Usai Merger, Bayang-Bayang PHK Massal Menghantui Karyawan XL-Smartfren

Kamis, 12 Desember 2024 | 09:52 WIB
Usai Merger, Bayang-Bayang PHK Massal Menghantui Karyawan XL-Smartfren
Logo XL Axiata. [Suara.com/Dythia Novianty]

Suara.com - Euforia merger XL Axiata dan Smartfren nampaknya berujung kekhawatiran. Pasca penggabungan kedua perusahaan telekomunikasi besar ini, isu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal mulai santer terdengar di telinga kalangan karyawan.

Beberapa karyawan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekhawatiran mereka akan masa depan pekerjaan. 

"Kami khawatir posisi kami akan digantikan, apalagi dengan adanya rasionalisasi yang selalu digaungkan setelah merger," ujar salah seorang karyawan kepada Suara.com pada Kamis (12/12/2024).

Karyawan yang hampir 10 tahun bekerja di XL Axiata itu mengaku isu PHK menjadi salah satu topik utama yang sering dibicarakan dalam proses merger ini.

Meski demikian dirinya berharap bahwa perusahaan berpikir ulang jika akan melakukan PHK di tengah situasi ekonomi yang sulit saat ini.

"Apalagi dengan kondisi sekarang, PHK menurut aku bukan salah satu jalan terbaik saat ini. Agak sulit kami mencari pekerjaan lain dengan situasi saat ini," keluhnya.

Disisi lain para eksekutif perusahaan mengaku tidak akan melakukan PHK dalam waktu dekat ini. Meski itu bukan jaminan.

"Jadi tidak akan ada restrukturisasi. Tiga perusahaan (XL Axiata, Smartfren, dan Smart Telecom) akan tetap beroperasi. Tapi apakah kedepannya akan ada restrukturisasi kita lihat saja," kata Group CEO and Managing Director Axiata Vivek Sood pada Rabu (11/12/2024).

Sementara itu Presiden Direktur dan CEO XL Axiata Dian Siswarini menyebutkan pihaknya sudah melakukan townhall meeting dengan para karyawan XL dan Smartfren pada Rabu (11/12/2024) terkait insentif yang akan diterima. Menurutnya untuk saat ini pihak karyawan menyambut baik merger itu.

Baca Juga: Mengundurkan Diri Mendadak, CEO XL Axiata: Tidak Terkait Merger dengan Smartfren

Dirinya juga memastikan tak ada PHK sebelum XLSmart resmi berdiri. Namun ke depannya dirinya tak mnjamin apakah akan ada PHK yang dilakukan.

"Tidak akan ada rasionalisasi pekerja sebelum legal day one. Kalaupun nanti dilakukan rasionalisasi, kompensasinya sudah diperhitungkan agar fair, malah mungkin lebih dari fair, untuk karyawan yang terkena rasionalisasi," jelasnya.

Sebelumnya XL Axiata dan Smartfren secara resmi mengumumkan penggabungan mereka dengan nilai mencapai Rp104 triliun. Dengan aksi merger ini itu berarti hanya tinggal 3 pemain dalam industri telekomunikasi di Tanah Air yakni Telkomsel, Indosat dan XLSmart.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI