Saleh Husin Luncurkan Buku Hilirisasi Sawit Cegah Middle Income Trap

Iwan Supriyatna

Kamis, 10 Oktober 2024 | 14:53 WIB
Saleh Husin Luncurkan Buku Hilirisasi Sawit Cegah Middle Income Trap
Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin meluncurkan buku berjudul "Hilirisasi Sawit Cegah Middle Income Trap" bertempat di Gedung Pusat Industri Digital (PIDI) 4.0 Jakarta.

Suara.com - Mantan Menteri Perindustrian Saleh Husin meluncurkan buku berjudul "Hilirisasi Sawit Cegah Middle Income Trap" bertempat di Gedung Pusat Industri Digital (PIDI) 4.0 Jakarta.

Hadir dalam peluncuran buku tersebut Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, mantan Menteri Komunikasi dan informasi Rudi Antara.

Hadir pula Rektor terpilih Universitas Indonesia (UI) Prof. Heri Hermansyah, beberapa anggota DPR, pimpinan Kadin, pimpinan media masa, sejumlah pejabat eselon 1 dan 2 kementerian dan para kolega lainnya.

Saleh Husin mengatakan, bukunya disusun dari hasil disertasinya di Universitas Indonesia berjudul "Hilirisasi Industri Sawit untuk Memperkuat Perekonomian Nasional dan Meningkatkan Posisi Tawar Indonesia dalam Perdagangan Dunia".

Managing Director Sinar Mas ini mengupas tajam dan mendalam tentang hilirisasi sawit secara komprehensif. Substansi buku tersebut secara garis besar meliputi mimpi Indonesia mewujudkan produksi sawit sebesar 100 juta ton per tahun.

Kemudian, meraih devisa ekspor produk sawit senilai 100 miliar dolar AS per tahun, melawan kampanye negatif negara-negara maju yang mendiskreditkan sawit, optimalisasi bursa sawit Indonesia, peta persaingan minyak nabati dunia, kemajuan hilirisasi yang dicapai Indonesia, strategi dan road map hilirisasi sawit ke depan serta berbagai tantangan yang dihadapi.

“Hingga di ujung bab membahas detail pengaruh hilirisasi sawit dalam mencegah Indonesia terperangkap ke dalam negara berpendapatan menengah (middle income trap),” ungkap Saleh.

Saleh menuturkan, kelapa sawit merupakan produk unggulan dan anugerah Tuhan yang dimiliki bangsa Indonesia. Karena nilai ekspor sawit bisa mencapai 30 miliar dolar AS. Sayang, Indonesia menguasai pasar dunia tapi harga dikendalikan oleh pihak lain, seperti bursa di Malaysia maupun bursa di Rotterdam.

“Ini hal yang sangat aneh. Kita yang menguasai produk tapi harga ditentukan oleh orang lain,” herannya.

baca juga

Karena itu, Saleh menegaskan, pentingnya hilirisasi kelapa sawit secara langsung. Karena bisa memberikan banyak manfaat bagi perekonomian, seperti penggunaan bahan bakar biodiesel B35 saat ini yang dapat menghemat devisa negara hingga Rp 161 triliun, serta menciptakan lapangan kerja hingga 18 juta orang dari ekosistem tanaman sampai hilirisasi sawit.

Selain itu, hilirisasi sawit mendorong terwujudnya Net Zero Emission (NZE), mengingat bisa melakukan dekarbonisasi sampai 35 juta ton CO2.

Dia berharap buku yang diterbitkannya bisa berkontribusi bagi industri sawit Indonesia.
Saleh mengatakan, Indonesia pernah punya banyak komoditas yang berjaya tapi lenyap begitu saja.

“Saya berharap lumbung sawit tidak seperti rempah-rempah yang berjaya di abad 15 dan 16 tapi sekarang sayup-sayup saja terdengarnya. Jangan seperti itu kondisinya. Ini pekerjaan penting Pemerintahan Prabowo nanti,” tegasnya.

Sementara itu Agus Gumiwang Kartasasmita memproyeksi nilai keekonomian kelapa sawit dari hulu ke hilir tembus Rp 775 triliun tahun ini. Angka tersebut lebih tinggi dari realisasi nilai ekonomi kelapa sawit di Indonesia pada 2023 yang mencapai Rp 750 triliun.

Agus memaparkan, nilai ekonomi sektor sawit pada kuartal II-2024 telah mencapai Rp 193 triliun. Adapun, berdasarkan data nilai Produk Domestik Bruto (PDB) nasional kuartal II-2024, tercatat mencapai Rp 5,536 triliun.

