Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 30 Juni 2026 | 09:20 WIB
Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah
Ilustrasi fasilitas minyak mentah. [Pexels]
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia melemah pada Selasa (30/6/2026) karena investor menanti hasil perundingan Amerika Serikat dan Iran di Doha.
  • Ketidakpastian negosiasi dan ketegangan geopolitik di Selat Hormuz menyebabkan fluktuasi harga pada minyak mentah Brent serta West Texas Intermediate.
  • Goldman Sachs memproyeksikan pasokan minyak dari Teluk Persia kembali normal mencapai 23 juta barel per hari pada awal Juli.

Suara.com - Harga minyak dunia bergerak melemah pada perdagangan Selasa (30/6/2026). Para investor tengah mencermati potensi hasil perundingan antara Amerika Serikat dan Iran di Doha, Qatar, meskipun ketegangan akhir pekan lalu sempat menguji gencatan senjata sementara yang bertujuan mengakhiri perang empat bulan terakhir.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus turun 1,03 persen atau 75 sen menjadi 72,40 dolar AS per barel pada pukul 00.38 GMT (07.38 WIB).

Sementara itu, kontrak September yang lebih aktif diperdagangkan melemah 0,54 persen atau 40 sen ke level 73,51 dolar AS per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga merosot 0,66 persen atau 47 sen menjadi 70,32 dolar AS per barel.

Analis Pasar Utama KCM Trade, Tim Waterer, menilai koreksi harga ini mencerminkan harapan pasar terhadap hasil positif dari pertemuan di Doha, meskipun pemulihan arus logistik di Selat Hormuz belum sepenuhnya terlihat secara riil.

"Pasar menaruh harapan dengan hati-hati tetapi masih berjaga-jaga sampai kita melihat tanda-tanda de-eskalasi yang lebih nyata," sebut Tim Waterer.

Meski rencana pertemuan di Doha menjadi sentimen utama, kepastian dialog langsung antar kedua negara masih diliputi ketidakpastian.

ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)
Ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, menyatakan tim ahli dari Iran dan Oman akan segera bertemu untuk membahas pengaturan ulang jalur transit di Selat Hormuz.

Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menegaskan tidak akan ada pertemuan negosiasi dalam level apa pun dengan pihak AS dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump, menyatakan di Gedung Putih pertemuan di Doha bisa jadi krusial bagi peta jalan perdamaian. Ketidakpastian ini semakin menegaskan rapuhnya kesepakatan gencatan senjata yang diteken pada 17 Juni lalu.

baca juga

Pemulihan jalur Selat Hormuz ini krusial bagi pasar global serta menjadi tantangan politik bagi Trump menjelang pemilu sela Kongres pada November mendatang.

Di tengah proses ini, Israel memilih menjauh dan tidak ikut serta dalam pembicaraan damai tersebut.

Berdasarkan data pengapalan terbaru, para produsen minyak di Timur Tengah tetap melanjutkan aktivitas pemuatan minyak mentah dan LNG (gas alam cair).

Operasional logistik tetap berjalan meskipun sempat terjadi serangan baru terhadap kapal tanker serta saling balas serangan udara antara AS dan Iran dalam beberapa hari terakhir.

Dalam riset tertanggal 29 Juni, analis Goldman Sachs memproyeksikan arus pasokan minyak dari Teluk Persia berpotensi kembali ke level sebelum perang, yakni sebesar 23 juta barel per hari pada awal Juli mendatang.

Estimasi ini merujuk pada tren pemulihan volume pasokan dalam dua pekan terakhir, di mana lalu lintas kapal tanker pada minggu lalu mencatatkan level tertinggi sejak konflik pertama kali pecah di akhir Februari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik AS-Iran Meletus Lagi, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Konflik AS-Iran Meletus Lagi, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:04 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:56 WIB

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Rupiah Berotot Sore Ini ke Level Rp17.922/USD

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:09 WIB

Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah

Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:30 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed

Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:50 WIB

Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000

Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:13 WIB

Terkini

IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing

IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:19 WIB

Daftar Calon IPO BEI 2026 Bertambah, Ada 8 Emiten Siap Melantai di Bursa Saham, Ini Bocorannya

Daftar Calon IPO BEI 2026 Bertambah, Ada 8 Emiten Siap Melantai di Bursa Saham, Ini Bocorannya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:12 WIB

Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya

Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:56 WIB

AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia

AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:55 WIB

Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:37 WIB

Tak Mau Investasi Hilirisasi Bernilai Jumbo Gagal, BP BUMN Gandeng KPK

Tak Mau Investasi Hilirisasi Bernilai Jumbo Gagal, BP BUMN Gandeng KPK

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:32 WIB

IHSG Berpotensi Rebound! Cek Analisis Teknikal dan Sentimen Positif Hari Ini

IHSG Berpotensi Rebound! Cek Analisis Teknikal dan Sentimen Positif Hari Ini

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:19 WIB

Waspada, Penipuan Digital Kini Terhubung dengan Pencucian Uang

Waspada, Penipuan Digital Kini Terhubung dengan Pencucian Uang

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:13 WIB

TB Hasanuddin Sebut Biaya Latsarmil KDMP Rp30 Juta per Orang, Total Hampir Rp1 Triliun

TB Hasanuddin Sebut Biaya Latsarmil KDMP Rp30 Juta per Orang, Total Hampir Rp1 Triliun

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:09 WIB

Tak Perlu Dicicil Lagi? Ini Aturan Baru Pencairan Dana Pensiun

Tak Perlu Dicicil Lagi? Ini Aturan Baru Pencairan Dana Pensiun

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:54 WIB

×