Donald Trump Ajak Kurangi Anggaran Senjata Nuklir, China Beri Tanggapan Sinis

M Nurhadi

Sabtu, 15 Februari 2025 | 10:16 WIB
Donald Trump Ajak Kurangi Anggaran Senjata Nuklir, China Beri Tanggapan Sinis
Donald Trump [Arsip Kedutaan Besar AS di Italia]

Suara.com - Kementerian Luar Negeri China menanggapi Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengusulkan pengurangan jumlah senjata nuklir dan anggaran pertahanan AS, Rusia, dan China.

China menegaskan bahwa mereka selalu mengikuti kebijakan "tidak menggunakan senjata nuklir lebih dahulu" dan memiliki strategi nuklir untuk pertahanan diri. China juga menegaskan bahwa mereka menjaga kekuatan nuklirnya pada tingkat minimum yang diperlukan untuk keamanan nasional dan tidak pernah terlibat dalam perlombaan senjata dengan negara lain. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, dalam konferensi pers di Beijing pada Jumat (14/2/2025) dikutip via Antara.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan bahwa ia ingin memulai kembali perundingan pengendalian senjata nuklir dengan Rusia dan China.

Ia berharap ketiga negara tersebut dapat sepakat untuk memotong anggaran pertahanan mereka hingga setengahnya. Trump juga menyesalkan besarnya dana yang digunakan AS untuk membangun kembali persenjataan nuklir dan berharap musuh-musuh AS juga mau mengurangi pengeluaran senjata nuklir mereka.

Guo Jiakun menegaskan bahwa China siap bekerja sama dengan semua pihak untuk mendukung pengendalian senjata multilateral dengan PBB sebagai intinya, serta berkontribusi pada perdamaian dan keamanan dunia.

Ia juga menyebutkan bahwa AS dan Rusia memiliki lebih dari 90% senjata nuklir dunia, sehingga kedua negara tersebut harus memenuhi tanggung jawab mereka dalam pelucutan senjata nuklir.

Guo Jiakun menambahkan bahwa pelucutan senjata nuklir harus mengikuti prinsip menjaga stabilitas strategis global dan tidak mengurangi keamanan bagi semua pihak. AS dan Rusia diharapkan melakukan pemotongan besar-besaran terhadap persenjataan nuklir mereka dan menciptakan kondisi yang memungkinkan negara-negara lain pemilik senjata nuklir untuk bergabung dalam proses pelucutan senjata.

Mengenai anggaran pertahanan, Guo Jiakun menyebutkan bahwa pengeluaran militer AS mencapai 40% dari total pengeluaran militer dunia pada 2024, yang merupakan yang tertinggi di dunia. Ia juga menyoroti bahwa Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional AS untuk tahun anggaran 2025 meningkatkan anggaran militer AS menjadi sekitar 895 miliar dolar AS.

Guo Jiakun menegaskan bahwa AS, yang menganjurkan "America First", seharusnya menjadi pihak pertama yang memangkas anggaran militernya.

baca juga

Sementara itu, pengeluaran pertahanan nasional China relatif rendah, baik secara total maupun per kapita. China berkomitmen untuk pembangunan yang damai dan mengikuti kebijakan pertahanan nasional yang bersifat defensif. China juga disebut sebagai kekuatan positif yang menjaga stabilitas dunia dan berkontribusi pada perdamaian internasional.

Pada masa jabatan pertamanya, Trump pernah mencoba melibatkan China dalam perundingan pengurangan senjata nuklir, namun upaya tersebut gagal. Rusia juga sempat menangguhkan partisipasinya dalam perjanjian The New START (Strategic Arms Reduction Treaty) selama pemerintahan Biden, karena AS dan Rusia terus memperpanjang masa pakai atau mengganti persenjataan nuklir era Perang Dingin mereka.

Menurut laporan Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) pada 2023, jumlah hulu ledak nuklir di dunia meningkat menjadi 9.576 pada 2023 dari 9.440 pada 2022. Sekitar 90% senjata nuklir dunia dimiliki oleh AS dan Rusia.

Beberapa negara, termasuk China, Rusia, India, Pakistan, dan Korea Utara, tercatat menambah jumlah hulu ledak nuklir mereka. China disebut mengalami pertumbuhan pesat dalam persenjataan nuklir dan berpotensi memiliki rudal balistik antarbenua (ICBM) sebanyak AS atau Rusia pada akhir dekade ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Akan Kembali Terintegrasi ke Ekonomi Dunia Usai Perdamaian di Ukraina

Rusia Akan Kembali Terintegrasi ke Ekonomi Dunia Usai Perdamaian di Ukraina

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 16:27 WIB

AS Ancam Sanksi Ekonomi hingga Tindakan Militer Jika Putin Tolak Kesepakatan Damai dengan Ukraina

AS Ancam Sanksi Ekonomi hingga Tindakan Militer Jika Putin Tolak Kesepakatan Damai dengan Ukraina

News | Sabtu, 15 Februari 2025 | 04:15 WIB

Hakim Federal Minta Pemerintahan Trump Kembalikan Pendanaan Bantuan Asing

Hakim Federal Minta Pemerintahan Trump Kembalikan Pendanaan Bantuan Asing

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 15:53 WIB

AS Jatuhkan Sanksi terhadap Jaksa ICC Karim Khan atas Keputusan soal Israel

AS Jatuhkan Sanksi terhadap Jaksa ICC Karim Khan atas Keputusan soal Israel

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 09:56 WIB

Heboh! Trump Ingin Rusia Kembali ke G7, Bakal Picu Konflik Antar Negara Maju?

Heboh! Trump Ingin Rusia Kembali ke G7, Bakal Picu Konflik Antar Negara Maju?

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 09:38 WIB

Elon Musk Disebut sebagai 'Agen Kekacauan' dalam Pemerintahan Trump

Elon Musk Disebut sebagai 'Agen Kekacauan' dalam Pemerintahan Trump

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 09:14 WIB

Terkini

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

×