Untung Mana Bea Cukai Bubar atau Reformasi Total?

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 17 Maret 2026 | 10:07 WIB
Untung Mana Bea Cukai Bubar atau Reformasi Total?
Petugas Bea Cukai saat melihat proses ekspor-impor di pelabuhan. (Dok: Bea Cukai)
  • Pakar nilai Bea Cukai tak perlu bubar, tapi wajib reformasi total kepemimpinan.
  • Digitalisasi dan integritas SDM jadi kunci cegah kebocoran penerimaan negara.
  • Menkeu peringatkan Bea Cukai: Perbaiki layanan atau kembali ke sistem lama.

Suara.com - Wacana pembubaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan pengalihan fungsinya ke lembaga inspeksi internasional seperti Société Générale de Surveillance (SGS) kembali memanas.

Namun, sejumlah pakar menilai opsi pembubaran justru bisa menjadi bumerang bagi kedaulatan ekonomi nasional.

Guru Besar FEB UI, Prof. Telisa Aulia Falianty, menegaskan peran Bea Cukai sangat krusial dalam mengendalikan arus barang dan menekan eksternalitas negatif melalui cukai. Menurutnya, jika dibubarkan, tata kelola ekspor-impor justru berpotensi semakin semrawut.

"Kalau dibubarkan siapa yang mengurus custom and tax-nya? Nanti lebih parah lagi. Jadi reformasinya itu tidak boleh setengah-setengah," ujar Telisa dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).

Telisa menyoroti dua poin utama yang harus segera diperbaiki pemerintah yakni pola rekrutmen untuk memastikan lembaga diisi oleh orang-orang berintegritas tinggi dan melakukan digitalisasi sistem untuk mengurangi celah human error dan interaksi fisik yang sering menjadi pintu masuk pelanggaran atau "main mata" oknum.

Senada dengan Telisa, Ekonom UKI Milko Hutabarat menilai reformasi harus dilakukan secara tegas dan terukur. Ia bahkan menyoroti latar belakang kepemimpinan saat ini yang dianggap menjadi celah pengawasan.

"Dirjen Bea Cukai yang sekarang sebelumnya dari TNI, jadi masih belum memahami seluk beluk sistem. Mungkin ini jadi celah bagi oknum aparat untuk menghindar dari pengawasan," kata Milko. Ia menyarankan penghapusan titik korupsi melalui integrasi data lintas instansi dan penguatan Authorized Economic Operator (AEO).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sempat melontarkan gagasan pembubaran DJBC untuk dialihkan ke SGS. Namun, Purbaya menegaskan opsi itu adalah pilihan terakhir jika kualitas pelayanan tidak segera membaik. Jika tak ada perubahan, bukan tidak mungkin sistem kepabeanan dikembalikan ke pola lama era Orde Baru.

Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, ikut angkat bicara pasca adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret oknum dari level direktur hingga staf. Yudi menekankan pentingnya menempatkan pegawai yang "bersih" di pos strategis.

"Tanpa pegawai yang bersih maka kejadian korupsi akan berulang lagi, hanya akan menimbulkan pemain baru saja," tegas Yudi. Menurutnya, pembenahan ini mendesak dilakukan demi mengoptimalkan penerimaan negara untuk membiayai program pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Jeblok Jelang Lebaran, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Bagus

IHSG Jeblok Jelang Lebaran, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Bagus

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45 WIB

Purbaya Akui Prabowo Bolehkan Batas Defisit APBN Lebihi 3 Persen, Tapi Ada Syaratnya

Purbaya Akui Prabowo Bolehkan Batas Defisit APBN Lebihi 3 Persen, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:30 WIB

Rupiah Tembus Rp 17 Ribu, Purbaya Sewot: Tanya BI, Kalau Saya Ngomong Nanti Bahaya

Rupiah Tembus Rp 17 Ribu, Purbaya Sewot: Tanya BI, Kalau Saya Ngomong Nanti Bahaya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:00 WIB

Terkini

Menhub Putar Otak Urai Kemacetan Kendaraan di Gilimanuk, Begini Jurusnya

Menhub Putar Otak Urai Kemacetan Kendaraan di Gilimanuk, Begini Jurusnya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:07 WIB

Tak Hanya Jaminkan Kredit, Jamkrindo Syariah Tebar Zakat Rp 1,09 Miliar

Tak Hanya Jaminkan Kredit, Jamkrindo Syariah Tebar Zakat Rp 1,09 Miliar

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:02 WIB

Cair! Bantuan Pasca-Bencana di Aceh Timur Tembus Rp 100 Miliar, Ini Rinciannya

Cair! Bantuan Pasca-Bencana di Aceh Timur Tembus Rp 100 Miliar, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:54 WIB

Strategi Prudential Syariah Tingkatkan Inklusi dan Garap Pasar Halal di RI

Strategi Prudential Syariah Tingkatkan Inklusi dan Garap Pasar Halal di RI

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.975

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.975

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:42 WIB

PGN Lepas Puluhan Armada Mudik Gratis BUMN 2026 di TMII

PGN Lepas Puluhan Armada Mudik Gratis BUMN 2026 di TMII

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:34 WIB

Industri Tembakau Alternatif Butuh Dukungan Regulasi Pemerintah

Industri Tembakau Alternatif Butuh Dukungan Regulasi Pemerintah

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:29 WIB

Belanja Ramadan Meningkat, Gadget hingga Furnitur Jadi Buruan

Belanja Ramadan Meningkat, Gadget hingga Furnitur Jadi Buruan

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:27 WIB

Jelang Libur Lebaran, IHSG Dibuka Mulai Bangkit

Jelang Libur Lebaran, IHSG Dibuka Mulai Bangkit

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:14 WIB

BI Beberkan Kerugian jika Masyarakat Tukar Uang Lebaran Ditempat Tidak Resmi

BI Beberkan Kerugian jika Masyarakat Tukar Uang Lebaran Ditempat Tidak Resmi

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:41 WIB