Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Harga Emas Dunia Bakal Naik, Nilainya Bisa Tembus Rp 80 Juta

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 30 Desember 2024 | 10:20 WIB
Harga Emas Dunia Bakal Naik, Nilainya Bisa Tembus Rp 80 Juta
Harga emas bakal naik (freepik)

Suara.com - Harga emas memiliki peluang untuk memperoleh lebih banyak keuntungan pada tahun 2025 karena sebagian besar pakar memperkirakan logam mulia tersebut dapat naik antara 2.900 ribu dollar AS hingga 5.000 ribu dollar AS. Harga itu sekitar Rp 46 juta hingga Rp 80 juta per ons, atau bahkan lebih tinggi.

Dilansir The Star, kenaikan emas disebabkan ketegangan geopolitik, adanya penurunan suku bunga global serta ketidakpastian ekonomi yang sedang berlangsung.

Mengekspresikan optimismenya terhadap emas, kepala ekonom global Juwai IQI Shan Saeed mengatakan kepada StarBiz bahwa ia memperkirakan harga logam mulia akan meningkatkan dikarenakan permintaann yang tinggi.

“Saya optimis terhadap pasar emas untuk lima hingga 10 tahun ke depan, karena emas adalah satu-satunya kelas aset dengan risiko rekanan nol. Permintaan emas tetap lebih kuat dari sebelumnya, karena variabel ekonomi makro menguntungkan logam kuning,” katanya.

Mengutip laporan terbaru dari World Gold Council, Shan memperkirakan harga emas diperkirakan akan naik rata-rata 5% per tahun hingga 2040. Selama stagnasi ekonomi tahun 1970-an, harga emas naik pada tingkat tahunan rata-rata lebih dari 30% selama dekade tersebut.

Terlebih, emas mencapai rekor tertinggi pada tahun 2024, dengan harga mencapai puncaknya pada $2.790 dollar per ons pada bulan Oktober. Lalu terjadi lagi kenaikan 35% tahun ini. Sejak itu, harga telah turun menjadi sekitar 2.650 ribu dollar per ons saat ini.

Selain itu, Shan mencatat bahwa bank sentral tengah berbondong-bondong membeli logam mulia tersebut.
Pada tiga kuartal pertama tahun 2024, bank sentral India dan Turki termasuk di antara pembeli emas yang paling aktif, masing-masing membeli 77 ton dan 72 ton.

Pembelian emas oleh bank sentral Polandia adalah 69 ton selama periode tersebut, sementara Tiongkok membeli 30 ton logam kuning tersebut. Tentunya banyaknya pembelian emas di setiap negara membuat harganya semakin tinggi.

Sementara itu, yahun-tahun pertumbuhan emas terbesar sebelum 2024 adalah pada tahun 2010, 2020, dan 2019, ketika emas naik masing-masing sebesar 29,71%, 25,14%, dan 18,3%.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Tempat Tinggal, Hunian di Indonesia Kini Jadi Incaran Investasi

Bukan Cuma Tempat Tinggal, Hunian di Indonesia Kini Jadi Incaran Investasi

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:55 WIB

Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan

Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:01 WIB

Harga Emas Antam Merosot Tajam, Jadi Rp 2,78 Juta/Gram

Harga Emas Antam Merosot Tajam, Jadi Rp 2,78 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:38 WIB

Dari Aplikasi ke Tangan: Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Nabung Emas Digital

Dari Aplikasi ke Tangan: Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Nabung Emas Digital

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 07:56 WIB

Harga Emas Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Justru Kompak Turun!

Harga Emas Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Justru Kompak Turun!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 07:34 WIB

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:04 WIB

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 17:52 WIB

Kolaborasi Strategis Hadirkan Akses Reksa Dana Lebih Luas bagi Investor

Kolaborasi Strategis Hadirkan Akses Reksa Dana Lebih Luas bagi Investor

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 17:05 WIB

Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia

Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:57 WIB

Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?

Perbedaan RDPU dan RDPT, Mana yang Lebih Cuan untuk Investor Pemula?

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:54 WIB

Terkini

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 22:21 WIB

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 20:09 WIB

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:34 WIB

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:14 WIB

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:20 WIB

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:16 WIB

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:09 WIB

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:59 WIB

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:53 WIB