Kemenkop Sebut KSP Intidana Bukan Skema Ponzi, Siap Bayar Utang Rp930 Miliar

M Nurhadi

Jum'at, 14 Februari 2025 | 20:10 WIB
Kemenkop Sebut KSP Intidana Bukan Skema Ponzi, Siap Bayar Utang Rp930 Miliar
Menteri Koperasi (Menkop), Budi Arie Setiadi [Suara.com/HO-Kemenkop UKM]

Suara.com - Satuan Tugas (Satgas) Revitalisasi Koperasi Bermasalah yang dibentuk oleh Kementerian Koperasi (Kemenkop) mulai menunjukkan hasil positif.

Salah satu pencapaiannya adalah mengeluarkan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana dari daftar koperasi bermasalah. KSP Intidana kini dinilai sebagai koperasi yang mampu menyelesaikan masalahnya sendiri.

Menteri Koperasi dan , Budi Arie Setiadi, mengatakan bahwa keberhasilan KSP Intidana ini tidak lepas dari upaya keras pengurus, pengawas, dan seluruh anggotanya. Ada tiga faktor utama yang mendorong keberhasilan ini, yaitu: kekompakan anggota dalam menyelamatkan koperasi, saling percaya antaranggota, serta dukungan pemerintah dalam menyelesaikan masalah koperasi.

“KSP Intidana bukan lagi koperasi bermasalah, melainkan koperasi yang bisa menyelesaikan masalah. Ini berkat kerja keras pengurus, pengawas, dan seluruh anggota KSP Intidana,” ujar Budi Arie di Jakarta, Jumat (14/2/2025).

Budi Arie juga menegaskan bahwa KSP Intidana tidak menjalankan skema ponzi, yaitu modus investasi palsu yang membayar keuntungan kepada investor menggunakan dana dari anggota baru, bukan dari hasil operasional bisnis. Skema ini biasanya akan kolaps ketika tidak ada lagi anggota baru yang bisa direkrut.

“KSP Intidana bisa keluar dari masalah karena bukan skema ponzi. Jika koperasi dikelola dengan baik dan untuk kepentingan anggota, masalah bisa diselesaikan. Berbeda dengan koperasi yang hanya dijadikan kedok untuk kepentingan pribadi,” jelas Budi Arie.

Kemenkop berharap KSP Intidana bisa menjadi contoh bagi koperasi lain yang sedang bermasalah. Dengan begitu, koperasi-koperasi tersebut dapat kembali beroperasi secara sehat dan transparan.

Ketua Umum KSP Intidana, Darius Limantara, mengungkapkan bahwa sebelumnya koperasi ini memiliki utang kepada anggota sebesar Rp930 miliar. Hingga saat ini, KSP Intidana telah membayar Rp240 miliar, dan masih ada sisa utang sekitar Rp690 miliar.

“Kami akan menyelesaikan sisa utang ini melalui revitalisasi aset (asset based resolution). Kami memiliki aset sekitar Rp325 miliar yang akan digunakan untuk menyelesaikan utang sekitar Rp300 miliar,” jelas Darius.

baca juga

Darius menegaskan bahwa penyelesaian utang ini dilakukan berdasarkan keputusan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan kesepakatan bersama para anggota. KSP Intidana memiliki 2.500 anggota yang tersebar di lima wilayah, yaitu Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.

“Semua proses dilakukan secara transparan. Kami yakin semua masalah bisa diselesaikan karena tujuan koperasi ini adalah untuk kesejahteraan anggota,” ujarnya.

Darius juga menyampaikan rasa syukur karena KSP Intidana telah terbebas dari masalah hukum dan kembali ke jalur berkoperasi yang sebenarnya. Melalui RAT, KSP Intidana telah membentuk kepengurusan, kepengawasan, dan Dewan Penasihat bersama para pemangku kepentingan.

“Kami berkomitmen untuk memajukan KSP Intidana kembali berjaya. Kami juga akan mengikuti arahan Kemenkop untuk masuk ke era digitalisasi koperasi,” tutup Darius.

Dengan langkah ini, KSP Intidana diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi koperasi lain untuk bangkit dari masalah dan kembali beroperasi secara sehat dan profesional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! Kemenkum Akui Kepengurusan Dekopin Bambang Haryadi

Resmi! Kemenkum Akui Kepengurusan Dekopin Bambang Haryadi

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2025 | 16:51 WIB

Permintaan Ikan Kerapu Jabodetabek Tembus 60 Ton per Bulan, Penyediaan Fasilitas Jadi Tantangan

Permintaan Ikan Kerapu Jabodetabek Tembus 60 Ton per Bulan, Penyediaan Fasilitas Jadi Tantangan

Bisnis | Rabu, 22 Januari 2025 | 12:15 WIB

Segudang Manfaat Tempe, Benarkah Bisa Bikin Kita Jadi Menteri Seperti Budi Arie?

Segudang Manfaat Tempe, Benarkah Bisa Bikin Kita Jadi Menteri Seperti Budi Arie?

Lifestyle | Selasa, 21 Januari 2025 | 12:43 WIB

Hari Pertama Makan Bergizi Gratis, Menu SD di Jakarta Kekurangan Susu

Hari Pertama Makan Bergizi Gratis, Menu SD di Jakarta Kekurangan Susu

Bisnis | Senin, 06 Januari 2025 | 11:33 WIB

Menjadi Akar Perekonomian Nasional, Menko Airlangga Dorong Koperasi Terus Tumbuh dan Beregenerasi

Menjadi Akar Perekonomian Nasional, Menko Airlangga Dorong Koperasi Terus Tumbuh dan Beregenerasi

Bisnis | Jum'at, 20 Desember 2024 | 14:23 WIB

Potret Budi Arie Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus Judi Online

Potret Budi Arie Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus Judi Online

Foto | Kamis, 19 Desember 2024 | 19:04 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×