Memahami Dampak Ekonomi dari Office Syndrome: Kesehatan Kerja Sebagai Investasi di Fakultas Kedokteran Presuniv

Iwan Supriyatna

Rabu, 04 September 2024 | 07:28 WIB
Memahami Dampak Ekonomi dari Office Syndrome: Kesehatan Kerja Sebagai Investasi di Fakultas Kedokteran Presuniv
Mahasiswa Fakultas Kedokteran, President University (Presuniv), secara langsung diperkenalkan dengan lingkungan medis.

Suara.com - Dalam proses pembelajarannya, sejak tahun pertama mahasiswa Fakultas Kedokteran, President University (Presuniv), secara langsung diperkenalkan dengan lingkungan medis.

Para mahasiswa diajak melakukan visitasi ke berbagai klinik, Puskemas maupun rumah-rumah sakit. Di sana mereka akan belajar dan berinteraksi langsung dengan beragam dokter dan pasien.

Selain itu, dalam pembelajarannya Fakultas Kedokteran, Presuniv, akan fokus pada isu-isu yang terkait dengan kesehatan kerja. Pilihan ini dilakukan karena lokasi Fakultas Kedokteran berada di kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara, yakni kawasan industri Jababeka.

Kawasan ini menjadi tempat bagi 2.000-an perusahaan nasional dan multinasional. Jadi, ekosistem yang terkait dengan kesehatan kerja sudah ada di kawasan ini. Fokus pada kesehatan kerja itulah yang akan menjadi keunggulan dari Fakultas Kedokteran, Presuniv.

Demikian ditegaskan oleh Prof. Dr. dr. Budi Setiabudiawan, Sp.A(K), M.Kes., Dekan Fakultas Kedokteran, Presuniv. Katanya lagi, oleh karena fokus pada kesehatan kerja, saat para mahasiswa lulus, mereka akan memiliki sertifikat Hygiene Perusahaan, Ergonomi, dan Kesehatan atau Hiperkes.

“Sertifikat ini sangat penting bagi mereka yang akan berkecimpung di dunia kerja dan menggeluti bidang kesehatan kerja,” tegas Prof. Budi ditulis Rabu (4/9/2024).

Ia juga mengungkapkan keunggulan lain dari Fakultas Kedokteran, Presuniv, yakni sistem pembelajarannya yang menggunakan bahasa Inggris.

Untuk memperingati satu tahun usianya yang jatuh pada 21 Agustus 2024, Fakultas Kedokteran, Presuniv, menggelar serangkaian acara. Di antaranya, potong tumpeng, lomba Balita Sehat hingga health talk atau bincang sehat yang membahas tentang office syndrome.

Pada acara bincang sehat yang digelar Senin, 26 Juli, dan membahas Management of Office Syndrome in the Workplace, hadir dua pembicara. Mereka adalah Dr. Ardini Saptaningsih Raksanagara, dr, MPH, dan dr. Rima Melati, MKK, Sp.Ak (K), Sp.Ok, Subsp BioKO (K). Ardini adalah dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjajaran.

baca juga

Sementara, Rima Melati adalah dosen di Fakultas Kedokteran, Presuniv, yang juga Ketua Komisi I Dewan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional.

Menurut Ardini, sindrom adalah sekumpulan gejala yang terjadi akibat postur tubuh buruk dan kebiasaan kerja yang tidak ergonomis. Mengapa gejala tersebut muncul? Katanya, “Ada banyak sebab. Misalnya, durasi duduk yang terlalu lama, meja dan kursi yang tidak ergonomis, penggunaan komputer dalam jangka waktu yang terlalu lama, kurang istirahat, kebiasaan kerja yang tidak sehat, seperti cara mengetik yang salah atau posisi layar komputer yang kurang pas.”

Kebiasaan seperti itu, lanjut Ardini, akan memicu terjadinya beberapa masalah baik dalam jangka pendek maupun panjang.

“Dalam jangka pendek akan terjadi nyeri otot, kelelahan visual, dan kehilangan konsentrasi kerja,” ungkapnya.

Dalam jangka panjang, papar Ardini, akan menyebabkan terjadinya gangguan postur tubuh, nyeri yang bersifat kronis, serta stress dan gangguan mental.

Jika tidak ditangani secara serius, menurut Rima Melati, akan berdampak pada perekonomian melalui peningkatan biaya kesehatan dan menurunkan produktivitas. Semuanya pada gilirannya akan merugikan negara. Untuk soal biaya, urai Rima, ada yang langsung dan tidak langsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

President University Tempati Peringkat ke-2 PTS Terbaik se-Jawa Barat Versi EduRank 2024

President University Tempati Peringkat ke-2 PTS Terbaik se-Jawa Barat Versi EduRank 2024

Bisnis | Kamis, 15 Agustus 2024 | 14:15 WIB

Wajah Bisnis Anak-anak Muda Bakal Dikupas di ICFBE 2024 Besutan PresUniv

Wajah Bisnis Anak-anak Muda Bakal Dikupas di ICFBE 2024 Besutan PresUniv

Bisnis | Kamis, 04 Juli 2024 | 11:30 WIB

139 Juta Masyarakat Indonesia Aktif Gunakan Medsos, Guru Besar PresUniv Paparkan Pentingnya Netnografi

139 Juta Masyarakat Indonesia Aktif Gunakan Medsos, Guru Besar PresUniv Paparkan Pentingnya Netnografi

Bisnis | Senin, 10 Juni 2024 | 07:52 WIB

Terkini

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:00 WIB

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:57 WIB

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:56 WIB

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:55 WIB

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:54 WIB

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Sinopsis Jumanji 3: Penutup Trilogi Era Dwayne Johnson, Tayang 25 Desember

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:53 WIB

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Sabu 4 Kilogram Disimpan di Dua Kos Surabaya, Pengedar Raup Untung Rp500 Ribu per Gram

Jatim | Minggu, 01 November 2026 | 18:44 WIB

Anggaran MBG Membengkak, Apakah Semua Anak Benar-Benar Membutuhkannya?

Anggaran MBG Membengkak, Apakah Semua Anak Benar-Benar Membutuhkannya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 18:40 WIB

Jalan Raya Terus Rusak, Pengiriman Barang di Atas 500 Km Disarankan Lewat Kereta Api

Jalan Raya Terus Rusak, Pengiriman Barang di Atas 500 Km Disarankan Lewat Kereta Api

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 18:40 WIB

Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran

Jelang Hadir di Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu, Ajudan Jokowi Ungkap Kondisi Ayah Gibran

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:30 WIB

×