Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Tarif Jasa Logistik Kunci Penopang Kenaikan Harga Batu Bara

Iwan Supriyatna

Kamis, 17 Oktober 2024 | 14:27 WIB
Tarif Jasa Logistik Kunci Penopang Kenaikan Harga Batu Bara
Ilustrasi tongkang batu bara. [ ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nz]

Suara.com - Harga batu bara pada sisa tahun ini diprediksi mengalami kenaikan. Hal itu ditopang karena adanya impor batu bara China pada September lalu yang mencapai rekor tertinggi.

Sejalan dengan itu, harga batu bara Newcastle untuk bulan Oktober naik US$1,5 menjadi US$148,2 per ton, sedangkan November 2024 diprediksi meningkat US$1,5 menjadi US$150,9 per ton, dan Desember 2024 diestimasi terkerek US$1,5 menjadi US$153,4 per ton.

Sementara itu, target produksi batu bara nasional tahun 2024 sebesar 922 juta ton. Melansir laman MODI Kementerian ESDM, per 4 Oktober 2024, produksi batu bara mencapai 601,69 juta ton atau mencapai 84,75% dari target tahun ini.

Peningkatan produksi dan ditambah kenaikan harga batu bara baru-baru ini membuat banyak perusahaan tambang batu bara dan perusahaan supporting lainnya berupaya untuk memaksimalkan kinerjanya.

Oleh karena itu, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat Meina Wulansari Yusniar menyarankan perlunya strategi yang efektif untuk menentukan tarif jasa angkutan batu bara agar tidak terjadi lonjakan signifikan yang justru merugikan dunia usaha.

"Dengan adanya strategi yang efektif , perusahaan dapat menentukan harga yang lebih kompetitif untuk layanan mereka," katanya, Kamis (17/10/2024).

Meina menambahkan, tarif pengangkutan dan transshipment penting dalam perencanaan logistik dan pengangkutan untuk memperkirakan biaya keseluruhan pengiriman barang, termasuk batu bara atau komoditas lainnya.

Menurut Laporan Market Research yang disusun oleh Universitas Lambung Mangkurat, beberapa komponen yang menentukan tarif angkutan batu bara antara lain jarak pengiriman dan rute, yang mempertimbangkan kondisi kapal dan pelabuhan serta kompleksitas jalur tujuan.

Selain itu juga fluktuasi harga minyak yang memengaruhi biaya bahan bakar kapal, yang berdampak langsung pada biaya pengiriman mengingat bahan bakar merupakan komponen biaya utama dalam pengoperasian jasa pengangkutan laut dan transshipment.

baca juga

"Juga stabilitas politik dan regulasi di negara asal dan tujuan memengaruhi biaya logistik. Konflik regional atau perubahan kebijakan impor/ekspor dapat meningkatkan risiko dan biaya. Regulasi lingkungan yang ketat juga dapat menambah biaya operasional," jelasnya.

Dia menambahkan, berdasarkan survei pasar pada tahun 2024, tarif pengangkutan batu bara di Kalimantan Timur berkisar antara Rp72.000 – Rp260.000 per metrik ton, Kalimantan Tengah Rp53.000 – Rp301.000 per metrik ton, Kalimantan Selatan Rp41.000 – Rp360.000 per metrik ton, Sumatera Selatan Rp50.000 – Rp190.000 per metrik ton, dan Jambi Rp130.500 – Rp250.000 per metrik ton.

Sementara tarif transshipment berdasarkan area adalah Rp32.788--Rp40.986 per metrik ton untuk Pelabuhan Taboneo, Rp24.591--Rp32.788 per metrik ton untuk kawasan Sumatra, dan Rp32.788--Rp40.986 per metrik ton untuk area Muara Berau.

Beberapa tarif tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2023 di mana tahun lalu tarif pengangkutan batubara di Kalimantan Timur berkisar antara Rp72.000 – Rp260.000 per metrik ton, di Kalimantan Tengah Rp50.000 – Rp301.000 per metrik ton, Kalimantan Selatan Rp40.000 – Rp320.000 per metrik ton, Rp48.000 – Rp190.000 per metrik ton di Sumatera Selatan, dan Rp130.500 – Rp250.000 per metrik ton di area Jambi.

Sedangkan untuk tarif transshipment berkisar antara Rp30.000--Rp39.850 per metrik ton untuk Pelabuhan Taboneo, Rp23. 910--Rp31. 880 per metrik ton untuk kawasan Sumatra, dan Rp31.880--Rp39.860 per metrik ton untuk area Muara Berau.

"Peningkatan harga batu bara harus ditopang dengan logistik yang memadai," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Pembangunan IKN, KAI Logistik Pastikan Kesiapan Layanan Logistik

Dukung Pembangunan IKN, KAI Logistik Pastikan Kesiapan Layanan Logistik

Bisnis | Senin, 14 Oktober 2024 | 11:20 WIB

Dua BUMN Berkolaborasi Perkuat Operasional Logistik di RI

Dua BUMN Berkolaborasi Perkuat Operasional Logistik di RI

Bisnis | Senin, 14 Oktober 2024 | 08:53 WIB

Jangan Sampai Kecolongan! Pahami Pentingnya Logistik Halal

Jangan Sampai Kecolongan! Pahami Pentingnya Logistik Halal

Lifestyle | Jum'at, 11 Oktober 2024 | 18:08 WIB

Terkini

Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung

Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:03 WIB

Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888

Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:50 WIB

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:30 WIB

Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah

Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:20 WIB

IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing

IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:19 WIB

Daftar Calon IPO BEI 2026 Bertambah, Ada 8 Emiten Siap Melantai di Bursa Saham, Ini Bocorannya

Daftar Calon IPO BEI 2026 Bertambah, Ada 8 Emiten Siap Melantai di Bursa Saham, Ini Bocorannya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:12 WIB

Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya

Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:56 WIB

AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia

AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:55 WIB

Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:37 WIB

Tak Mau Investasi Hilirisasi Bernilai Jumbo Gagal, BP BUMN Gandeng KPK

Tak Mau Investasi Hilirisasi Bernilai Jumbo Gagal, BP BUMN Gandeng KPK

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:32 WIB

×