Bukalapak: Simbol Sukses IPO Startup, Tapi Mati di Era Digital

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 08 Januari 2025 | 18:39 WIB
Bukalapak: Simbol Sukses IPO Startup, Tapi Mati di Era Digital
Penjualan produk fisik ini merupakan core bisnis Bukalapak yang justru mati di era digital.

Suara.com - PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) perusahaan e-commerce yang pernah mencetak rekor pendanaan melalui Initial Public Offering (IPO) terbesar di Indonesia, mengejutkan publik dengan keputusan untuk menghentikan operasional penjualan produk fisik di marketplace per hari Selasa (7/1/2025).

Penjualan produk fisik ini merupakan core bisnis Bukalapak yang justru mati di era digital. Sumber Suara.com mengatakan perusahaanya kalah bersaing di tengah persaingan industri lokapasar Tanah Air yang ketat, selain itu minimnya inovasi dari para petinggi makin mempersulit ruang gerak Bukalapak.

Tak heran kata sumber itu perusahaan masih memiliki dana hasil IPO yang cukup besar. Tak ayal keputusan ini memunculkan sejumlah pertanyaan mengenai strategi bisnis Bukalapak ke depannya.

Sumber itu juga mengatakan pengguna aplikasi Bukalapak terus menurun setiap harinya, hal ini diikuti dengan jumlah transaksi harian yang ikut menurun.

Dari catatan sejarah Bukalapak pernah menjadi simbol kesuksesan startup Indonesia yang berhasil go public, dengan raihan dana IPO mencapai Rp21,90 triliun yang merupakan terbesar sepanjang sejarah hajatan perusahaan RI melantai bursa.

BUKA tercatat melantai di Bursa pada 6 Agustus 2021. Dari raihan dana IPO super jumbo itu perusahaan tercatat masih menyisakan dana hasil penawaran umum sebesar Rp9,82 triliun. BUKA tercatat memanfaatkan dana IPO mereka sebagai modal kerja perusahaan sebesar Rp6,4 triliun sampai 30 Juni 2024, dari rencana penggunaan sebesar Rp7,03 triliun.

Lalu sebesar Rp1,14 triliun telah dimanfaatkan untuk modal kerja entitas anak PT Buka Mitra Indonesia, sebesar Rp16,9 miliar telah dimanfaatkan untuk modal kerja PT Buka Usaha Indonesia, dan sebesar 35,6 miliar untuk PT Buka Pengadaan Indonesia.

Kemudian sebesar Rp1,05 miliar telah dimanfaatkan untuk modal kerja Bukalapak Pte.Ltd., dan sebesar Rp1,25 miliar untuk modal kerja PT Five Jack.

Dalam keterangan resmi kemarin, manajemen Bukalapak mengatakan mereka hanya akan menjual produk-produk keuangan digital virtual, seperti penjualan pulsa, token listrik, hingga pembayaran BPJS Kesehatan.

baca juga

“Bukalapak akan menjalani transformasi dalam upaya untuk meningkatkan fokus pada Produk Virtual. Sebagai bagian dari langkah strategis ini, kami akan menghentikan operasional penjualan produk fisik di marketplace Bukalapak,” demikian dikutip dari keterangan manajemen Bukalapak.

Sampai hari ini, Rabu (8/1/2025) saham Bukalapak sudah anjlok hingga 86,24 persen semenjak IPO. Harga yang rontok itu menggerus nilai kapitalisasi pasar BUKA, hingga tersisa tinggal Rp12,06 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merangkai Hiburan dan Bisnis: Yudist Ardhana dan Strateginya dalam YouTube Shopping Affiliates

Merangkai Hiburan dan Bisnis: Yudist Ardhana dan Strateginya dalam YouTube Shopping Affiliates

News | Rabu, 08 Januari 2025 | 17:00 WIB

Pegadaian Resmi Jadi Bank Emas Pertama di Indonesia

Pegadaian Resmi Jadi Bank Emas Pertama di Indonesia

Foto | Rabu, 08 Januari 2025 | 16:58 WIB

Sosok dan Agama Willix Halim, CEO Bukalapak yang Resmi Tutup Layanan Marketplace

Sosok dan Agama Willix Halim, CEO Bukalapak yang Resmi Tutup Layanan Marketplace

Lifestyle | Rabu, 08 Januari 2025 | 15:11 WIB

Terkini

Bukan Menolak, 64 Persen Perokok Aktif Justru Setuju Harga Rokok Naik!

Bukan Menolak, 64 Persen Perokok Aktif Justru Setuju Harga Rokok Naik!

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo

Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:34 WIB

AUTO Raup Laba Bersih Rp1,80 Triliun, Tumbuh 14,7 Persen

AUTO Raup Laba Bersih Rp1,80 Triliun, Tumbuh 14,7 Persen

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:33 WIB

Literasi Digital Indonesia: Jago Scroll, Gampang Terkecoh

Literasi Digital Indonesia: Jago Scroll, Gampang Terkecoh

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Danantara Incar Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Misterius!

Danantara Incar Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Misterius!

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Buntut Polemik Ijazah Gibran, Syarat Ijazah Capres-Cawapres Diusulkan Dihapus di RUU Pemilu

Buntut Polemik Ijazah Gibran, Syarat Ijazah Capres-Cawapres Diusulkan Dihapus di RUU Pemilu

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin

Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:28 WIB

Menkeu Suahasil Klaim Kontribusi APBN ke PDB RI Cuma 15%

Menkeu Suahasil Klaim Kontribusi APBN ke PDB RI Cuma 15%

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Mengapa Pikiran Memengaruhi Keadaan Kita? Review Buku The Law of Attraction

Mengapa Pikiran Memengaruhi Keadaan Kita? Review Buku The Law of Attraction

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Bank Mandiri Gelar Roadshow WMM 2026 di Yogyakarta, Dorong Wirausaha Muda Berpotensi

Bank Mandiri Gelar Roadshow WMM 2026 di Yogyakarta, Dorong Wirausaha Muda Berpotensi

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:21 WIB

×