Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Aset BBRI Tembus Rp1.977 Triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah!

M Nurhadi

Kamis, 14 November 2024 | 13:54 WIB
Aset BBRI Tembus Rp1.977 Triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah!
BRI melayani nasabah sepenuh hati [BRI]

Suara.com - Kinerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperlihatkan prestasi membanggakan. Terkini, emiten berkode BBRI ini mencatat pertumbuhan aset konsolidasi yang berkelanjutan, mencapai angka tertinggi dalam sejarah perusahaan.

Pada akhir triwulan II 2024, BRI berhasil mencatatkan total aset konsolidasian sebesar Rp 1.977,37 triliun, meningkat 9,54% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebagai perbandingan, pada triwulan II 2019, total aset BRI tercatat sebesar Rp 1.288,19 triliun. Ini berarti dalam lima tahun terakhir, aset BRI telah meningkat sebesar Rp 689,18 triliun atau sekitar 53,4%.

Laporan keuangan untuk triwulan II 2024 menunjukkan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari komitmen BRI dalam memberdayakan segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dalam laporan tersebut, porsi penyaluran kredit kepada UMKM mencapai 81,96% dari total kredit yang disalurkan, setara dengan Rp 1.095,64 triliun. Secara keseluruhan, BRI menyalurkan kredit sebesar Rp 1.336,78 triliun hingga akhir triwulan II 2024, yang mencerminkan pertumbuhan tahunan sebesar 11,2%.

Rincian lebih lanjut menunjukkan bahwa kredit untuk segmen mikro mencapai Rp 623,01 triliun, sedangkan untuk segmen kecil dan menengah adalah Rp 273,81 triliun. Selain itu, kredit untuk segmen konsumer tercatat sebesar Rp 198,82 triliun dan kredit korporasi mencapai Rp 241,15 triliun.

BRI menegaskan bahwa penghapusan piutang macet tidak berlaku untuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR), karena KUR adalah kredit yang masih aktif dan bertujuan untuk mendukung perkembangan UMKM.

Direktur Utama BRI, Sunarso, juga mengingatkan pentingnya sosialisasi mengenai kebijakan ini agar masyarakat memahami dengan jelas kriteria yang berlaku. Ia menekankan bahwa meskipun kebijakan ini memberikan kelonggaran bagi UMKM yang kesulitan membayar utang, perlu dihindari potensi moral hazard yang bisa muncul dari nasabah maupun bank itu sendiri.

Sunarso mengusulkan pembentukan tim verifikasi oleh pemerintah untuk memastikan data yang diajukan oleh bank akurat dan sesuai dengan ketentuan yang ada. Dengan langkah ini, diharapkan penghapusan tagihan dapat dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab.

BRI berkomitmen untuk terus mendukung UMKM sebagai pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Hingga akhir triwulan III 2024, rasio Non-Performing Loan (NPL) BRI tercatat membaik menjadi 2,90%, menurun dari sebelumnya yang berada di angka 3,07%.

Dengan fokus pada pemberdayaan UMKM dan pengelolaan risiko yang baik, BRI optimis dapat terus mencatatkan kinerja positif di masa depan meskipun menghadapi tantangan ekonomi global dan domestik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Dukung Penuh PP 47/2024, Cek Daftar UMKM yang Utangnya Bisa Dihapus

BRI Dukung Penuh PP 47/2024, Cek Daftar UMKM yang Utangnya Bisa Dihapus

Bri | Kamis, 14 November 2024 | 12:02 WIB

Langkah Nyata BRI Menuju Ekonomi Hijau, Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan Capai Rp764,8 triliun

Langkah Nyata BRI Menuju Ekonomi Hijau, Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan Capai Rp764,8 triliun

Bisnis | Kamis, 14 November 2024 | 11:25 WIB

Penghapusan Utang UMKM Tak Sembarangan, Dirut BRI Tegaskan Pentingnya Akurasi Data & Transparansi

Penghapusan Utang UMKM Tak Sembarangan, Dirut BRI Tegaskan Pentingnya Akurasi Data & Transparansi

Bisnis | Kamis, 14 November 2024 | 11:16 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB