Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Dilantik Budi Arie dan Dicopot Meutya Hafid, Karir Prabu Revolusi Hanya 3 Bulan jadi Dirjen Komdigi

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 28 November 2024 | 12:38 WIB
Dilantik Budi Arie dan Dicopot Meutya Hafid, Karir Prabu Revolusi Hanya 3 Bulan jadi Dirjen Komdigi
Prabu Revolusi saat konferensi pers di Kantor Komdigi pada Jumat (13/9/2024). [Suara.com/Dicky Prastya]

Suara.com - Prabu Revolusi, sosok familiar di dunia media dan pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM), harus rela mengakhiri masa jabatannya yang singkat.

Hanya dalam waktu tiga bulan, karirnya di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) harus terhenti.

Awalnya Prabu dilantik pada era Menteri Komunikasi dan Digital atau Menkomdigi (dulu Menkominfo) Budi Arie Setiadi pada 19 Agustus 2024 menggantikan Usman Kansong yang mengunudurkan diri.

Namun karir Prabu Revolusi ternyata seumur jagung usai Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mencopot dirinya dan menunjuk Molly Prabawati sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media di Kementerian Komdigi pada 25 November 2024.

"Iya benar, berdasarkan Surat Perintah Pelaksana Tugas No: 2186/M.KOMDIGI/KP.01.06/11/2024 yang ditandatangani oleh Ibu Meutya Viada Hafid selaku Menteri Komunikasi dan Digital tanggal 25 November 2024, saya telah ditunjuk sebagai Plt Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM)," kata Molly, dikutip dari Antara, Rabu (27/11/2024).

Posisi Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) sebelumnya diisi oleh Prabu Revolusi, yang kala itu masih bernama Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP).

Adapun perubahan nama Dirjen ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 174 Tahun 2024 tentang Kementerian Komunikasi dan Digital yang ditandatangani Presiden RI Prabowo Subianto pada 5 November 2024 lalu.

Itu berarti Prabu Revolusi hanya menjabat 3 bulan lebih sedikit menjadi Dirjen IKP.

Asal tahu saja Prabu lebih dikenal luas sebagai pembawa berita setelah bergabung dengan Metro TV pada Juni 2008 hingga April 2014. Setelah itu dia bergabung dengan CNN Digital dari 2015 hingga 2019.

Pada 2021-2023, Prabu bergabung dengan MNC Media sebagai Direktur Pemberitaan. Di bidang pemerintahan, Prabu pernah menjadi Staf Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada 2020-2021.

Dia juga sempat masuk Tim Pemenangan Nasional (TPN) pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pilpres 2024. Namun, tak lama setelah itu, Prabu merapat kepada pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jabatan Prestisius Prabu Revolusi Meski Dicopot Meutya Hafid dari Komdigi

Jabatan Prestisius Prabu Revolusi Meski Dicopot Meutya Hafid dari Komdigi

Lifestyle | Kamis, 28 November 2024 | 11:19 WIB

Segini Kekayaan Prabu Revolusi: Dicopot Meutya Hafid dari Komdigi, Ternyata Komisaris Kilang Pertamina

Segini Kekayaan Prabu Revolusi: Dicopot Meutya Hafid dari Komdigi, Ternyata Komisaris Kilang Pertamina

Lifestyle | Kamis, 28 November 2024 | 10:28 WIB

Kini Dicopot Meutya Hafid, Jabatan Baru Prabu Revolusi Tak Kalah Prestisius dari Dirjen Komdigi

Kini Dicopot Meutya Hafid, Jabatan Baru Prabu Revolusi Tak Kalah Prestisius dari Dirjen Komdigi

Lifestyle | Kamis, 28 November 2024 | 09:46 WIB

Terkini

Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya

Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:35 WIB

Rupiah Melemah Terus: Petaka Bagi WNI, Karpet Merah untuk WNA

Rupiah Melemah Terus: Petaka Bagi WNI, Karpet Merah untuk WNA

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:31 WIB

BINA Terus Perkuat Ekosistem Salim Group

BINA Terus Perkuat Ekosistem Salim Group

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:27 WIB

11 Investasi Prancis Tersandung Regulasi, Purbaya Sat Set Luncurkan Satgas

11 Investasi Prancis Tersandung Regulasi, Purbaya Sat Set Luncurkan Satgas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:24 WIB

KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Leasing Berbondong-bondong Atur Ulang Tata Kelola Penagihan

KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Leasing Berbondong-bondong Atur Ulang Tata Kelola Penagihan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:20 WIB

Prajogo Pangestu Merana, Saham Andalannya BREN-TPIA Didepak dari Indeks MSCI

Prajogo Pangestu Merana, Saham Andalannya BREN-TPIA Didepak dari Indeks MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:19 WIB

Pasar Karbon Global Jadi Ladang Cuan Baru dari Bisnis Energi Surya

Pasar Karbon Global Jadi Ladang Cuan Baru dari Bisnis Energi Surya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:10 WIB

Intip Strategi PGN Berdayakan UMKM Inklusif

Intip Strategi PGN Berdayakan UMKM Inklusif

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:09 WIB

Purbaya Bongkar Jurus Baru Dongkrak Ekonomi, Kendaraan Listrik Jadi Andalan

Purbaya Bongkar Jurus Baru Dongkrak Ekonomi, Kendaraan Listrik Jadi Andalan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:38 WIB

Rupiah Ambruk, Konsumen Ramai-ramai Beralih ke Produk China

Rupiah Ambruk, Konsumen Ramai-ramai Beralih ke Produk China

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:37 WIB