Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.130,588
LQ45 608,029
Srikehati 297,628
JII 364,421
USD/IDR 18.083

Pengamat: Danantara Punya Potensi Besar dalam Mempercepat Proses Transformasi Ekonomi Indonesia

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 24 Februari 2025 | 18:30 WIB
Pengamat: Danantara Punya Potensi Besar dalam Mempercepat Proses Transformasi Ekonomi Indonesia
Ilustrasi Gedung Danantara. (Dok: Suara.com/Achmad Fauzi).

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) hari ini, Senin (24/2/2025).

"Saya Presiden RI menandatangani UU Nomor 1 Tahun 2025 tentang perubahan ketiga atas UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN. Dan PP Nomor 10 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kelola Badan Pengelola Daya Anagata Nusantara," ujar Presiden Prabowo Subianto saat peluncuran di Istana Kepresidenan, Senin (24/2).

"Selanjutnya, saya juga menandatangani Keppres Nomor 30 Tahun 2025 tentang pengangkatan Dewas dan Badan Pelaksana Danantara," sambungnya.

Ekonom Senior dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Tauhid Ahmad, berpendapat bahwa kehadiran Danantara memiliki potensi besar dalam mempercepat proses transformasi Indonesia di berbagai sektor. Menurutnya, inisiatif ini dapat berperan sebagai katalis dalam mendorong perubahan struktural yang lebih progresif, sejalan dengan visi pembangunan jangka panjang negara.

”Tentu bisa menjadi akselerator pertumbuhan ekonomi. Makanya memang harus segera dimulai,” ujar Tauhid di Jakarta, Senin, (24/2/2025). 

Dengan adanya Danantara, Indonesia diharapkan mampu mempercepat pencapaian berbagai target strategis yang telah ditetapkan, terutama dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045, yakni visi untuk menjadi negara maju dengan perekonomian yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan.

Hal senada disampaikan Associate Partner Preparelabs Indonesia, Fredik Rasali. Menurut Fredik, konsolidasi BUMN-BUMN seperti Pertamina, PLN, Telkom, MIND.ID, Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank BRI, mampu mengoptimalkan pengelolaan aset negara asalkan realisasi penggunaan dana tersebut dilakukan dengan benar.

“Karena saat ini danantara masih baru terbentuk dan kita juga di bawah pemerintahan baru dengan skema yang baru juga, APBN yang baru. Semuanya tentu masih dalam tahap awal sehingga realisasinya nanti yang lebih diperhatikan oleh para investor,” ujarnya.

Oleh karena itu Danantara ini harus memilih investasi yang bagus bukan investasi yang tidak signifikan. Pasalnya, investasi memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama melalui mekanisme trickle-down effect, di mana manfaat dari investasi mengalir ke berbagai sektor ekonomi dan masyarakat luas. Namun, dalam konteks government spending, terdapat dua jenis dampak yang harus diperhatikan, yaitu dampak jangka panjang dan dampak langsung (immediate).

baca juga

Jika terlalu banyak belanja pemerintah yang berorientasi pada jangka panjang, misalnya investasi besar di infrastruktur, maka ada risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi dalam waktu dekat. Hal ini terjadi karena pembangunan infrastruktur membutuhkan waktu bertahun-tahun sebelum memberikan hasil yang nyata, sementara anggaran yang besar sudah dikeluarkan saat ini. Akibatnya, meskipun di masa depan infrastruktur tersebut dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing, dalam jangka pendek kontribusinya terhadap PDB bisa terbatas atau bahkan menyebabkan penurunan pertumbuhan ekonomi.

Sebaliknya, investasi yang memberikan dampak langsung, seperti stimulus untuk UMKM, subsidi energi, atau program bantuan sosial, dapat segera meningkatkan konsumsi dan daya beli masyarakat, sehingga secara cepat mendorong pertumbuhan ekonomi dalam periode berjalan. Oleh karena itu, keseimbangan antara investasi jangka panjang dan belanja yang memberikan dampak langsung perlu diperhatikan agar pertumbuhan ekonomi tetap stabil dan berkelanjutan.

“Misalnya ini investasi untuk infrastruktur yang baru bisa kita rasakan hasilnya setelah pembangunan selesai yang membutuhkan waktu bertahun-tahun, namun dana yang dikeluarkan adalah saat ini,” terangnya.

Seperti diketahui, Danantara dibentuk untuk memastikan agar Indonesia dapat mandiri dan berdiri di atas kaki sendiri, sejalan dengan cita-cita yang diungkapkan oleh Presiden Soekarno: "Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri, akan dapat berdiri dengan kuat."

Danantara diambil dari gabungan 3 kata: Daya Anagata Nusantara atau Kekuatan Masa Depan Indonesia akan menjadi katalisator utama untuk mewujudkan masa depan generasi muda Indonesia menyongsong Indonesia Emas 2045.

Presiden Prabowo Subianto, sebagai inisiator strategi besar ini, menegaskan bahwa pembentukan Danantara bertujuan untuk mengkonsolidasikan seluruh kekuatan ekonomi yang dimiliki oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan aset negara dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

Dengan mengkonsolidasikan sumber daya strategis nasional dan mengoptimalkan pengelolaan aset BUMN, Danantara akan menjadi katalis bagi industrialisasi berbasis nilai tambah, memastikan bahwa kekayaan alam negeri ini tidak lagi diekspor mentah, tetapi diolah dan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

Salah satu fokus utama Danantara adalah memastikan hilirisasi sumber daya alam berjalan efektif. Presiden Joko Widodo pernah menyatakan bahwa negara-negara maju telah lama bergantung pada impor bahan mentah dari Indonesia, yang menandakan pentingnya pengolahan sumber daya alam di dalam negeri.

