Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Siap Bersaing di Pasar Film Internasional, Fesbul 2024 Temukan Talenta Film Pendek Borneo

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 14 November 2024 | 14:52 WIB
Siap Bersaing di Pasar Film Internasional, Fesbul 2024 Temukan Talenta Film Pendek Borneo
Ilustrasi film. (Freepik)

Suara.com - Perjalanan Fesbul (Festival Film Bulanan) di sepanjang tahun 2024 akhirnya berakhir di bulan Oktober kemarin. Seperti namanya, Fesbul memang sebuah wadah untuk memilih film-film pendek terbaik setiap bulan dari seluruh penjuru Indonesia yang berlangsung di 10 lokasi alias lokus. Di mana untuk lokus terakhir, Fesbul melangsungkannya di Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Seperti lokus-lokus sebelumnya, Fesbul menggelar kegiatan workshop film pendek dulu selama tiga hari baru kemudian melakukan open submission terhadap sineas-sineas asal Kalimantan. Samarinda sendiri memang menghadirkan antusiasme yang begitu tinggi, seolah membuktikan kalau Kalimantan menyimpan banyak talenta-talenta baru calon filmmaker masa depan Indonesia.

Untuk Fesbul 2024: Lokus 10 Open Submission, sudah sukses dilakukan oleh Fesbul pada 16 – 18 Oktober 2024 dan berhasil menemukan dua film pendek yakni SAAT MALAM MENJADI MERAH (2023) dan BUKAN TEMPAT BERMAIN (2023).

Menariknya, kedua film pendek ini berasal dari Sintang, Kalimantan Barat dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan sekalipun Lokus 10 digelar di Samarindah. Hal ini membuktikan kalau open submission yang dibuka oleh Fesbul memang begitu menarik perhatian para sineas-sineas muda dari seluruh penjuru Tanah Borneo.

Film SAAT MALAM MENJADI MERAH disutradarai oleh Dedetria Holyri dan memiliki genre horor karena mengusung kisah hantu kepercayaan masyarakat Kalimantan, kuyang. Sekadar informasi, masyarakat Kalimantan meyakini kalau tuju atau kuyang yang berbentuk seperti kepala melayang itu adalah sosok manusia. Film produksi Serantung Productions ini akan memperlihatkan cerita hantu dari sudut pandang film pendek.

Sedangkan untuk BUKAN TEMPAT BERMAIN adalah sebuah film pendek dengan latar lokasi pasar malam. Diarahkan oleh M. Azmi Arif dan diproduksi Miniatur Production, BUKAN TEMPAT BERMAIN mengusung cerita sepasang kekasih yang ingin mengakhiri hubungan mereka.

Mempunyai cerita yang sangat jauh berbeda dan sama-sama unik, kedua film ini akan menjadi wakil Kalimantan untuk kembali beradu dengan 18 film pendek lain dari Lokus 1 sampai Lokus 9 di sepanjang 2024.

Nantinya dari film-film tersebut, Fesbul hanya akan memilih lima film terbaik yang bakal diumumkan di acara puncak Perayaan Fesbul 2024 yakni Malam Anugerah Fesbul. Berlangsung di Djakarta Theatre pada hari Minggu, 17 November 2024, acara itu akan dihadiri pula oleh perwakilan sineas film pendek terpilih, sekaligus para filmmaker nasional. Bersama dengan Kemenparekraf, Fesbul akan membawa lima film pendek itu ke film market-film market internasional di tahun 2025 mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kalimantan Jadi Pilihan Lokus Terakhir Untuk Fesbul 2024

Kalimantan Jadi Pilihan Lokus Terakhir Untuk Fesbul 2024

Bisnis | Kamis, 14 November 2024 | 14:27 WIB

Dongkrak Industri Film Tanah Air, Fesbul Cari Penerus Usmar Ismail di Sumatera

Dongkrak Industri Film Tanah Air, Fesbul Cari Penerus Usmar Ismail di Sumatera

Bisnis | Kamis, 14 November 2024 | 14:18 WIB

4 Rekomendasi Film tentang Ibu, Dijamin Bikin Terenyuh

4 Rekomendasi Film tentang Ibu, Dijamin Bikin Terenyuh

Your Say | Kamis, 14 November 2024 | 14:20 WIB

Terkini

Rusia Raup 'Durian Runtuh' Rp 325 Triliun dari Perang Iran Vs AS-Israel

Rusia Raup 'Durian Runtuh' Rp 325 Triliun dari Perang Iran Vs AS-Israel

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:15 WIB

IHSG Gaspol Terus, Melonjak ke Level 7.700 Pagi Ini

IHSG Gaspol Terus, Melonjak ke Level 7.700 Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:13 WIB

Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya

Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 09:03 WIB

Perkuat Ekosistem Digital, BRI Life Insurance Andalkan Modi

Perkuat Ekosistem Digital, BRI Life Insurance Andalkan Modi

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:59 WIB

Perlindungan Investor RI Masih Lemah, SIPF Minta Suntikan APBN

Perlindungan Investor RI Masih Lemah, SIPF Minta Suntikan APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:58 WIB

Cabai Turun Tajam hingga 10%, Harga Beras Justru Naik Tipis Hari Ini

Cabai Turun Tajam hingga 10%, Harga Beras Justru Naik Tipis Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:30 WIB

Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Ikutan Meroket di Pegadaian

Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Ikutan Meroket di Pegadaian

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:23 WIB

Fakta-fakta Buyback ASLC, Harga Sahamnya Masih Tertahan di Level Rp70

Fakta-fakta Buyback ASLC, Harga Sahamnya Masih Tertahan di Level Rp70

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:15 WIB

BEI Cabut Suspensi Saham MSIN dan ASPR, Cek Jadwal Perdagangannya!

BEI Cabut Suspensi Saham MSIN dan ASPR, Cek Jadwal Perdagangannya!

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 08:12 WIB

Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?

Bank Indonesia Sebut Ekonomi Indonesia Dipandang Positif Investor Global, Apa Buktinya?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:47 WIB