besutan PresUniv

Wajah Bisnis Anak-anak Muda Bakal Dikupas di ICFBE 2024 Besutan PresUniv

Bisnis | Kamis, 04 Juli 2024 | 11:30 WIB

139 Juta Masyarakat Indonesia Aktif Gunakan Medsos, Guru Besar PresUniv Paparkan Pentingnya Netnografi

139 Juta Masyarakat Indonesia Aktif Gunakan Medsos, Guru Besar PresUniv Paparkan Pentingnya Netnografi

Bisnis | Senin, 10 Juni 2024 | 07:52 WIB

Terkini

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:39 WIB

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 08:36 WIB

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:35 WIB

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 08:00 WIB

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 07:58 WIB

×