Dia memperkirakan kontribusi sektor industri pengolahan kelapa sawit dan turunannya mencapai 3,5 persen. Untuk mencapai itu, diperlukan strategi hilirisasi kelapa sawit dari hulu ke hilir.

Menurutnya, kelapa sawit yang termasuk dalam industri agro merupakan salah satu dari 10 industri prioritas yang ditetapkan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Politisi Partai Golkar ini mengungkapkan, produk hilirisasi dari turunan sawit telah mencapai 200 jenis atau naik dari tahun 2011 yang tercatat hanya ada 48 jenis produk turunan kelapa sawit.

Tak hanya itu, kata Agus, Pemerintah juga telah berhasil mengimplementasikan B30 sebagai salah satu produk hilirisasi dari kelapa sawit.

Saat ini, Kemenperin tengah mengupayakan implementasi B40. Bahkan, Pemerintah juga membuka peluang untuk mengembangkan B100.

Budi Karya Sumadi mendorong hilirisasi industri kelapa sawit dikembangkan menjadi energi terbarukan bioavtur agar bisa mendukung industri penerbangan.

BKS-sapaan akrab Budi Karya Sumadi, memprediksi bioavtur akan bisa digunakan massal pada tahun 2060.

“Di dunia aviasi kami sedang bicara membuat bioavtur. Jika mendapatkan itu, kita mendapatkan banyak bonus,” kata BKS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wilmar Nabati Indonesia Melalui Dasbor Nasional Ekspor Hydrogenated Palm Oil

Wilmar Nabati Indonesia Melalui Dasbor Nasional Ekspor Hydrogenated Palm Oil

Bisnis | Senin, 07 Oktober 2024 | 14:31 WIB

Profil Ciliandra Fangiono, Anak 'Raja Bisnis Sawit' Martias Fangiono

Profil Ciliandra Fangiono, Anak 'Raja Bisnis Sawit' Martias Fangiono

Bisnis | Kamis, 26 September 2024 | 11:41 WIB

PTPN IV Kapalkan 14.500 Ton CPO di Riau Hasilkan Devisa 13 Juta Dolar AS

PTPN IV Kapalkan 14.500 Ton CPO di Riau Hasilkan Devisa 13 Juta Dolar AS

Bisnis | Kamis, 26 September 2024 | 11:35 WIB

Terkini

KASUM Sebut Tak Ada Kabar Terbaru dari Komnas HAM soal Kasus Munir sejak 2025

KASUM Sebut Tak Ada Kabar Terbaru dari Komnas HAM soal Kasus Munir sejak 2025

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:19 WIB

Baru Bertindak Usai Viral di Medsos, DLH Kota Bogor Kandangkan Truk Sampah Penambal Triplek

Baru Bertindak Usai Viral di Medsos, DLH Kota Bogor Kandangkan Truk Sampah Penambal Triplek

Bogor | Rabu, 23 September 2026 | 13:18 WIB

Garansi Ketok Palu 15 Desember, Komisi III DPR Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas

Garansi Ketok Palu 15 Desember, Komisi III DPR Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:16 WIB

Bedak Viva Plastik Sudah BPOM atau Belum? Begini Cara Mengeceknya

Bedak Viva Plastik Sudah BPOM atau Belum? Begini Cara Mengeceknya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:15 WIB

Amerika Serikat Blokir Akses Layanan Penerbangan Iran di Seluruh Dunia

Amerika Serikat Blokir Akses Layanan Penerbangan Iran di Seluruh Dunia

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB

Daftar Zodiak yang Paling Cocok dengan Virgo, Ada Cancer hingga Taurus

Daftar Zodiak yang Paling Cocok dengan Virgo, Ada Cancer hingga Taurus

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB

Empat Badai Hantam Industri Nasional: Impor hingga Daya Beli

Empat Badai Hantam Industri Nasional: Impor hingga Daya Beli

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB

Nyore di Kyfein.id: Spot Hidden Gem yang Nyaman buat Nongkrong dan WFC

Nyore di Kyfein.id: Spot Hidden Gem yang Nyaman buat Nongkrong dan WFC

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB

The Castle: Menyusuri Jalan Ketidakpastian Tiada Akhir Menuju Keterasingan

The Castle: Menyusuri Jalan Ketidakpastian Tiada Akhir Menuju Keterasingan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:10 WIB

116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan

116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 13:08 WIB

×