Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Kisah Agus Sugiri Tinggalkan Karier Kantoran untuk Jadi Petani

Iwan Supriyatna

Senin, 11 November 2024 | 06:07 WIB
Kisah Agus Sugiri Tinggalkan Karier Kantoran untuk Jadi Petani
Agus Sugiri, mantap untuk memilih melakoni profesi baru sebagai petani.

Suara.com - Ketika dihadapkan pada pilihan antara meneruskan karier atau merintis usaha, Agus Sugiri, mantap untuk memilih melakoni profesi baru sebagai petani.

Pilihan yang tidak mudah bagi Giri, begitu ia akrab disapa, karena menjadi petani bukan menjadi cita-citanya sejak awal. Tapi justru profesi inilah yang akhirnya membawa keberkahan bagi kehidupan Giri dan keluarga.

Tak hanya itu, Giri pun sukses menjadi inspirasi bagi petani lain di sekitarnya lewat upaya penyuluhan yang dilakukannya lewat program Agrosolution Pupuk Kaltim.

“Awalnya saya karyawan sebuah perusahaan di Gresik sejak tahun 1999. Tahun 2009 kebetulan saya dipindah tugaskan oleh perusahaan ke Kalimantan Tengah. Tapi di tahun 2012 akhirnya saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari perusahaan tempat saya bekerja. Waktu itu saya melihat ada potensi di bidang pertanian, khususnya kelapa sawit. Akhirnya saya mulai merintis karier sebagai petani sawit. Kebetulan sejak bermukim di Kalimantan Tengah, saya banyak belajar soal sawit juga,” ujar pria kelahiran Surabaya, 21 Agustus 1981 ini.

Sejak memutuskan jadi petani tahun 2012, keseharian Giri pun berubah. Setiap hari ia habiskan waktu di ladang sawit miliknya. Giri mengaku mempelajari seluk-beluk menanam dan memelihara sawit secara otodidak.

“Setiap hari saya kerja di ladang, saya menanam dan merawat sendiri. Terus saya panen dan dapat buah sawit, semua saya lakukan sendiri. Satu yang saya pelajari saat jadi petani, untuk mendapatkan hasil panen maksimal, kita harus menggunakan produk pupuk yang bagus,” tambah Giri.

Bahkan sebelum memulai merintis profesi baru sebagai petani sawit, sejak tahun 2010 Giri sudah familiar dengan produk pupuk unggulan dari PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim).

Ditambah lagi, untuk wilayah Kalimantan yang memang menjadi wilayah tanggung jawab Pupuk Kaltim, pupuk bisa dengan mudah diakses dan terjangkau oleh petani seperti Giri. Usaha ladang sawit milik Giri di Kumai, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah pun terus berkembang dengan dukungan produk Pupuk Kaltim.

Karena sudah merasakan langsung efektivitas dan keunggulan produk Pupuk Kaltim, Giri pun semakin membuka diri untuk berbagi pengalaman dengan sesama petani sembari “berguru” dengan petugas-petugas lapangan Pupuk Kaltim. Sampai akhirnya ia tertarik bergabung dengan program Agrosolution yang sejak 2021 berevolusi menjadi program MAKMUR.

baca juga

“Program ini bagus sekali karena petugas dari Pupuk Kaltim bisa langsung turun ke lapangan untuk mengedukasi petani seperti saya dan petani-petani yang sudah menjadi binaan saya juga. Dari pengecekan tanah, daun, sampai cara penggunaan pupuk yang tepat. Kapanpun kami petani membutuhkan masukan dari tim Agrosolution Pupuk Kaltim, mereka dengan sangat cepat menanggapi,” kata Giri.

Lewat program MAKMUR dan Agrosolution, Pupuk Kaltim menciptakan ekosistem pertanian mandiri yang meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Program ini fokus pada pemberdayaan petani dengan melakukan pendampingan intensif dan sarana produksi, membantu akses permodalan dan perlindungan risiko pertanian serta jaminan pasar untuk hasil pertanian.

Bersama tim Pupuk Kalimantan Timur, kini Giri aktif melakukan rangkaian penyuluhan dan pendampingan kepada sekitar 37 kios binaan di 51 kecamatan di wilayahnya dibantu juru kunci Program Agrosolution Staff Agronomis Sandy Anggara Putra dalam Budidaya Tanaman Perkebunan maupun Product Knowledge. Hasilnya, petani binaannya bisa semakin berkembang dalam mengelola lahan pertaniannya.

