Misteri Pagar Laut Tangerang Terpecahkan, Tidak Terkait PSN PIK 2

Achmad Fauzi

Minggu, 19 Januari 2025 | 18:45 WIB
Misteri Pagar Laut Tangerang Terpecahkan, Tidak Terkait PSN PIK 2
Ketua Umum Partai Golkar saat berada di UNS Tower Solo, Selasa (29/8/2023). [Suara.com/Ari Welianto]

Suara.com - Pemerintah terus menggenjot pembangunan infrastruktur melalui Proyek Strategis Nasional (PSN) guna mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pengembangan wilayah. Salah satu PSN baru yang diperkenalkan adalah pengembangan kawasan ekowisata Tropical Coastland di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Banten, dengan luas lebih dari 1.755 hektare.

Dengan penegasan ini, maka adanya pagar laut misterius di Tangerang bukan terkait dengan PSN di PIK 2.

Proyek ini bertujuan untuk menciptakan destinasi pariwisata hijau yang menarik bagi wisatawan sekaligus mengakomodasi Kawasan Wisata Mangrove sebagai mekanisme pengamanan pesisir alami.

Dengan nilai investasi sekitar Rp65 triliun, proyek ini diharapkan dapat menciptakan 6.235 lapangan kerja langsung dan memberikan efek pengganda berupa 13.550 lapangan kerja tambahan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa proyek Ekowisata Tropical Coastland di PIK 2 dibiayai dari dana non-APBN melalui komitmen badan usaha pengusul. Proyek akan dilaksanakan secara bertahap dengan fokus pada pengembangan pariwisata berbasis ekologi.

"PSN di Kawasan PIK 2 hanya terkait pengembangan ekowisata Tropical Coastland. Proyek ini merupakan wujud komitmen kita terhadap pariwisata berkelanjutan," ujar Airlangga dalam keterangannya, Minggu (19/1/2025).

Proyek Ekowisata Tropical Coastland diharapkan menjadi destinasi pariwisata berbasis hijau yang dapat meningkatkan daya tarik Indonesia di mata wisatawan lokal maupun internasional.

Selain itu, kawasan ini diharapkan dapat mendorong pemerataan ekonomi di wilayah Banten dan sekitarnya.

Selain PSN Tropical Coastland, pemerintah terus mengevaluasi perkembangan PSN lainnya, seperti Tanjung Kelayang di Bangka Belitung, Likupang di Sulawesi Utara, Tanjung Lesung di Banten, hingga Lido di Jawa Barat.

baca juga

Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto, menambahkan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada aspek pemerataan ekonomi, penyediaan pangan, teknologi, pengembangan perbatasan, hingga pendidikan.

"PSN di PIK 2 ini hanya mencakup pengembangan ekowisata Tropical Coastland seluas 1.755 hektare. Tidak ada keterkaitan dengan isu pagar laut yang sempat diberitakan," pungkas Haryo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten PANI Ungkap Cara Dukung Program Ketahanan Pangan Pemerintah

Emiten PANI Ungkap Cara Dukung Program Ketahanan Pangan Pemerintah

Bisnis | Minggu, 19 Januari 2025 | 10:38 WIB

Masyarakat Mau Bongkar Pagar Laut Didekat PSN PIK2, KKP: Silahkan Cabut!

Masyarakat Mau Bongkar Pagar Laut Didekat PSN PIK2, KKP: Silahkan Cabut!

Bisnis | Jum'at, 17 Januari 2025 | 22:12 WIB

Ombudsman Sebut Pagar Laut Dekat PSN PIK2 Rugikan Nelayan hingga Rp9 Miliar

Ombudsman Sebut Pagar Laut Dekat PSN PIK2 Rugikan Nelayan hingga Rp9 Miliar

Bisnis | Kamis, 16 Januari 2025 | 18:18 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×