Selain itu, dengan pertumbuhan penduduk yang sangat pesat, penguatan sektor pangan menjadi sangat penting. Upaya seperti swasembada beras dan gula, serta produksi biofuel, telah dimulai untuk memastikan ketahanan pangan nasional.

Danantara sudah selayaknya bukan sekadar jadi entitas bisnis, tetapi pilar utama dalam membangun ekosistem ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan. Danantara harus hadir untuk membebaskan Indonesia dari ketergantungan asing dan memperkuat posisi negara ini di kancah internasional.

Lebih dari itu, Danantara diharapkan mampu mengakselerasi transformasi Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045, sebuah era kejayaan di mana Indonesia berdiri sebagai kekuatan ekonomi global yang mandiri, berdaulat, dan disegani.

Sejalan dengan semangat Trisakti yang digaungkan Bung Karno (berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan), Danantara menjadi manifestasi nyata dari tekad bangsa untuk berdiri di atas kaki sendiri. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, dengan visi strategis dan komitmennya terhadap kedaulatan nasional, Danantara bukan hanya mimpi, tetapi langkah konkret menuju Indonesia yang maju, sejahtera, dan dihormati dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Dinilai Jadi Peluang Baru Perkuat BUMN Demi Indonesia yang Lebih Berdaulat

Danantara Dinilai Jadi Peluang Baru Perkuat BUMN Demi Indonesia yang Lebih Berdaulat

Bisnis | Senin, 24 Februari 2025 | 18:27 WIB

Mantan PM Inggris Tony Blair jadi Dewan Pengawas Danantara

Mantan PM Inggris Tony Blair jadi Dewan Pengawas Danantara

News | Senin, 24 Februari 2025 | 18:24 WIB

Tak Kebal, DPR Optimis Danantara Akan Transparan: Kalau Ada Kesalahan, Mereka Bisa Diproses Hukum!

Tak Kebal, DPR Optimis Danantara Akan Transparan: Kalau Ada Kesalahan, Mereka Bisa Diproses Hukum!

News | Senin, 24 Februari 2025 | 17:44 WIB

Danantara Resmi Meluncur, Publik Khawatirkan Proses Audit Hingga Pengawasnya: Ngeri-ngeri Sedap!

Danantara Resmi Meluncur, Publik Khawatirkan Proses Audit Hingga Pengawasnya: Ngeri-ngeri Sedap!

Tekno | Senin, 24 Februari 2025 | 17:55 WIB

3 Rangkap Jabatan Donny Oskaria Paman Raffi Ahmad: Wamen BUMN, Wakil Komisaris Utama Pertamina dan Kini Bos Danantara

3 Rangkap Jabatan Donny Oskaria Paman Raffi Ahmad: Wamen BUMN, Wakil Komisaris Utama Pertamina dan Kini Bos Danantara

Bisnis | Senin, 24 Februari 2025 | 17:27 WIB

Promo Isi Bensin di BP-AKR, Dapatkan Cashback Rp14.000 dan 1 Liter Bensin Gratis dari BRI!

Promo Isi Bensin di BP-AKR, Dapatkan Cashback Rp14.000 dan 1 Liter Bensin Gratis dari BRI!

Bri | Senin, 24 Februari 2025 | 17:16 WIB

Terkini

Diskon 20 Persen Bersantap di Dragon Hot Pot Bersama BRI

Diskon 20 Persen Bersantap di Dragon Hot Pot Bersama BRI

Bri | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:34 WIB

8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi

8.000 Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat Kebersihan dan Sanitasi

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:33 WIB

Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten

Kejati Periksa Direksi Bank NTB Syariah Terkait Pinjaman PT Carsten

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:31 WIB

Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf

Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:30 WIB

Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda

Perkuat Komunikasi Publik di Era AI, Pemprov Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Medsos dan Situs Pemda

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:27 WIB

Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau

Pengambilan Ijazah SMA-SMK Dipersulit Sekolah? Lapor ke Ombudsman Riau

Riau | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:25 WIB

Grup Bakrie Bakal Suplai Metanol Hasil Gasifikasi Batu Bara ke Program B50

Grup Bakrie Bakal Suplai Metanol Hasil Gasifikasi Batu Bara ke Program B50

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:25 WIB

Proyek Rumah Sakit di Denpasar Terbakar, 2 Korban Dirawat Intensif

Proyek Rumah Sakit di Denpasar Terbakar, 2 Korban Dirawat Intensif

Bali | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:23 WIB

Gandeng Ahli Gizi, Menu MBG Bakal Baru Mulai Agustus

Gandeng Ahli Gizi, Menu MBG Bakal Baru Mulai Agustus

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:19 WIB

Pengamat: Masyarakat Main Hakim Sendiri karena Tak Lagi Percaya Hukum

Pengamat: Masyarakat Main Hakim Sendiri karena Tak Lagi Percaya Hukum

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:18 WIB

×