“Petani di sini juga lebih percaya karena yang mendampingi langsung petugas dari Pupuk Kaltimnya. Semua informasi yang disampaikan juga sangat bermanfaat. Setiap dua bulan sekali juga saya selalu berkomunikasi dengan setiap petani binaan untuk mengetahui perkembangan mereka,” lanjut Giri yang berharap akan semakin banyak generasi muda yang merambah profesi menjadi petani di masa depan.

“Petani itu adalah kunci kemakmuran negeri. Kita punya lahan, punya tanaman, tapi kalau tidak ada petani, tidak mungkin,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, bersyukur karena kehadiran program Agrosolution dan MAKMUR bisa benar-benar membawa kemajuan yang nyata di kalangan petani.

Sejak awal, Pupuk Kaltim berkomitmen mendukung peningkatan produktivitas petani melalui edukasi dan pendampingan.

"Alhamdulillah, hingga November 2024, program MAKMUR dan Agrosolution telah mencakup 12.000 hektar lahan dengan 2.000 petani, termasuk Pak Giri dan binaannya wilayah Kalimantan Barat Perbatasan 3.000 hektar lahan, Kalimantan Tengah 9.000 hektar lahan yang terdaftar dalam aplikasi Ifarms di program Agrosolution PT Pupuk Kalimantan Timur serta memiliki drop point di 20 titik di Kab Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Seruyan dan Sukamara. Ke depannya, kami berharap akan semakin banyak petani yang merasakan manfaat program Agrosolution PT Pupuk Kalimantan timur ini, meningkatkan produktivitas lahan dengan pupuk tepat guna, serta mewujudkan pertanian mandiri,” tutup Soesilo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lumbung Pangan Group Luncurkan Beras Premium dari Hasil Petani Lokal

Lumbung Pangan Group Luncurkan Beras Premium dari Hasil Petani Lokal

Bisnis | Rabu, 06 November 2024 | 06:07 WIB

Rekening Pengepul Susu Diblokir Karena Tunggak Pajak, Anak Buah Sri Mulyani Klarifikasi Ini

Rekening Pengepul Susu Diblokir Karena Tunggak Pajak, Anak Buah Sri Mulyani Klarifikasi Ini

Bisnis | Selasa, 05 November 2024 | 13:37 WIB

Kembangkan Fasilitas Virtual Reality, BUMN Ini Hemat Miliaran Rupiah

Kembangkan Fasilitas Virtual Reality, BUMN Ini Hemat Miliaran Rupiah

Bisnis | Minggu, 03 November 2024 | 15:53 WIB

Terkini

Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik

Kelakar Bahlil Jadi 'One Man Show' Urusi Pemadaman Listrik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:03 WIB

Gegara Minyak Dunia IHSG Melesat Hampir ke Level 6.000, BBCA Naik Lagi

Gegara Minyak Dunia IHSG Melesat Hampir ke Level 6.000, BBCA Naik Lagi

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:54 WIB

99 Persen Laba GGRM Jadi Dividen, Pemegang Saham Dapat Jatah jumbo!

99 Persen Laba GGRM Jadi Dividen, Pemegang Saham Dapat Jatah jumbo!

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:44 WIB

Kementerian ESDM Masih Bahas RKAB Nikel 2026

Kementerian ESDM Masih Bahas RKAB Nikel 2026

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:18 WIB

Toko Online Tanpa NIB Bakal Diblokir? Simak Aturan Baru Kemendag 2026

Toko Online Tanpa NIB Bakal Diblokir? Simak Aturan Baru Kemendag 2026

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:04 WIB

Ace Hardware Dipastikan Kembali Buka di Indonesia

Ace Hardware Dipastikan Kembali Buka di Indonesia

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:49 WIB

Perhatian Pemegang Saham GGRM, Dividen Rp800 per Saham Cair 23 Juli 2026

Perhatian Pemegang Saham GGRM, Dividen Rp800 per Saham Cair 23 Juli 2026

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:47 WIB

Rupiah Menguat Seiring Kembalinya Investor Asing

Rupiah Menguat Seiring Kembalinya Investor Asing

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:46 WIB

Mengapa Gaji Guru Sangat Kecil?

Mengapa Gaji Guru Sangat Kecil?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:32 WIB

Proyeksi Laba Hingga Target Harga Turun, Saham Grup Salim Masih Layak Dibeli?

Proyeksi Laba Hingga Target Harga Turun, Saham Grup Salim Masih Layak Dibeli?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:29 WIB